Skip to main content

Apa Tujuan Hidup Anda?


Bila seseorang ditanya tentang tujuan hidupnya kebanyakan dia akan menjawab tujuan hidup yang lebih menyangkut keduniawian, misalnya ingin menjadi dokter, ingin menjadi artis, ingin menjadi kaya, ingin sukses dan sebagainya. Hal ini dikarenakan sistem pendidikan dan ajaran orang tua kita banyak mengajarkan kita untuk memasuki prefesi-profesi yang lebih memberikan manfaat duniawi.

Padahal manusia terlahir di dunia ini sebenarnya tujuan utamanya adalah untuk menjalani takdir dan melakukan pengembangan spiritualnya sampai akhirnya mereka bisa menyatu kembali dengan Tuhannya. Lalu bagaimana agar tujuan hidup di dunia ini bisa selaras dengan tujuan mengembangkan spiritual tadi?

Lakukanlah apa yang menjadi tujuan hidup keduniawian tadi terutama untuk kepuasan dan pemenuhan hidup. Namun tetaplah menjalankan praktek spiritual dalam berbuat, agar bisa mendapatkan kebahagiaan yang sejati. Semakin tujuan hidup kita selaras dengan tingkat kesadaran dan spiritual kita, semakin kita merasakan hidup ini mudah, indah, dan membahagiakan! Semoga.

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Photo courtesy of inblix.com

Popular posts from this blog

Kehidupan Setelah Kematian

Janganlah takut mati! Karena ini adalah proses alami, layaknya proses ular yang berganti kulit. Mati hanyalah proses matinya tubuh fisik dan keluarnya roh atau jiwa dari raga, guna melanjutkan perjalanan jiwa menuju alam dan dimensi yang lain. Roh atau jiwa tetaplah hidup! Bahkan pikiran, keinginan, dan obsesi kita tetaplah ada. Dalam bukunya Life after life , Raymond Moody menuturkan kehidupan setelah kematian sebagai berikut:   Setelah seseorang meninggal dunia, maka dia merasa dirinya keluar dari raganya, sehingga dia bisa melihat raganya yang tergeletak di tempat tidur ditunggui sanak keluarganya yang sedang meratapi meninggalnya. Dan dia ingin menghibur, namun tidak seorangpun yang bisa mendengar kata-katanya.

Seroja Jakarta | Latihan Meditasi Rutin

Siapa bilang meditasi sulit? Seroja Jakarta | Tidaklah benar bahwa meditasi itu sulit! Mungkin mereka yang beranggapan demikian, dikarenakan mereka belum mengetahui tentang seluk beluk meditasi. Padahal ketika kita membaca koran, atau saat asyik menonton televisi, keadaan itu sudah dapat disebut sebagai keadaan meditatif. Saat dimana kita terfokus pada satu perhatian, dan perasaan kitapun terlibat melebur secara mendalam pada obyek tersebut. Jadi... tidaklah sulit, bukan? Med itasi adalah suatu proses yang dilakukan secara sadar untuk melakukan pemusatan terhadap satu perhatian (keadaan meditatif). Dalam keadaan meditatif tersebut, terjadilah keseimbangan semua sistem tubuh, dimana semuanya akan bekerja secara maksimal dengan hanya membutuhkan/mengeluarkan energi yang minimal. Disamping itu, keadaan ini juga memungkinkan seseorang memasuki suasana hening, dan mencapai kesadaran tinggi, dimana kita akan mampu menguasai situasi yang ada dalam diri kita, serta ...

Waktu Kita Terbatas

Ono tangis layung - layung, tangising wong wedi mati, Gedhongana, kuncenana... yen mati datan wurunga! Ibaratnya, dijagai dengan tembok yang tebal dan pintunya pun digembok dengan seribu kunci, bagaimanapun faktanya manusia tidak akan bisa menghindari kematian. Manusia tidak mungkin hidup lebih dari seratus tahun. Dengan menyadari keterbatasan umur manusia, seharusnya kita menyadari bahwa waktu kita sangat terbatas, terutama dalam upaya menemukan rahasia kehidupan serta menjalani kehidupan yang bermakna. Mengingat tidak banyak lagi waktu yang tersisa yang kita miliki, maka pertanyakan pada diri kita masing-masing... ."Apakah yang bisa saya lakukan guna memanfaatkan waktu tersebut secara bijaksana?"