Skip to main content

Bagaimana Caranya Relaksasi Penuh?


Ketika kita bisa santai penuh dan pada saat yang sama kita tetap waspada terhadap apa yang terjadi disekitar kita, maka hal ini adalah salah satu cara mempercepat kemampuan batin kita. Relaksasi dapat merubah tingkat kesadaran kita.

Ketika otak menurunkan kecepatan getaran gelombang otak, pernafasan akan menjadi lebih lambat, dengan demikian tubuh menggunakan oksigen lebih sedikit, dan hal ini akan menurunkan kadar metabolisme. Sel-sel diperbarui, dan tubuh akan berkesempatan mengeluarkan toxin atau racun. Relaksasi juga akan memberi kesempatan tubuh kita beristirahat sementara waktu setelah kita disibukkan dengan berbagai aktivitas, sehingga akan memberikan suasana yang tenang, nyaman dan damai.

Cara melakukan relaksasi :
  1. Duduklah di kursi dengan nyaman, dengan punggung tegak, letakkan kedua telapak tangan di atas paha dengan posisi terbuka menghadap ke atas. Kaki sejajar menginjak bumi.
  2. Kepala otomatis menghadap kedepan. Mata tertutup.
  3. Bernafaslah perlahan-lahan. Kalau bisa gunakanlah pernafasan perut. Buatlah ritme pernafasan semakin halus dan perlahan. Sewaktu menarik nafas rasakan segarnya udara, dan saat mengeluarkan nafas.... hilangkanlah segala ketegangan dan stres anda.
  4. Arahkan perhatian kita ke setiap bagian tubuh dan organ, setahap demi setahap, mulai dari ujung jari kaki ke atas sampai ujung kepala. Rasakan dan bawalah rasa santai dan semakin santai. Pastikan semua bagian tubuh anda benar-benar serasi dan santai.
  5. Setelah kita yakin bahwa semua bagian dan organ tubuh kita serasi dan santai, sekarang rasakan dan nikmatilah perasaan damai dan tenang tersebut beberapa saat. Sementara kita terbuai dengan perasaan suka cita dan damai tersebut, sadarlah bahwa sebenarnya anda mulai memasuki diri anda yang sejati. Karena itu anda dapat melanjutkan untuk bertemu dengan diri anda yang sejati, yang tidak lain adalah Roh anda, yaitu dengan melanjutkan relaksasi ini dengan memasuki keheningan yang dalam, yang merupakan tahap penting bermeditasi. Namun kita juga dapat mengakhiri latihan relaksasi ini hanya sampai disini, dan kembalilah ke kesadaran semula.
  6. Tariklah nafas panjang-panjang dan buanglah perlahan-lahan beberapa kali. Selesai, dan rasakan kenyamanannya.
Selamat berlatih dan selamat menikmati kenyamanan!

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Popular posts from this blog

Hilangnya Memori Ingatan

Dalam praktek pelayanan penyembuhan di tempat saya, pernah beberapa kali saya kedatangan orang yang mengalami gangguan kehilangan memori ingatan pribadinya waktu kecil, bahkan sampai tidak bisa mengingat lagi saat-saat berbahagia di pesta pernikahannya.   Pada umumnya, kasus kehilangan memori pribadi semacam itu disebabkan adanya kerusakan atau cedera pada jaringan otak, akibat adanya benturan , yang biasa disebut uncinate fasciculus . Bagian depan otak yaitu cuping temporal, disisi kanannya, merupakan bagian penting otak yang menyimpan memori pribadi tentang episode peristiwa yang telah dilewati di masa lalu. Disinilah tersimpan segala pengalaman "otobiografi" seseorang.

Manusia, Tuhan dan Alam Semesta

Tuhan menciptakan Alam Semesta dengan cinta . Dengan cinta pulalah, Dia mengijinkan segala sesuatu dipilih dan terjadi di Alam Semesta , karena setiap Jiwa harus belajar untuk menuju ke kesempurnaannya. Penciptaan Alam Semesta Sepanjang siklus waktu Tuhan yang abadi, Tuhan menciptakan alam semesta bukan dari suatu ketiadaan melainkan dari keadaan. Dari keadaannya yang bebas Tuhan menyatukan benih-benih alam semesta melalui keterikatan mereka satu sama lainnya. Tuhan menciptakan semesta ini dalam batasan bingkai hukum keniscayaan, hukum sebab akibat dan hukum dualitas yang pernah Dia ciptakan sebelum semesta ini ada. Segala dualitas semesta yang diciptakan Tuhan ini selalu ad a dan selalu dalam kekekalannya. Mereka membentuk alam semesta ini karena efek hukum keniscayaan semesta menciptakan rantai keterikatan-kebebasan yang terjadi berulang-ulang selamanya. Inilah penyebab adanya siklus alam semesta yang tak berawal dan tak berakhir.

Renungan | Percayalah!

Bilamana di dunia ini... engkau mengerjakan segala pekerjaanKu, maka segala urusan duniamu....  AKU yang akan mengerjakannya!

BLOG ENTRY

Show more