Skip to main content

Seroja Jogja | Lokakarya Visualisasi Kreatif


Seroja Jogja | Lokakarya Visualisasi Kreatif Seroja mengajarkan teknik untuk memfokuskan pikiran kita kepada citra diri yang lebih tinggi, yaitu cinta kasih terhadap seluruh makhluk, kesehatan, kebahagiaan, kemakmuran dan perdamaian. Anda diajak unttk mengubah kebiasaan berpikir negatif menjadi berpikir dengan kesadaran dan terhubung dengan Kesadaran Tinggi, yaitu Kesadaran Illahi. 

Pola pikiran lama berubah dari kecenderungan untuk menarik diri sendiri menjadi ke arah situasi dan kondii yang menggambarkan tujuan yang kita inginkan yang membuat kita merasa tenang dan bahagia karena kebutuhan kita dapat tercukupi. Dengan memvisualisasikan gambaran mental akan kebahagiaan, maka Anda menarik kebahagiaan dalam hidup Anda dan secara positif mempengaruhi Anda dan orang-orang disekitar Anda, termasuk keluarga, teman, komunitas dan masyarakat.

Teknik Visualisasi Kreatif dengan afirmasi berguna untuk memperkuat dan membantu Anda dalam menetapkan tujuan hidup dengan memutuskan apa yang Anda kehendaki agar mewujud dalam dunia luar diri Anda di kehidupan sekarang. Membuat daftar keinginan pribadi, prioritas tujuan hidup dan keinginan adalah cara-cara paling praktis yang dapat dilakukan oleh siapa saja. Keinginan dapat divisualisasikan sendiri-sendiri atau digabungkan dan diafirmasikan terjadi dari hari ke hari hingga terwujud dalam kehidupan saat ini.

Perwujudan keinginan tersebut tergantung beberapa hal, antara lain niat, tekad yang kuat dan keyakinan Anda sendiri serta kesiapan diri untuk menerima. Anda harus memperluas wadah Anda jika Anda memiliki keinginan yang besar. Selain itu Anda harus bersabar hingga keinginan yang Anda visualisasikan mewujud.

Proses Visualisasi Kreatif melibatkan akses energi alam kosmik alam semesta yang diselaraskan dengan diri, hati nurani, kesadaran dan pikiran Anda. Dalam melakukan Visualisasi Kreatif menghendaki agar Anda memikirkan kebaikan dan manfaat besar yang diperoleh bagi Anda sendiri dan orang-orang disekitar Anda. Energi alam semesta yang berkelimpahan merupakan karunia Tuhan, sehingga visualisasi Anda selayaknya merefleksikan sifat-sifat Ketuhanan itu sendiri agar Anda menjadi tenang bahagia dan dapat hidup dengan damai dan penuh cinta kasih.

Selalu bersyukur atas apa yang diterima, walau sekecil apapun, merupakan kunci sukses Visualisasi Kreatif. Semakin Anda bersyukur, semakin besar wadah Anda.

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Popular posts from this blog

Renungan | Percayalah!

Bilamana di dunia ini... engkau mengerjakan segala pekerjaanKu, maka segala urusan duniamu....  AKU yang akan mengerjakannya!

Mengirim Pesan Dengan Telepati

Sebenarnya kemampuan manusia itu tidak terbatas. Anda dapat melakukan komunikasi dengan siapa saja dan dimana saja dengan telepati! Misalkan, Anda ingin mengirimkan pesan kepada kekasih Anda. Imajinasikan wajahnya dihadapan Anda, lantas kirimkan pesan kepadanya. Gambarkan sejelas-jelasnya respon yang Anda harapkan dari kekasih Anda terhadap pesan yang Anda kirimkan ini! Bila perlu ulangilah beberapa kali pengiriman pesan melalui telepati ini! Energi mengikuti pikiran kita! Tanpa kita sadari, sebenarnya diantara kita ini telah sering melakukan komunikasi melalui telepati. Coba, saat Anda memandang foto saya kemudian secara spontan Anda berpikir... lantas mengirimkan buah pikiran Anda tadi kepada saya sebagai pesan, maka pesan tadi sudah bisa mempengaruhi tindakan saya! Jadi sebenarnya, tidak bisa terelakkan bahwa diantara manusia ini saling mempengaruhi satu sama lain! Telepati adalah kemampuan untuk berkomunikasi atau saling menukarkan informasi dengan orang lain tanpa menggun...

Kehidupan Setelah Kematian

Janganlah takut mati! Karena ini adalah proses alami, layaknya proses ular yang berganti kulit. Mati hanyalah proses matinya tubuh fisik dan keluarnya roh atau jiwa dari raga, guna melanjutkan perjalanan jiwa menuju alam dan dimensi yang lain. Roh atau jiwa tetaplah hidup! Bahkan pikiran, keinginan, dan obsesi kita tetaplah ada. Dalam bukunya Life after life , Raymond Moody menuturkan kehidupan setelah kematian sebagai berikut:   Setelah seseorang meninggal dunia, maka dia merasa dirinya keluar dari raganya, sehingga dia bisa melihat raganya yang tergeletak di tempat tidur ditunggui sanak keluarganya yang sedang meratapi meninggalnya. Dan dia ingin menghibur, namun tidak seorangpun yang bisa mendengar kata-katanya.