Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kecerdasan Spiritual

Menghadapi Kemarahan

Bila Anda berhadapan dengan orang marah... janganlah Anda hadapi dengan kemarahan pula! Kemarahannya akan semakin bertambah hebat! Hadapilah orang yang sedang marah tersebut dengan kesabaran dan kelembutan. Niscaya kemarahannya akan hilang musnah! Energi yang muatannya saling berlawanan jenis, akan saling menjauh atau saling tolak-menolak! Hidup di dunia ini memang sering dirasa membosankan. Banyak masalah yang harus dihadapi, banyak persoalan yang harus diselesaikan, banyak manusia dengan beragam watak dan motivasinya. Namun kita tidak bisa menghindar ! Semuanya harus kita hadapi. Oleh karena itu, kita harus memiliki kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual! Love~light~joy Sumarsono Wuryadi Kompilasi Catatan 5 Menit

Manusia Itu Tidak Bisa Mati

Sebenarnya kematian itu adalah proses alami yang harus terjadi pada diri manusia, yaitu proses seseorang harus meninggalkan tubuh fisiknya, meninggalkan dunia materi ini pindah ke dunia roh, sama halnya dengan peristiwa alami lainnya. Seperti halnya tenggelamnya matahari di ufuk barat dan terbitnya di ufuk timur. Atau seperti halnya ular yang berganti kulit. Dia hanya menanggalkan kulit luarnya, lantas dia melanjutkan kehidupannya dengan kulit barunya. Jadi manusia yang mengalami kematian... juga hanya meninggalkan tubuh fisiknya saja. Pengalaman hidup, pikiran , keinginan, emosi dan obsesinya masih tetap sama, dan semuanya yang tersimpan di dalam tubuh Astral ini selanjutnya akan dibawa roh untuk dipertanggung jawabkan dihadapan Allah. Roh ketika memasuki kematian sangat tergantung pada tingkat kesadaran dan spiritualitas masing-masing. Bagi mereka yang masih terikat dan melekat dengan dunia ini akan tinggal sementara di alam antara dan harus menjalani penyucian. Karena itu, sa...

Kecerdasan Spiritual

Kita mengenal empat macam kecerdasan, yaitu kecerdasan fisik, kecerdasan emosional, kecerdasan mental intelektual, dan kecerdasan spiritual . Semua kecerdasan ini harus kita miliki secara memadai dan seimbang, agar kita dapat mencapai tingkat kecerdasan spiritual yang baik. Pengembangan kecerdasan spiritual akan membawa kita tampil sebagai orang yang bisa memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi individu maupun kelompok. Oleh karenanya, seorang pemimpin harus memiliki kecerdasan spiritual. Saat seseorang menghadapi persoalan yang pelik, yaitu saat seseorang terpuruk, terjebak oleh kebiasaan buruk, saat mengalami kesedihan dan penderitaan, bila mereka memiliki kecerdasan spiritual maka mereka akan dapat mengatasi masalah hidupnya, setidaknya mereka bisa berdamai dengan masalah tersebut. Kecerdasan spiritual akan memberikan rasa yang “dalam” pada diri seseorang yang sedang menjalani perjuangan hidup. Kecerdasan spiritual mengacu pada keterampilan, kemampuan, dan peril...

Kecerdasan Spiritual untuk Menghadapi Masalah hidup

Bila kita sudah kewalahan dengan segala persoalan yang kita hadapi, maka gunakanlah kecerdasan yang lebih tinggi dari pada kecerdasan otak....yaitu kecerdasan spiritual ! Dengan memiliki kecerdasan spiritual kita akan dapat mengatasi segala masalah hidup kita...setidaknya kita bisa berdamai dalam menghadapinya. Karena kecerdasan spiritual mengacu pada keterampilan, kemampuan, dan perilaku yang diperlukan untuk mengembangkan hubungan kita dengan Tuhan , keberhasilan kita dalam memaknai hidup, serta mengekternalisasi perasaan kita akan makna dan nilai-nilai dalam hidup dan hubungan interpersonal kita. Masalah hidup yang dihadapi manusia semakin kompleks. Keterbatasan manusia dalam berpikir dan bertindak dalam mencari solusi sangatlah terbatas. Ketidak berdayaan manusia inilah yang menyebabkan banyak diantara kita yang mengalami frustasi, menderita, dan putus asa. Oleh karenanya, timbulah kesadaran kita...perlunya konsep spiritual sebagai cara pemberdayaan diri, khususnya dalam me...

Sadarilah Bahwa Roh Kita Amat Cerdas, Manfaatkanlah!

Pada dasarnya manusia terdiri dari unsur badan atau fisik ( body ), pikiran atau mental ( mind ), dan roh, atma atau spirit ( soul ). Jika ketiga unsur ini dalam keseimbangan, maka sehatlah kondisi jasmani dan rohani kita. Dibandingkan unsur fisik dan pikiran, sebenarnya roh memiliki kecerdasan yang jauh lebih tinggi .  Bisa dikatakan bahwa roh ini adalah asal muasal manusia, disamping sebagai sumber kemampuan, kehidupan, kekuatan manusia. Hal itu bisa terjadi kerena sebelumnya roh memang sudah dibekali Tuhan dengan berbagai bakat dan kemampuan, termasuk kemampuan untuk bisa berhubungan dengan Tuhan sendiri. Rohlah yang mengetahui komitmen setiap individu dengan Tuhan, sebelum menjalani kehidupan di dunia ini. Jadi kemampuan spiritual roh manusia itu memang luar biasa.

Renungan | Kehidupan Yang Bebas dan Indah

Banyak wanita yang terbelenggu oleh norma dan adat yang mengakibatkan diri mereka tidak mendapatkan kebebasan bergerak, bahkan tidak mendapatkan kebebasan diri untuk b erkembang. Padahal seharusnya mereka bisa memahami akan adanya hak azasi manusia dan berani bersikap untuk menentukan nasib mereka sendiri. Jaman sudah sebegini maju, koq masih ada saja model semacam itu? Baca: Perankan Skenario Hidup Bahagia Nasib itu adalah pilihan kita sendiri. Jika Anda ingin hidup dengan nyaman, mudah, dan indah, semua Iiu Anda sendirilah yang harus menciptakan. Bahkan jika Anda menderita dalam hidup, ini juga karena pilihan Anda sendiri, namun kebanyakan orang tidak menyadarinya. Semua sangat tergantung pada pola pikir, keyakinan, dan kesadaran Anda sendiri. Bila Anda selalu mengeluh, selalu merasa menderita, maka sepanjang hidup Anda akan tetap menderita. Masih suka mengeluh dan pesimis?

Laku Spiritual Menuju Kesempurnaan Hidup

  Laku spiritual niscaya mendatangkan perubahan pada diri. Perubahan ini, laksana peristiwa metamorfosa dari ulat menjadi kupu-kupu. Dimana ada momen sang ulat menjadi kepompong dulu, lalu pada waktunya menjadi kupu-kupu yang berwarna indah dan bisa terbang kesana kemari. Dengan laku spiritual yang sejati, seseorang dibawa kepada metaformosa menuju keindahan dan kecemerlangan sesuai cetak birunya. Proses metamorfosa ini, tentu saja kadang terasa tidak mudah bagi yang menjalani. Terlebih bagi seseorang yang selama hidupnya telah kadung tenggelam dalam pola nalar, pola merasa dan pola tindakan yang serba tidak pas. Ketidaktepatan laku pada masa silam tentunya membawa dampak pada keadaan raga dan hidup saat ini. Proses pemulihan dan penataan raga juga hidup, bisa terasa tidak nyaman bahkan menyakitkan. Salah satu perubahan pada siapapun yang menjalani laku spiritual yang sejati adalah perubahan pada tatanan energi didalam raga. Bagi yang sebelumny...

Renungan | Spiritualitas Yang Sesungguhnya

Di planet ini, berapa banyak orang yang beragama? Berapa banyak tempat ibadah? Berapa banyak orang yang taat menjalankan ritual agamanya? Kita tahu jumlahnya luar biasa banyak. Tapi mengapa kemiskinan, kelaparan, penganiayaan, pemerkosaan, pembunuhan, peperangan dan bencana alam terus merajalela? Sudah berapa banyak dari kita memohon, berdoa pada Tuhan untuk mengakhiri semua itu? Tapi kegelapan tak kunjung sirna, bahkan manusia semakin individualis, bringas, bencana alam kian mengganas. Lalu apakah yang keliru? Baca: Manusisia, Tuhan dan Alam Semesta Ini karena mayoritas manusia Bumi terfokus untuk menjadi religius bukan menjadi spiritual. Spiritual berbeda dengan religius. Spiritual tak ada hubungannya dengan agama. Meskipun pada akhirnya agama akan menjadikan manusia menjadi spiritual. Tuhan menghendaki kita untuk menjadi manusia spiritual bukan religius. Tiap agama mengklaim bahwa ajaran mereka yang paling benar dan lainnya salah. Apakah ses...

Cinta Kasih itu Mendatangkan Keajaiban

Cinta itu adalah Kasih, dan kasih itu adalah memberi. Berbicara soal cinta, kita seharusnya mempertanyakan... apa yang telah kita beri, bukannya apa yang telah kita dapatkan? Memberi tidaklah pula selalu terhadap pasangan kita saja, tetapi teradap semua orang, dan mahluk-mahluk yang ada di alam semesta ini. Ingatlah bahwa manusia terlahir sesuai dengan citra Tuhan, sehingga Tuhan berada di dalam hatimu, hatiku dan hati mahluk-mahluknya, ini berarti bahwa Tuhan itu selalu be rada di dalam diri atau hati setiap mahluk-mahluknya, maka dari itu kita semua, baik manusia, hewan, tumbuhan maupun mahluk lainnya, adalah satu, kita adalah saudara karena berasal dari Sang Sumber, yaitu Tuhan, dan akan kembali kepada-Nya lagi.   Tuhan tidaklah berada di suatu tempat yang jauh di luar dirimu, Tuhan tidak berada di tempat ibadah atau tempat lainnya, Tetapi Tuhan akan selalu ada di dalam diri atau hati kita. Dengan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan, maka kita akan lebih...

Pemahaman Tentang Roh Manusia

Roh Anda lebih cerdas dari pada otak Anda! Mengapa? Karena otak Anda pengetahuan yang dimiliki dan disimpannya hanya sebatas usia Anda saja, sedangkan Roh Anda sudah memiliki dan menyimpan pengetahuan serta kemampuan sepanjang kehidupan yang telah dijalaninya beribu-ribu tahun! Nah, pilih referensi darimana, roh atau otak, bila Anda akan menyelesaikan masalah atau mengambil keputusan? Roh itu tidak bisa dibatasi oleh dimensi ruang dan waktu. Karena itu roh dapat menjangkau da n pergi kemana saja tanpa batas. Wawasannya pun tidak berbatas, karenanya dia tahu segala-galanya. Bila Anda ingin seperti itu, .tampilkan diri Anda sebagai roh dan biarlah dia yang mengambil peran dalam hidup Anda!

Apa itu Meditasi?

Meditasi adalah suatu cara pelatihan pengendalian pikiran . Prosesnya dilakukan secara sadar dengan memusatkan ke satu perhatian disertai rilaksasi yang dalam agar dapat memasuki keheningan yang dalam. Dalam keadaan meditatif tersebut, dalam tubuh kita terjadilah keseimbangan semua sistem tubuh secara maksimal dengan mengeluarkan energi seminim mungkin.Keadaan inilah yang menjadikan kita mencapai keheningan yang dalam , bahkan dapat mencapai kesadaran yang sangat tinggi sehingga kita mampu mengontrol emosi, sangat intuitif dan kreatif, memahami apa yang harus kita lakukan, dan juga mampu menguasai situasi yang ada dalam diri kita sendiri.

Mangayu-hayuning Bawana

Tuhan, alam semesta dan manusia sebenarnya merupakan rangkaian kesatuan yang tidak terpisahkan. Semuanya harus selaras dalam mewujudkan terciptanya dunia yang indah. Mangayu-hayuning Bawana . Kalau sudah pasrah kepada kuasa Illahi itu, jangan ada lagi keraguan dan pertanyaan... bagaimana cara Tuhan mewujudkan solusinya? Otak dan nalar kita tidak bakal bisa sampai menjangkaunya! Baca: Bersyukur dan Selalu Berprasangka Baik Kepada Tuhan Bila Anda telah memiliki kesadaran terhadap diri, pastilah Anda akan tahu potensi apa yang telah dibekalkan Tuhan kepada Anda dan bagaimana Anda menggunakannya dalam kehidupan, terutama dalam menjalankan misi kehidupan di dunia ini.

Seroja Jakarta | Intuisi adalah Kebenaran

Menuliskan Intuisi Seroja Jakarta | Selalu saja kita ini terbiasa mengandalkan kemampuan pikiran otak saat kita harus menyelesaikan segala masalah.yang kita hadapi. Padahal pengalaman otak kita ini sangatlah terbatas! Dan sejatinya kita memiliki kemampuan yang tidak terbatas, bila kita mau menggunakan pikiran bawah sadar dan pikiran supra sadar kita. Mengapa Anda tidak mau menggunakannya? Saat Anda rileks, pikiran otak Anda tidak Anda gunakan, maka gelombang otak Anda akan menurun dan memasuki Alpha state . Anda menjadi sangat intuitif. Saat itulah Anda dapat mendengarkan suara hati nurani Anda dengan jelas! Intuisi adalah kebenaran. Percayalah!

Kehidupan Setelah Kematian

Janganlah takut mati! Karena ini adalah proses alami, layaknya proses ular yang berganti kulit. Mati hanyalah proses matinya tubuh fisik dan keluarnya roh atau jiwa dari raga, guna melanjutkan perjalanan jiwa menuju alam dan dimensi yang lain. Roh atau jiwa tetaplah hidup! Bahkan pikiran, keinginan, dan obsesi kita tetaplah ada. Dalam bukunya Life after life , Raymond Moody menuturkan kehidupan setelah kematian sebagai berikut:   Setelah seseorang meninggal dunia, maka dia merasa dirinya keluar dari raganya, sehingga dia bisa melihat raganya yang tergeletak di tempat tidur ditunggui sanak keluarganya yang sedang meratapi meninggalnya. Dan dia ingin menghibur, namun tidak seorangpun yang bisa mendengar kata-katanya.

Sahabat-Sahabat Kita adalah Guru-Guru Kehidupan

Sejak saya mau dengan tekun mendengarkan keluh kesah dan pengalaman hidup sahabat-sahabat yang datang kepada saya, saat itu pula saya menjadi banyak belajar tentang masalah-masalah kehidupan. Sehingga sayapun semakin mampu memberikan saran dan pandangan kepada teman-teman lainnya yang sedang mendapatkan kesulitan ataupun dirundung kemalangan. Belajarlah tentang lika-likunya kehidupan di dunia ini, baik dari pengalaman hidup kita sendiri maupun dari pengalaman orang lain, agar kita semakin cerdas dalam menghadapi lika-liku dalam menjalani kehidupan!

Pelajaran dan Pemahaman akan Kesadaran

Pelajaran apa saja yang Anda tekuni, pada akhirnya akan membawa Anda menuju pada pemahaman dan kesadaran terhadap kesejatian diri kita sebagai manusia, dan kaitan serta kesatuan kita dengan Tuhan dan alam semesta. Begitulah seharusnya pencapaian pemahaman dan pemaknaan kita dalam belajar dan menuntut ilmu. Namun tingkat kesadaran manusia itu berbeda-beda. Oleh karena itu, pemikiran dan pemahamannya pun akan berbeda pula. Jangan ada pemaksaan pemahaman dan penilaian! Biarkanlah seturut dengan tingkat kesadaran masing-masing. Baca: Cinta Kasih itu Mendatangkan Keajaiban Bila memang kita jujur, tidak ada sesuatu yang kita sembunyikan, pasti kita akan berani tampil apa adanya! Ketidakjujuran, pamrih-pamrih, kepentingan-kepentingan yang tersembunyi menjadikan diri kita culas, dan tidak bebas dalam berpikir maupun bertindak. Hiduplah saling mengasihi, saling memberi, saling bekerja sama, saling melayani. Saling asih, asuh, asah dengan meningkatkan kesadaran ( awareness ) kita. M...

Pancaran Cinta Kasih Tuhan

Tuhan itu Maha Kasih, maka kasih itu Tuhan. Kasih itu tidak tega melihat penderitaan. Kasih itu selalu menginginkan agar yang dikasihi mencapai kehidupan dan kesadaran yang semakin tinggi. Mereka yang hidup dalam kasih, dan mereka yang mau berbagi kasih, setelah kematian nanti mereka akan berada pada tataran tinggi penuh cahaya yang membahagiakan jiwanya.

Kitapun Bisa Seperti Makhluk Cahaya

Kesadaran sejatinya bisa meningkatkan terjadinya transmutasi lightbody manusia pada dimensi yang lebih tinggi. Manusia akan bisa menjadi mahluk cahaya ( lightbeing ) bila mereka mampu meningkatkan vibrasinya sedemikian rupa tingginya. Sehingga mereka memiliki wawasan, kesadaran dan cara hidup layaknya mahluk cahaya. Lightbeing hidup tanpa menonjolkan ego masing-masing. Mereka hidup dengan cinta kasih . Mereka sangat memahami apa itu cinta. Cinta mereka tak sebatas kepada lawan jenis, namun bersifat universal , yaitu cinta terhadap semua mahluk di seluruh alam semesta . Sementara manusia bumi pada umumnya masih hidup dengan menonjolkan ego masing-masing. Diantara manusia masih ada kebencian, keserakahan, kecemburuan, iri, dengki, kesombongan, agresif, kebohongan, kompetisi. kemiskinan, kelaparan, penganiayaan, pemerkosaan, pembunuhan, peperangan dan polusi. Semua hal negatif ini masih begitu pekat menyelimuti planet ini. Konsep cinta bagi ma...

Terbebas dari Medan Radiasi Psikis, Elemental dan Energi Negatif

Ciptakan suasana yang adem ayem di rumah Anda, agar semua penghuninya merasa nyaman tinggal di rumah. Suasana damai dan nyaman akan tercipta di rumah ataupun di tempat kerja Anda, manakala Anda bisa menjaga konstelasi ruangannya terbebas dari medan radiasi psiki s, elemental dan segala bentuk energi negatif. Karena itu, perlu Anda lakukan adalah mengatur sirkulasi energi yang baik, pembersihan dan bilamana perlu dilakukan pemasangan perisai spiritual. Bila seseorang suka marah-marah, maka secara tidak sadar dia akan memancarkan bentuk energi marah ke seluruh penjuru ruangan, sehingga konstelasi udara di ruangan tersebut menjadi penuh dengan polutan energi yang berwarna merah dan tajam. Siapa saja yang memasuki ruangan tersebut akan merasakan ketidaknyamanan! Nah, ini peringatan bagi Anda yang suka marah-marah!

Hutang Karma dan Komitmen

Bilamana pada kehidupan di masa lalu, engkau memiliki hutang karma dengan seseorang atau engkau memiliki komitmen dengan seseorang, maka pada kehidupan selanjutnya engkau akan melunasinya dan melaksanakan komitmen tersebut. Inilah hukumnya! Eee.... ada juga yang bilang padaku, bahwa dalam ajaran yang dia peroleh... tidak mengenal dan mempercayai adanya hukum karma! Kujawab saja kalem.... "Ya gak pa-pa! Ya deh, katakan saja...hukum sebab-akibat!" Dan dia pun setuju! (Yo wis... begitu saja, kok repot?)