Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Renungan

Vibrasi Energi Manusia Mempengaruhi Lingkungan dan Alam

Bila Anda sering berbuat baik, suka menolong, suka memberi dan membantu orang lain, maka vibrasi getaran energi tubuh Anda akan bergetar dengan kuatnya. Dan hal ini akan menjadikan diri Anda laksana magnet yang dapat menarik segala-galanya mendekati diri Anda. Anda akan dapat menarik rejeki, kesehatan, teman, kemudahan, keceriaan, kebahagiaan dan apa saja yang Anda inginkan! Sebaliknya, bila Anda menghujat atau menista orang, maka vibrasi energi Anda akan langsung meredup. Bila kebiasaan buruk ini sering Anda lakukan, maka vibrasi energi Anda akan semakin meredup dan hal ini akan sangat mempengaruhi kondisi kesehatan dan kehidupan Anda. Mbok iyao jangan suka marah, menghujat, menista dan menyiksa orang... karena dampaknya nanti akan merugikan diri Anda sendiri! Anda akan sakit-sakitan! Anda akan menemui banyak kesulitan dan Anda tidak akan berbahagia! Bila sekelompok orang berpikiran negatif atau mempunyai niat jahat, maka getaran energinya akan membentuk medan radiasi psikis ya...

Kebahagiaan Pasangan Suami dan Istri

Seseorang yang kau cintai saat ini, kemungkinan adalah kekasihmu di kehidupan masa lalumu. Dan bila kalian dipertemukan sekarang ini, kemungkinan kalian diperkenankan untuk menyambung kembali tali kasihmu. Berbahagialah . Tapi pasangan Anda belum tentu soulmate atau pasangan jiwa Anda, lho! Apalagi bila diantara Anda berdua tidak bisa saling bersinergi, saling setia pada komitmennya. Pasangan jiwa itu, keduanya membuat berkomitmen untuk saling bersinergi dalam upaya mencapai peningkatan kemuliaan, kesadaran dan spiritualitas sesuai dengan fitrah masing-masing. Itulah idealnya! Hubungan antar manusia sejatinya merupakan kelanjutan dari hubungan yang terjalin sebelum kelahirannya di dunia ini. Bila saat ini dipertemukan kembali, tentu ada alasannya! Apakah karena adanya komitmen untuk melanjutkan kerjasama dalam rangka meningkatkan spiritualitas masing-masing, atau berkaitan dengan pelunasan hutang-piutang karma? Coba telaah hubungan antara Anda dengan pasangan Anda! Sehing...

Anda Adalah Pikiran Anda

Jangan pernah mengatakan tidak bisa, tidak mampu dan kata-kata negatif lainnya! Karena apapun yang terucap dari mulut maupun pikiran Anda, karena itulah yang bakal terjadi. Ini memang sudah menjadi ketentuan atau hukum alam bahwa "energi akan mengikuti pikiran Anda!". Dan ucapan maupun pikiran Anda itu adalah energi. Energi yang sejenis akan saling tarik-menarik. Masalah hidup yang dihadapi manusia semakin kompleks. Keterbatasan manusia dalam berpikir dan bertindak dalam mencari solusi sangatlah terbatas. Ketidak berdayaan manusia inilah yang menyebabkan banyak diantara kita yang mengalami frustasi, menderita, dan putus asa. Oleh karenanya, timbulah kesadaran kita...perlunya konsep spiritual sebagai cara pemberdayaan diri, khususnya dalam mengatasi masalah, serta mencapai kehidupan yang sukses dan lebih bermakna. Berucap dan berpikir negatif, maka yang terjadi adalah hal-hal negatif. Sebaliknya, bila Anda berucap dan berpikir sukses, maka yang terjadi adalah jalan dan ...

Menyikapi Beban Hidup

Seberat apapun beban kehidupan yang harus Anda jalani sekarang... tidaklah mungkin melebihi kemampuan pertahanan Anda. Karena Allah tidak mungkin membiarkan kita menanggung beban melebihi kemampuan dan kekuatan diri kita sendiri. Apalagi bila kita mau jujur, bahwa beban kehidupan yang kita sandang sekarang sebenarnya adalah buah dari perbuatan dan kesalahan diri kita sendiri. Janganlah Anda terlalu bermanja bahwa apa saja yang terjadi pada diri Anda, hanyalah hal-hal yang menyenangkan dan yang Anda suka saja! Anda harus mampu menghadapi segala macam pahit-getirnya kehidupan! Dengan demikian, Anda akan berkesempatan menggali potensi dan kemampuan yang dibekalkan oleh Tuhan. Barangkali bila kita tidak pernah menghadapi malang-melintangnya kehidupan, kita tidak mungkin bisa tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang sekarang. Berbahagialah ! Love~light~joy Sonny Sumarsono Wuryadi Kompilasi Catatan 5 Menit

Biarlah Mengalir Laksana Aliran Air

Kita berada di dunia ini sebenarnya adalah untuk belajar dan bertumbuh. Belajar melihat segala sesuatu yang terjadi sebagaimana adanya. Jadilah pengamat kehidupan yang netral. Janganlah menilai dan menghakimi! Di dunia ini sebenarnya tidak ada yang dinamakan baik atau buruk, karena segala sesuatu memang harus terjadi sebagaimana adanya. Tidak ada pula yang disebut salah atau benar, karena semuanya tergantung dari sudut pandang (persepsi) masing-masing. Menghakimi juga bukanl ah misi kita sebagai manusia.

Visualisasi Kreatif

Meskipun Anda dikaruniai kemampuan untuk mencipta, dan dengan Visualisasi Kreatif Anda dapat mewujudkan segala keinginan Anda, namun bukan berarti Anda dibenarkan menumpuk kekayaan untuk tujuh turunan. Bukan begitu! Menumpuk kekayaan yang berlebihan justru akan membuat Anda ada kemelekatan yang sangat dengan dunia!

Guru Kehidupan

Orang yang ndableg , orang yang mblekusut , orang yang nylekethe , orang yang mbeling , orang-orang yang bertabiat buruklah pokoknya... itu semuanya adalah guru yang dikirimkan oleh Tuhan agar kita belajar sabar, tabah, telaten, rendah hati. Menjadi lebih baik pokoknya! Berterima kasihlah kepada mereka... para guru kehidupan!

Renungan Kehidupan

Semakin banyak Anda ditempa dengan kesulitan dan penderitaan, semakin sempurnalah pengalaman kehidupan Anda! Tanpa tempaan pengalaman kehidupan. Anda tidak akan tumbuh dan tegar seperti sekarang! Banggalah dengan diri Anda! Tidak ada sesuatupun yang tidak melalui suatu proses. Semuanya pasti melalui suatu proses, yang berupa tahapan-tahapan maupun perjalanan waktu. Kita pun menjadi seorang pribadi yang khas seperti sekarang ini juga memerlukan proses yang panjang, yaitu melalui tempaan beraneka pengalaman hidup. Karena itu, berbangga hati dan bersyukurlah dengan diri Anda yang kaya dengan pengalaman hidup! Sebelum suatu kejadian terjadi pada diri kita, sebenarnya alam semesta selalu memberikan tanda-tanda atau peringatan kepada kita. Namun karena kita terbiasa menggunakan nalar logika kita, sehingga seringkali kita tidak "ngeh" terhadap tanda-tanda atau peringatan dari alam tadi. Biasakanlah untuk membaca dan mempekakan diri terhadap tanda-tanda dari al...

Penyembuhan Energi Illahi

Penyembuhan untuk penyakit apa saja, menurut hemat saya, haruslah dimulai dari penyembuhan jiwanya. Bila jiwanya sudah sembuh, maka fisiknya pun akan menyusul sembuh. Bagi Anda yang menderita sakit, sembuhkanlah jiwa Anda terlebih dahulu, bersihkanlah segala emosi negatif, niscaya Anda akan tersembuhkan dengan sempurna. Apapun penyakit Anda! Kondisi tubuh fisik selalu saling berkaitan dengan kondisi tubuh emosi. Bila ada bagian tubuh fisik yang terganggu, maka emosi pun akan terganggu, begitu juga sebaliknya. Bila seseorang hati nya sakit, maka dia akan suka marah-marah. Begitu sebaliknya, bila seseorang suka marah-marah, pasti nantinya hatinya akan sakit. Bila orang selalu menderita kesedihan, kemungkinan dia akan mengidap penyakit paru-paru. Kelihatannya tidak rasional, bukan? Namun perhatikanlah.

Teman dan Sahabat Dunia Maya

Pandanglah sejenak setiap foto profil teman-teman Anda di Facebook ini. Anda akan dapat merasakan siapa diantara mereka yang nyaman dan layak untuk menjadi sahabat Anda.Cobalah!

Kitalah Yang Menentukan Nasib Kita Sendiri

Saya bertemu dengan seorang kawan lama yang selalu suka bercerita dan mengeluh betapa malang melintangnya kehidupannya selama ini. Dia menatap saya dengan bingung, ketika saya menanggapi kisahnya tadi dengan mengatakan bahwa "Kita sendirilah yang sebenarnya menentukan nasib dalam kehidupan kita ini!". "Lantas, apa Anda mengira saya sengaja menciptakan kemalangan itu?" jawabnya ketus. Tentu saja tidak dengan sengaja! Dia hanya tidak menyadari bahwa pemikiran negatifnya itulah yang telah menciptakan segala kemalangannya selama ini.

Selamat Hari Kartini | Wanita itu Memang Luar Biasa!

Renungan | Wanita itu memang luar biasa! Dia lembut, namun dia kuat dan tangguh. Dia pekerja keras, namun hatinya penuh kasih. Dia adalah keindahan dan cinta. Sudah layak dan sepantasnya dia kita kagumi dan hormati! Meski banyak diantara wanita yang tidak bisa menyadari tentang dirinya. When God created woman He was working late on the 6th day... An angel came by and asked "Why spend so much time on her?" The lord answered "Have you seen all the specifications I have to meet to shape her?"

Lepaskan Beban dan Bicaralah PadaNya

Janganlah merasa sepi, meski Anda dalam kesunyian. Justru dalam kesunyian itulah Anda berada dalam ketidak terbatasan. Dalam kesunyian, Anda akan dapat menampilkan diri a=Anda yang sejati. Diri Anda yang tidak bisa dibatasi oleh dimensi ruang maupun waktu. Kita menjadi tidak terbatas lagi! Kita tidak lagi terbebani oleh beratnya raga ini. Kapan saja kita bisa melesat kemana saja. Sadarilah karunia Illahi ini! Bila Allah berkenan dan Anda memohon kepadaNya pasti Allah akan men jawab segala macam pertanyaan Anda dan memberikan petunjuk dan bimbingan yang sekiranya Anda perlukan saat ini. Percayalah!

Spiritual Self Healing

Saat sakit kemarin, saya hanya mengandalkan petunjuk dan bimbinganNya saja. Saya biarkan kemana saja tangan saya bergerak untuk mengalirkan energi penyembuhanNya. Bahkan apapun yang akan terjadi, Tuhan selalu membisikkan pada kepada saya, agar saya tetap tenang. Dan saya hanya pasrah kepadaNya. Sungguh pengalaman yang luar biasa! Terima kasih, Tuhan!  Suatu saat kita terpaksa harus mau merasakan sakit, itu ternyata ada perlunya bagi kita! Bagaimana menurut pendapat Anda? Ketika kita sedang menderita sakit, kita akan bisa merasakan secara nyata betapa perhatian, simpati, cinta kasih, belaian, dan ketulusan hati dari orang-orang di sekitar kita. 

Renungan | Maknailah Hidup Anda!

Sejatinya pengalaman-pengalaman kehidupan yang telah kita lewati dengan berbagai warna dan irama itu, bertujuan agar kita semakin "cerdas" dalam menghadapi kehidupan. Dengan semakin bervariasinya pengalaman kita, akan semakin canggih pula kita dalam mencari dan menemukan solusi serta maknanya. Tantangannya, tentulah kita harus dinamis, dan mau belajar! Ibarat mendaki gunung, semakin tinggi kita mendakinya, semakin besar pula tantangannya, namun semakin luas jangkauan wawasan pandangan kita. Bagi siapa saja, sebenarnya pembelajaran hidup itu tujuannya adalah sama, yaitu agar hidup itu harus semakin bermakna. Dalam kehidupan ini harus ada pencapaian-pencapaian yang lebih baik dari sebelumnya, dan pada akhirnya diharapkan manusia akan bisa menemukan makna hidup yang sesungguhnya.   

Cari dan Temukan Dia!

Diri kita yang sejati, Dialah yang mengetahui "sangkan-paraning dumadi" - dari mana, mau ke mana, dan untuk apa kita terlahir di dunia, Dialah yang mengetahui apa sebenarnya misi hidup kita ini. Dialah yang mendapatkan dan menyimpan pembekalan segala macam karunia dariNya. Dialah yang paling mengetahui perjalanan hidup yang harus kita jalani.   Karena itu, cari dan temukan DIA!

Mengapa Kita Berteriak Saat Marah?

Pagi tadi seorang temanku lewat WA group mengirimkan renungan pagi yang bagus untuk kita simak dan kita renungkan bersama. Begini ceritanya.... Konon saat seorang Begawan memandikan seorang anak di sungai Gangga, ia melihat ada keluarga yang sedang bertengkar, dan saling berteriak-teriak. Ia pun berpaling ke murid-muridnya serasa bertanya, “Kenapa orang suka saling berteriak kalau sedang marah?” tanya sang Begawan. Salah satu menjawab “Karena kehilangan kesabaran, kita berteriak!” “Tetapi kenapa harus berteriak pada orang yang ada di sebelahmu? Kan, pesannya bisa juga sampai dengan cara halus? tanya Begawan.

Waktu Kita Terbatas

Ono tangis layung - layung, tangising wong wedi mati, Gedhongana, kuncenana... yen mati datan wurunga! Ibaratnya, dijagai dengan tembok yang tebal dan pintunya pun digembok dengan seribu kunci, bagaimanapun faktanya manusia tidak akan bisa menghindari kematian. Manusia tidak mungkin hidup lebih dari seratus tahun. Dengan menyadari keterbatasan umur manusia, seharusnya kita menyadari bahwa waktu kita sangat terbatas, terutama dalam upaya menemukan rahasia kehidupan serta menjalani kehidupan yang bermakna. Mengingat tidak banyak lagi waktu yang tersisa yang kita miliki, maka pertanyakan pada diri kita masing-masing... ."Apakah yang bisa saya lakukan guna memanfaatkan waktu tersebut secara bijaksana?"

Yang Mudah Dibuat Susah, Yang Sulit Dibuat Rumit

Itulah kebiasaan buruk dari sebagian bangsa ini yang belum juga hilang. Cobalah bayangkan, dalam sidang MKD di DPR, hanya untuk berdebat menafsirkan kata “dapat” dan “perseorangan” saja seharian tidak kelar! Semuanya ngeyel, memiliki tafsir sendiri-sendiri guna menutupi kepentingan mereka dibaliknya. Semakin banyak kepentingan, semakin piawai mereka “menggoreng” tafsir yang dijadikan sebagai dalih untuk menyanggah pendapat orang lain. Tafsir tentang kata “dapat” dan “perseorangan” itu sebenarnya anak SD pun mampu mengartikannya dengan benar dan tepat, tanpa harus terpaksa mendatangkan ahli bahasa dari Universitas Indonesia segala. Kok rumit amat sih? Belum lagi diruang lain, Komisi III DPR sedang mengganjal penentuan calon pimpinan KPK hanya dengan dalih tidak ada unsur jaksa pada calon pimpinan yang diajukan. Sulit, kan? Tetapi begitulah kebiasaan sebagian besar politisi dan penggede di negeri ini.....Yang mudah dibuat susah, yang sulit dibuat rumit! Entah mau jadi apa...

Renungan | Kehidupan Yang Bebas dan Indah

Banyak wanita yang terbelenggu oleh norma dan adat yang mengakibatkan diri mereka tidak mendapatkan kebebasan bergerak, bahkan tidak mendapatkan kebebasan diri untuk b erkembang. Padahal seharusnya mereka bisa memahami akan adanya hak azasi manusia dan berani bersikap untuk menentukan nasib mereka sendiri. Jaman sudah sebegini maju, koq masih ada saja model semacam itu? Baca: Perankan Skenario Hidup Bahagia Nasib itu adalah pilihan kita sendiri. Jika Anda ingin hidup dengan nyaman, mudah, dan indah, semua Iiu Anda sendirilah yang harus menciptakan. Bahkan jika Anda menderita dalam hidup, ini juga karena pilihan Anda sendiri, namun kebanyakan orang tidak menyadarinya. Semua sangat tergantung pada pola pikir, keyakinan, dan kesadaran Anda sendiri. Bila Anda selalu mengeluh, selalu merasa menderita, maka sepanjang hidup Anda akan tetap menderita. Masih suka mengeluh dan pesimis?