Skip to main content

Penyembuhan Energi Illahi


Penyembuhan untuk penyakit apa saja, menurut hemat saya, haruslah dimulai dari penyembuhan jiwanya. Bila jiwanya sudah sembuh, maka fisiknya pun akan menyusul sembuh. Bagi Anda yang menderita sakit, sembuhkanlah jiwa Anda terlebih dahulu, bersihkanlah segala emosi negatif, niscaya Anda akan tersembuhkan dengan sempurna. Apapun penyakit Anda!

Kondisi tubuh fisik selalu saling berkaitan dengan kondisi tubuh emosi. Bila ada bagian tubuh fisik yang terganggu, maka emosi pun akan terganggu, begitu juga sebaliknya. Bila seseorang hati nya sakit, maka dia akan suka marah-marah. Begitu sebaliknya, bila seseorang suka marah-marah, pasti nantinya hatinya akan sakit. Bila orang selalu menderita kesedihan, kemungkinan dia akan mengidap penyakit paru-paru. Kelihatannya tidak rasional, bukan? Namun perhatikanlah.

Sakit-sakitan, usaha nggak berhasil, karier mentok, hidup berkekurangan... jangan-jangan ini adalah kesalahan Anda sendiri dalam menciptakan nasib Anda? Selama Anda berpikir dan berkeyakinan lemah sakit, pesimistis, selalu merasa tidak yakin dan berpikir negatif.. ya itulah yang bakal terjadi!

Kompilasi Catatan 5 Menit 
Photo courtesy of media1.popsugar-assets.com

Popular posts from this blog

Apa itu Meditasi?

Meditasi adalah suatu cara pelatihan pengendalian pikiran . Prosesnya dilakukan secara sadar dengan memusatkan ke satu perhatian disertai rilaksasi yang dalam agar dapat memasuki keheningan yang dalam. Dalam keadaan meditatif tersebut, dalam tubuh kita terjadilah keseimbangan semua sistem tubuh secara maksimal dengan mengeluarkan energi seminim mungkin.Keadaan inilah yang menjadikan kita mencapai keheningan yang dalam , bahkan dapat mencapai kesadaran yang sangat tinggi sehingga kita mampu mengontrol emosi, sangat intuitif dan kreatif, memahami apa yang harus kita lakukan, dan juga mampu menguasai situasi yang ada dalam diri kita sendiri.

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

Hidup Kembali Setelah Mati | Pengalaman Seorang Dokter

Beberapa menit lalu,seorang pasien ambruk di ruang tunggu praktek saya. Anak-anaknya menangis. Dalam 4 detik saya mendatanginya dan meraba nadinya. Oh Tuhan, pasien ini jantungnya tidak berdenyut dan henti nafas. MENINGGAL! Naluri emergency saya sebagai dokter spesialis penyakit dalam bekerja.segera dilakukan resusitasi. Setelah 2 menit resusitasi hasilnya tetap tidak ada nadi denyut nadi Resusitasi berlanjut dan obat cardiotropik disiapkan dalam spuite. Niat menolong pasie n ini membuat mendadak saya masuk ke alam bawah sadar, rasanya tenang dan fokus, sambil berburu waktu melakukan resusitasi saya menyalurkan energi Tuhan kepada pasien ini... Terasa telapak tangan saya menjadi hangat dan beberapa detik saya meraba nadi leher pasien.