Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Hypnotherapy

Seroja Jakarta | Channeling and Mediumship

Seroja Jakarta | Para arwah yang masih berada di alam antara, agar bisa melanjutkan perjalanan jiwanya, perlu dibantu dengan doa dari kita yang masih hidup. Seperti biasa setiap malam Minggu kedua, keluarga Seroja Jakarta menyelenggarakan doa bersama, khusus untuk membantu para arwah agar mereka dapat melanjutkan perjalanan jiwanya menuju ketentraman abadi di sisi Allah Yang Maha Kasih. Seluruh kehidupan emosional kita, bersama dengan daya hidup kita, semuanya adadi dalam alam pikiran bawah sadar kita. Alam pikiran bawah sadar kita sejak dalam kandungan secara terus menerus merekam setiap pengalaman, peristiwa, kenangan, emosi, termasuk ketakutan dan trauma kita. Tidak ada yang tidak terekam. Walau terlupakan, namun rekaman tadi masih mempengaruhi sikap dan kepribadian kita.

Seroja Jakarta | Past Life Regression

Segala pengalaman dan kemampuan yang kita peroleh sepanjang kehidupan akan tetap tersimpan di dalam alam pikiran bawah sadar. Dan sekali waktu, dapat kita "panggil" kembali! Termasuk pengalaman pada kehidupan masa lalu Anda! Asyiiiiiikk, kan?

Seroja Bali | Past Life Regression Therapy

Seroja Bali | Segala pengalaman hidup itu akan terekam dalam mental body seseorang. Oleh karena itu, pada saat di terapi Past Life Regression (PLR) segala pengalaman tadi bisa dipanggil atau dibaca kembali. Itulah sebenarnya asyiknya PLR! Sahabat Seroja Bali sudah bisa melakukan PLR. Selamat! Orang hidup selalu punya masalah, so pasti. Namun, kalau berbagai upaya memecahkannya sudah dilakoni, tapi hasilnya selalu mentok, siapa tahu ada sesuatu di masa lalu yang mengakibatkan kesengsaraan d i masa kini. Salah satu jalan keluarnya, tengoklah “ke masa silam” melalui terapi past life regression (PLR).  

Melongok Masa Silam Demi Kesembuhan

Orang hidup selalu punya masalah, so pasti. Namun, kalau berbagai upaya memecahkannya sudah dilakoni, tapi hasilnya selalu mentok, siapa tahu ada sesuatu di masa lalu yang mengakibatkan kesengsaraan di masa kini. Salah satu jalan keluarnya, tengoklah “ke masa silam” melalui terapi past life regression (PLR). Anto tak habis pikir, mengapa belakangan ini ia punya dorongan sangat kuat untuk menyelingkuhi sahabat istrinya. Padahal, hubungan dengan Nita, sang istri, baik-baik saja. Tidak ada masalah serius. Hal itu jelas menimbulkan konflik dalam dirinya. Ia sangat berharap ada jawaban atas masalah yang cukup mengganggu dirinya itu.

Mengapa Suka Berbohong?

Berbohong atau membual seringkali dilakukan orang pada saat dirinya merasa terjepit pada situasi yang sekiranya bisa mengurangi eksistensi dirinya. Oleh karenanya, orang sering berbohong atau membual lebih disebabkan... mereka yang ingin diakui, ingin diperhatikan, atau mereka yang ingin mendapatkan pujian dan cinta. Lalu, dari mana asal muasal kesukaan berbohong ini? Kesukaan berbohong dan membual ini biasanya berasal dari saat pertumbuhan masa kanak-kanak seseorang. Anak- anak yang pada masa kecilnya kurang mendapatkan perhatian maupun kasih sayang dari bapak-ibunya, dia akan membawa perasaan kekurangan ini hingga saat dewasanya nanti. Dia akan tumbuh menjadi seseorang yang suka berbohong dan suka membual, guna mendapatkan perhatian lebih!  

Past Life Regression: Melihat Masa Silam

Masa silam pada judul di atas saya tulis dalam tanda petik. Memang ada makna lain dari sekadar “masa yang sudah lewat”. Masa silam dalam Past Life Regression therapy bukan hanya terbatas pada masa silam saat kita masih remaja atau kanak-kanak, tapi jauh lebih silam dari itu, yaitu masa dimana kita belum dilahirkan. PLR adalah teknik bagi seorang psikolog atau praktisi past life untuk menuntun seseorang pada kehidupan sekarang kembali surut ke belakang, ke kehidupan jauh di masa sebelum ia dilahirkan. Tujuannya adalah membantu orang itu mengatasi masalah, trauma, penyakit psikosomatis dsb. Tema ini saya angkat di program Minggu pagi saya beberapa minggu lalu. Kamis siang kemarin, saya bersama dua orang rekan kerja sowan ke Klinik Seroja 23 di Rempoa Bintaro yang nun jauh di sana, tempat praktik salah satu narsum yang saya wawancara waktu itu, Bpk Sumarsono Wuryadi .