Skip to main content

Tentang Puasa dan Cinta


Paus Fransiskus mengajukan 15 aksi kasih sederhana yang menjadi perwujudan konkret dari cinta yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari secara bersama-sama, untuk ,elatih menghaluskan budi dan jiwa kita, yaitu:

1. TERSENYUMLAH.
Seorang Katolik selalu ceria

2. Katakan TERIMA KASIH/BERSYUKURLAH untuk hal-hal sekecil apapun
(bahkan jika kita tidak memilikinya)

3. Ingatkan yang lain bagaimana kamu sungguh MENCINTAI mereka.

4. BERI SALAM SUKACITA
Sampaikam kepada orang-orang yang kamu jumpai tiap hari.

5. DENGARKAN cerita orang lain tanpa menghakimi, tapi dengan cinta.

6. Berhentilah jika ada yang membutuhkan bantuanmu.
Jangan CUEK.

7. Cobalah untuk BANGKITKAN SEMANGAT
Terutama bagi orang-orang di sekitarmu.

8. RAYAKAN KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN orang lain
Hindarilah menjadi iri dan cemburu.

9. TATALAH barang-barang yang sudah tidak digunakan atau tidak dibutuhkan
dan BERIKAN ke mereka yang membutuhkan.

10. SIAP SEDIALAH UNTUK MEMBANTU
Ketika kamu dibutuhkan sehingga orang lain bisa beristirahat.

11. KOREKSILAH ORANG LAIN DENGAN CINTA
Sesedikit mungkin jangan sampai membuat ia takut.

12. RAWATLAH relasi yang baik dengan mereka di dekatmu.

13. JAGALAH KEBERSIHAN barang-barang yang kamu gunakan di rumah.

14. TOLONGLAH yang lain mengatasi hambatan mereka.

15. TELPONLAH ORANGTUAMU sesering mungkin.

Puasa yang Terbaik:
Rekomendasi dari Paus Fransiskus

Popular posts from this blog

Desermen, Petunjuk Langsung Dari-Nya

Pada saat seorang praktisi penyembuhan sedang mengakses Energi Illahi atau Divine Healing untuk melaksanakan tugasnya, seringkali mendapatkan desermen atau petunjuk atau bimbingan langsung dari Tuhan, berupa gagasan, penglihatan, kata-kata, dorongan dan bimbingan. Baca: Saat Disembuhkan, Tubuh Akan Bergetar dan Menyelaraskan Kepatuhan kita melaksanakan desermen akan menjadikan kita semakin mengenali cara karunia kharismatik ini akan dinyatakan melalui kita. Dan seringkali pemahaman yang kita cari ini baru datang setelah kita memperlihatkan iman dan keyakinan kita kepadaNya. “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah DIA dalam segala lakumu, maka DIA akan meluruskan jalanmu”. (Ams 3 : 5-6)

Aktivasi Intuisi dan Aplikasinya

INDRA KEENAM sering diidentikkan dengan kemampuan untuk melihat makhluk halus, padahal sebenarnya fungsi dari indera keenam sendiri jauh melebihi hanya sekedar melihat makhluk halus. Karena kemampuan melihat makhluk halus hanya merupakan bagian dari kemampuan indera keenam itu sendiri. Seperti intuisi, namun jauh lebih tajam. Apabila intuisi merupakan suatu hasil pengalaman, indera keenam tidak mengenal adanya pengalaman.   Pada hakekatnya anda dapat mendayagunakan kemampuan indera keenam jika anda mengetahui caranya. Karena sekarang ini banyak metode yang di kembangkan agar seseorang dapat menguasai indera keenam. Indera keenam dapat muncul atau bangkit bila seseorang senantiasa mampu mengolah pikiran, jiwa, raga, rasa dan karsa. Dengan cara-cara tersebut, akan terjadi suatu “loncatan fungsi indera”, yaitu dari panca indera ke indera keenam. Loncatan indra ini bisa kita ibaratkan seperti orang tidur, karena tak seorangpun yang dengan kesadaran penuh, bahwa di...

Reiki untuk Orang Lain dan Diri Sendiri

Sehat dengan reiki kembali melanjutkan uraian seputar reiki, di mana suatu penyakit timbul karena adanya penyumbatan aliran energi di dalam tubuh metafisik seseorang. Nah agar penyakit itu hilang, sumbatan energi dalam tubuh orang itu harus dibuang dengan cara dialiri energi Ilahi (Reiki). Itu sebabnya reiki tidak cuma dipakai oleh praktisinya, tetapi juga dapat dipakai untuk orang lain yang memang tidak menjadi praktisi reiki. Bagi orang yang tidak belajar dan mengamalkan reiki dia tidak tahu bagaimana cara memasukkan reiki ke tubuhnya manakala dia sakit. Tapi bagi praktisi reiki pada saat ada gejala sakit secara reflek dia dapat menguasai keadaan dan dapat mengakses reiki untuk dirinya. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa praktisi reiki adalah orang yang dapat mengakses dan mengalirkan reiki untuk diri sendiri dan orang lain, sedangkan non praktisi reiki adalah orang yang hanya menerima apa adanya reiki ke dalam tubuhnya melalui bantuan praktisi reiki.