Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Media Tracking

Melatih Intuisi Demi Keselamatan Diri

Sebenarnya kita selalu mendapat “informasi” atau semacam peringatan setiap kali sesuatu akan terjadi, bahkan ketika akan jatuh sakit. Masalahnya, mampukah kita menangkapnya? Setiap kali habis terjadi bencana, seperti ledakan bom, gempa bumi, tsunami atau kecelakan pesawat, seringkali kita lalu membaca atau mendengar cerita orang mengenai firasat yang diperolehnya sebelum bencana terjadi. Menurut Sumarsono Wuryadi, hal itu tidak aneh karena sebenarnya di samping panca indera, manusia juga memiliki indera yang tidak kelihatan namun sangat peka, yang disebut ESP (extra sensory perception). Meskipun tidak setiap orang yang menyadari adanya ESP, tetapi sebenarnya kita sudah sering menggunakannya. Misalnya saja ketika muncul semacam firasat bahwa akan terjadi sesuatu, sebenarnya itu merupakan sinyal bahwa ESP kita menangkap informasi akan terjadi bencana. Seringkali hal itu baru kita sadari setelah terjadi. Masih banyak contoh penggunaan ESP yang dilakukan orang tanpa sadar, mis...

Sonny Sumarsono Wuryadi

Rumah itu mengingatkan saya pada rumah masa kecil saya di kompleks Angkatan Udara di Halim Perdanakusuma, Jakarta. Klasik dan rimbun. Sebuah pohon rambutan rindang di tengah halaman dikelilingi berbagai tanaman yang lebih kecil. Ada yang merambat, banyak pula yang tertanam rapi di pot-pot. Kesan yang menenangkan. Sebenarnya sudah lama saya ingin ke sini, tapi selalu batal karena kekhawatiran saya. Bukan takut pada kerimbunan pohon rambutan di malam hari, tapi kepada pemiliknya, Sumarsono, seorang terapis holistik. Ketakutan yang sebenarnya tidak beralasan. Hal ini muncul dari cerita-cerita orang lain tentang Pak Sonny, begitu panggilannya. Teman saya bilang, istrinya, juga pasien-pasien lain, bisa tidur berjam-jam, bahkan semalaman, bila "dipegang" Pak Sonny. Saya hanya tak mau bikin orang rumah bingung kalau saya tak pulang karena ketiduran di tempat prakteknya. Namun keraguan itu harus saya singkirkan karena kebutuhan mendesak untuk memulihkan fisik saya yang...

Manusia, Tuhan dan Alam Semesta

Tuhan menciptakan Alam Semesta dengan cinta . Dengan cinta pulalah, Dia mengijinkan segala sesuatu dipilih dan terjadi di Alam Semesta , karena setiap Jiwa harus belajar untuk menuju ke kesempurnaannya. Penciptaan Alam Semesta Sepanjang siklus waktu Tuhan yang abadi, Tuhan menciptakan alam semesta bukan dari suatu ketiadaan melainkan dari keadaan. Dari keadaannya yang bebas Tuhan menyatukan benih-benih alam semesta melalui keterikatan mereka satu sama lainnya. Tuhan menciptakan semesta ini dalam batasan bingkai hukum keniscayaan, hukum sebab akibat dan hukum dualitas yang pernah Dia ciptakan sebelum semesta ini ada. Segala dualitas semesta yang diciptakan Tuhan ini selalu ad a dan selalu dalam kekekalannya. Mereka membentuk alam semesta ini karena efek hukum keniscayaan semesta menciptakan rantai keterikatan-kebebasan yang terjadi berulang-ulang selamanya. Inilah penyebab adanya siklus alam semesta yang tak berawal dan tak berakhir.

Terapi Bunga untuk Kesehatan Anda

Terapi Alternatif Dengan Bunga | Jauh sebelum peradaban modern, terapi bunga adalah bagian dari banyak tradisi ritual. Kita akrab dengan ritual tradisi mandi bunga, atau siraman, dalam budaya Jawa. Ritual ini konon mampu untuk menghapus nasib buruk dan mengembalikan energi positif. Sementara mandi bunga biasanya menjadi bagian dari upacara pernikahan atau digunakan untuk membantu menyembuhkan orang yang sakit. Para psikolog mengatakan bahwa sebagian besar penyakit berasal dari pikiran. Dan, jika pikiran kita dijaga, penyakit-penyakit fisik akan sembuh sendiri. Satu terapi yang percaya filosofi ini adalah terapi bunga. Juga disebut obat-obatan bunga Bach. Tidak seperti sistem obat yang biasa, terapi ini digunakan terutama untuk kesejahteraan emosional dan spiritual. Terapi ini digunakan setelah mendiagnosis gejala-gejala psikologis dan obat-obatan yang diberikan kepada pasien dapat menyembuhkan masalah-masalah fisik juga. 

Miliki Pikiran Positif Untuk tetap Sehat dan Sembuh dari Penyakit

Alan Sirait ( 68 tahun ) pada tahun 2001 pernah mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga seorang dokter sepesialis jantung menyarankannya untuk menjalani balonisasi (penggunaan balon untuk membuka pembuluh darah yang tersumbat oleh plak). Namun setelah berkonsultasi dengan dokter lain, ia memutuskan untuk tidak melakukan tindakan itu. Ia pasrah pada Tuhan dan optimis bahwa penyakitnya dapat sembuh. Ia justru sempat mengikuti terapi energi kristal dan senam jantung. Beb erapa bulan kemudian, ternyata pemikiran positif dan kedisplinannya dalam menjalani terapi jalan menuai hasil. Dosis obat yang ia konsumsi semakin rendah, dan tubuhnya menjadi segar bugar. Beberapa orang sering mengingatkan kita tentang pentingnya berpikir positif untuk menghasilkan energi positif dan merubah setiap keadaan menjadi lebih baik. Ternyata hal ini benar manfaatnya. Di bidang kesehatan saja, pikiran positif sudah terbukti mempermudah kesembuhan seseorang dari penyakit.

Sembuhkan Penyakit lewat Teknik Visualisasi

Berpikir positif ternyata bisa menjadi "obat" bagi kesembuhan suatu penyakit. Itu dialami Arlin Sirait (62 tahun) dari Jakarta Selatan yang pada 2001 lalu sempat mengalami penyempitan pembuluh darah. Oleh dokter ahli jantung, ia disarankan menjalani balonisasi (penggunaan balon untuk membuka pembuluh darah yang tersumbat oleh plak). Namun setelah berkonsultasi dengan dokter lain untuk mendapatkan second opinion, Arlin memutuskan untuk tidak melakukan balonisasi. Berbekal sikap yang optimis bahwa penyakitnya akan dapat disembuhkan dan berkat kepasrahannya yang total kepada Tuhan, hingga kini Arlin tetap terlihat segar bugar tanpa harus menjalani balonisasi. Tentu saja, hal ini itu juga harus didukung kedisiplinannya mengonsumsi obat-obatan, menghindari sejumlah makanan pemicu penyakit jantung, serta ketekunannya melakukan olah raga, mulai dari jalan kaki hingga senam jantung sehat.

Ilmu Tentang Kematian Perlukah Dipelajari?

" Gedongana, kuncenana... yen mati datan wurunga !" - Meski disembunyikan dalam gedung yang kokoh dan dikunci dengan kuat, bila saatnya harus mati... kita tidak bisa mencegahnya. Itulah peribahasa Jawa yang menggambarkan betapapun cara dan upaya pencegahannya, kematian itu tidak bisa dihindari oleh manusia, bila memang Tuhan menghendakinya. Lalu kemana kita ini setelah badan wadag mengalami kematian? Banyak tradisi yang menurunkan cerita turun temurun tentang kehidupan s etelah kematian, sehingga tercermin dalam upacara adat kematian di beberapa suku bangsa yang berbeda-beda. Namun rasanya kita tidak banyak mendapatkan informasi yang jelas tentang kematian dan kehidupan setelah kematian ini.

Seroja Bali | Crystal Healing

Sebenarnya kristal itu memang istimewa! Bukan karena adanya "penunggunya" yang ampuh! Nggak ada itu!  Seroja Bali | Tetapi karena secara alami kristal memiliki sifat dan kemampuan yang istimewa, yaitu, antara lain mampu mengubah energi kinetik menjadi energi listrik (piezo elektrik), mampu menarik dan melontarkan energi listrik (piro elektrik), dapat memperbesar energi, sehingga digunakan dalam peralatan audio-visual, mampu mengubah, mengirim, dan memancarkan energi. Pada peralatan laser, kristal dapat memfokuskan energi. Dan yang lebih menariknya lagi, kristal itu dapat diprogram sesuai dengan kebutuhan, tentu bagi mereka yang sudah mempelajarinya!

Melongok Masa Silam Demi Kesembuhan

Orang hidup selalu punya masalah, so pasti. Namun, kalau berbagai upaya memecahkannya sudah dilakoni, tapi hasilnya selalu mentok, siapa tahu ada sesuatu di masa lalu yang mengakibatkan kesengsaraan di masa kini. Salah satu jalan keluarnya, tengoklah “ke masa silam” melalui terapi past life regression (PLR). Anto tak habis pikir, mengapa belakangan ini ia punya dorongan sangat kuat untuk menyelingkuhi sahabat istrinya. Padahal, hubungan dengan Nita, sang istri, baik-baik saja. Tidak ada masalah serius. Hal itu jelas menimbulkan konflik dalam dirinya. Ia sangat berharap ada jawaban atas masalah yang cukup mengganggu dirinya itu.

Sehat dengan Terapi Healing

Tabloid Margonda – Sakit kini tidak mengenal usia. Kapan saja, siapa saja bisa terkena penyakit medis dan nonmedis (psikis). Kini ada metode terapi untuk bermacam penyakit yang terbukti dalam mengobati penyakit medis dan psikis. Reni Aprilia (37) sosok terapis yang banyak memberikan solusi atas penyakit yang diderita pasien. Untuk mengetahui lebih jauh, berikut petikan wawancara wartawan bekasimedia.com dengannya: Bisa dijelaskan tentang terapi yang Anda lakukan kepada pasie n? Terapi yang saya lakukan sederhana, hanya menyalurkan energi yang dibutuhkan pasien agar terharmonisasi dengan baik. Bisa dijelaskan tentang menyalurkan energi tersebut? Diawali dengan doa memohon keridhaan-Nya supaya apa yang kita kerjakan mendapatkan restu. Lalu niatkan menyalurkan energi kepada Pasien. Pada saat ini kita tidak boleh melekat atau berpikir atau keberpihakan. Sebaiknya mengosongkan pikiran. Supaya apa yang disalurkan bukan kehendak kita tapi kehendak Yang Mahakuasa ...

Menguji Janji All New Daihatsu Xenia

Saya tidak dapat menahan rasa kaget serta geli waktu panitia penyelenggara test drive All New Daihatsu Xenia menyodorkan daftar acara perhelatan itu. Pasalnya, aktivitas yang berjalan 14–16 November 2011 di Bali itu mengambil tema yang nyaris serupa dengan suatu judul film, Eat, Pray, Love, yang di bintangi aktris sohor Julia Roberts. “Temanya plesetan banget,” kata salah seorang rekan jurnalis otomotif seolah mengerti apa yang ada di benak saya. Kami pun tersenyum menahan geli. Sebab, hanya kata Pray yang diganti dengan kata Drive sehingga menjadi "Eat, Drive, Love". Singkat cerita, kami pun mendarat di Bandar Udara Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Namun, sebelum bertemu dengan pimpinan PT Astra Daihatsu Motor selaku Agen Pemegang Merek (APM) Daihatsu di Indonesia untuk menanyakan tema tersebut, saya bertemu dengan pemerhati kuliner Bondan Winarno dan ahli hipnotherapy Sonny Sumarsono Wuryadi.

Seroja Bali | Lokakarya Visualisasi Kreatif

LOVE, LIGHT & JOY WORKSHOP SERIES KASIH, KEMUDAHAN & KEBAHAGIAAN DALAM HIDUP LOKAKARYA VISUALISASI KREATIF Fasilitator: Sumarsono Wuryadi, LRM (Counsellor & Holistic Therapist) Tuhan memberi kebebasan kepada manusia untuk memilih nasibnya sendiri. Mau sehat atau mau sakit? Mau hidup berkekurangan atau berkelimpahan ? Mau senang atau menderita? Tidak cuma bisa menerima keadaan dalam serba kekurangan dan kesempitan, tetapi manusia diberikan kemampuan untuk mau merubah nasibnya dengan berani menghadapi tantangan dan menggunakan kesempatan menggunakan karuniaNya. Kepada setiap manusia Tuhan memberikan karunia sebagai "pencipta". Oleh karena itu, seharusnya manusia dapat menciptakan nasibnya sendiri sesuai dengan yang diinginkannya. Hanya dalam proses penciptaan tadi perlu dilandasi dengan keyakinan dan kesadaran yang teguh bahwa apa yang diinginkan tadi benar-benar akan terwujud. MATERI YANG DIBERIKAN Pemahamam Visualisasi Kreatif T...

Terapi Warna untuk Keseimbangan Tubuh

Setiap orang umumnya memiliki warna favorit. Tetapi, tahukah Anda bahwa warna pun menyimpan energi yang bisa dimanfaatkan untuk membantu proses penyembuhan suatu penyakit? Namun, jangan membayangkan penggunaannya persis seperti obat. Karena warna, dalam hal ini hanya membantu penyembuhan dengan cara menyeimbangkan aura tubuh kita. Sumarsono Wuryadi dari Graha Sanjiwani menjelaskan, aura adalah medan energi yang mengelilingi tubuh kita. Bagi yang bisa melihat, aura memiliki warna yang terdiri dari 7 warna pelangi, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. "Untuk melihat aura tubuh seseorang, bisa dilihat dengan menggunakan foto kirlian atau scan aura video," ujar Sumarsono .

Khasiat Air Putih untuk Kesehatan dan Menyembuhkan Penyakit

Air putih yang kita minum, ternyata tidak hanya dapat membantu melarutkan toksin dan menetralkan keasaman tubuh. Pertemuan DR Masaru Emoto memperlihatkan mengapa air putih bisa membantu penyembuhan penyakit. Bahwa air putih itu memilki efek yang menyehatkan, nampaknya telah diketahui orang sejak zaman dahulu kala. Karena itu dulu kita sudah mengenal berbagai jenis air putih yang biasa dimanfaatkan untuk kesehatan dan penyembuhan, seperti air embun, air kembang setaman, air doa, air zam-zam, dll. Tapi sejauh mana air putih itu memang berkhasiat? Baca:  Ritual Minum Airutih Agar Cantik dan Tampan DR Young juga menyebutkan berbagai gangguan yang timbul akibat dehidrasi. Menurutnya, tidak cukup minum air putih juga membuat kita mudah menjadi gemuk. Alasannya, karena dehidrasi ringan bisa memperlambat proses pembakaran dalam tubuh. Selain itu, ketika tubuh memberikan sinyal kehausan, seringkali kita salah tafsir dan justru mengira sedang merasa lapar sehi...

Sembuhkan Penyakit lewat Teknik Visualisasi

Berpikir positif ternyata bisa menjadi "obat" bagi kesembuhan suatu penyakit. Itu dialami Arlin Sirait (62 tahun) dari Jakarta Selatan yang pada 2001 lalu sempat mengalami penyempitan pembuluh darah. Oleh dokter ahli jantung, ia disarankan menjalani balonisasi (penggunaan balon untuk membuka pembuluh darah yang tersumbat oleh plak). Namun setelah berkonsultasi dengan dokter lain untuk mendapatkan second opinion, Arlin memutuskan untuk tidak melakukan balonisasi. Berbekal sikap yang optimis bahwa penyakitnya akan dapat disembuhkan dan berkat kepasrahannya yang total kepada Tuhan, hingga kini Arlin tetap terlihat segar bugar tanpa harus menjalani balonisasi. Tentu saja, hal ini itu juga harus didukung kedisiplinannya mengonsumsi obat-obatan, menghindari sejumlah makanan pemicu penyakit jantung, serta ketekunannya melakukan olah raga, mulai dari jalan kaki hingga senam jantung sehat. Di samping semua upayanya itu, selama setahun lebih ia juga mendapat t...

Healthier Body, Mind and Life at Namaste Festival 2013

Gaya hidup sehat semakin menjadi tren dalam keluarga Indonesia belakangan ini. Yoga, healing dan wellness menjadi salah satu sarana ekspresi gaya hidup sehat yang diwujudkan dalam acara Namaste Festival 2013 yang diselenggarakan tanggal 29 November - 1 Desember 2013 bertempat di Hotel Sultan Jakarta. Dalam acara selama 3 hari ini, para peserta bisa mengikuti beraneka kelas yang diajarkan langsung oleh berbagai pakar yoga, wellness, dan healing. Di kelas kategori yoga sendiri, banyak sekali kelas menarik yang bisa Anda coba. Pakar dan praktifisi yoga dari berbagai negara termasuk dalam negeri seperti Jules Febre (Jivamukti Yoga), Gwyn Williams (Zentahi dan Acroyoga), Ronan Tang (Therapeutic Yoga),Briohny Smyth & Dice Iida-Klein (Acro & Fit-flow Yoga), Rebecca Pflaum (Kundalini Yoga), Arif Sentosa (Vinyasa Yoga), Olop Arpipi (Iyengar Yoga), Pujiastuti Sindhu (Hatha Yoga). Ada juga program dari pakar wellness yang seru antara lain Chanbara (Arman Priadi), ...

Namaste is back: Our Beloved Yoga Festival

Pakar dan praktisi yoga dari dalam negeri dan mancanegara didatangkan untuk memberikan pelatihan selama tiga hari di Jakarta. Inilah ulasan Audi Fareza mengenai Namaste Festival. Bagi para pencinta yoga sepertinya nama Namaste Festival sudah tidak asing lagi di telinga. Festival yang telah berjalan di tahun keempat ini memiliki perbedaan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Acara bertajuk Permata Bank Namaste Festival 2013 ini diadakan pada 29 November sampai 1 Desember 2013. Se lama tiga hari bertempat di Hotel Sultan, Jakarta, para penggemar yoga dapat mengikuti pelatihan dari praktisi yoga mancanegara yang namanya pun sudah tidak asing lagi bagi mereka. Festival ini dibagi dalam beberapa segmen. Ada Yoga, Healing, dan Wellbeing. Untuk mengikuti kelas, biayanya beragam mulai Rp150.000,00 hingga Rp2,5 juta. Kehadiran praktisi yoga seperti Jules Febre (Jivamukti Yoga), Gwyn Williams (Zenthal & AcroYoga), Ronan Tang (Therapeutic Yoga), Briohny Smyth dan Dice Lida-...

Terapi Warna untuk Keseimbangan Tubuh

Setiap orang umumnya memiliki warna favorit. Tetapi, tahukah Anda bahwa warna pun menyimpan energi yang bisa dimanfaatkan untuk membantu proses penyembuhan suatu penyakit? Namun, jangan membayangkan penggunaannya persis seperti obat. Karena warna, dalam hal ini hanya membantu penyembuhan dengan cara menyeimbangkan aura tubuh kita. Sumarsono Wuryadi dari Graha Sanjiwani menjelaskan, aura adalah medan energi yang mengelilingi tubuh kita. Bagi yang bisa melihat, aura memiliki warna yang terdiri dari 7 warna pelangi, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. "Untuk melihat aura tubuh seseorang, bisa dilihat dengan menggunakan foto kirlian atau scan aura video," ujar Sumarsono .

Crystal Healing: Dongkrak Kesehatan dan Kepribadian dengan Batu Kristal

Apa yang terbayang kali pertama di kepalamu saat mendengar kata ‘kristal’? Batuan yang mengilap? Tidak hanya batu-batuan berkilau, Fimelova, yang disebut kristal. Batu-batuan yang sering kita kenal dengan ‘batu cincin’ yang mayoritas digunakan oleh kaum Adam ini pun digolongkan dalam kelompok batu Kristal. Dan ternyata, batu Kristal ini bisa dimanfaatkan untuk penyembuhan. Bagaimana caranya? Kristal dan Magic? Adalah Crsytal Healing salah satu teknik penyembuhan yang saat in i tengah naik daun. Mungkin sebagian di antara kamu sudah banyak yang tahu bahwa batu-batuan sering digunakan sebagai medium penyembuhan. Tapi sayang, tidak sedikit juga yang mengaitkan efek dan proses penyembuhan pada batu dengan hal gaib dan magic. Sumarsono Wuryadi, LRM , seorang praktisi Crystal Healing menjelaskan bagaimana batu Kristal bisa dimanfaatkan sebagai medium pengobatan.

Namaste Fetival Penuh Pengunjung, Bukti Gaya Hidup Sehat Banyak Peminat [2]

Selama 3 hari, penggemar yoga di Ibukota dimanjakan dengan hadirnya festival tahunan, Namaste Festival. Kelas yoga dan healing mengisi agenda acara yang digelar di Hotel Sultan selama 3 hari. Seperti biasa, tidak ada satupun kelas yang tidak ramai dipadati pengunjung. Seperti apa serunya? Selain kelas yoga, healing, dan well-being , Namaste Festival juga diramaikan oleh bazaar yang terletak di sisi kolam renang Hotel Sultan. Mulai dari peralatan untuk yoga hingga beragam akse sori batu Kristal ada di bazaar. Nah, jika akhir-akhir ini kamu sering melihat cukup banyak orang yang mengenakan Kristal sebagai cincin, kalung dan gelang, ternyata karena memang batu tersebut punya manfaat lho untuk kesehatan. Selain Crystal Healing , kami juga mencoba kelas yoga untuk ibu hamil. Badan terasa seperti ditarik selama mengikuti kelas ini. Namun selesai mengikuti kelas yoga untuk ibu hamil, seolah-olah badan yang awalnya susah untuk bergerak, tiba-tiba merasa lebih segar dan lo...