Skip to main content

Seroja Bali | Lokakarya Visualisasi Kreatif


LOVE, LIGHT & JOY WORKSHOP SERIES
KASIH, KEMUDAHAN & KEBAHAGIAAN DALAM HIDUP

LOKAKARYA VISUALISASI KREATIF
Fasilitator: Sumarsono Wuryadi, LRM (Counsellor & Holistic Therapist)

Tuhan memberi kebebasan kepada manusia untuk memilih nasibnya sendiri. Mau sehat atau mau sakit? Mau hidup berkekurangan atau berkelimpahan ? Mau senang atau menderita?

Tidak cuma bisa menerima keadaan dalam serba kekurangan dan kesempitan, tetapi manusia diberikan kemampuan untuk mau merubah nasibnya dengan berani menghadapi tantangan dan menggunakan kesempatan menggunakan karuniaNya.

Kepada setiap manusia Tuhan memberikan karunia sebagai "pencipta".

Oleh karena itu, seharusnya manusia dapat menciptakan nasibnya sendiri sesuai dengan yang diinginkannya. Hanya dalam proses penciptaan tadi perlu dilandasi dengan keyakinan dan kesadaran yang teguh bahwa apa yang diinginkan tadi benar-benar akan terwujud.

MATERI YANG DIBERIKAN
Pemahamam Visualisasi Kreatif
Teknik dan prosedur penciptaan & daya kreasi
Praktek Visualisasi Kreatif

KAPAN & DI MANA
Biara Suster-Suster Santo Carolus Borromeus
Jl. Suli No. 72 Denpasar
Minggu – 14 Juni 2015
Jam 9.00 - 17.00 WIB
(terbuka untuk umum)
Biaya :Rp 1.500.000,- per peserta
(makan sehat, snack, makalah, handout, sertifikat dari Seroja Inner Studies & Holistic Therapy).

No. Rek : BCA Cab. Jl. Hasanudin -Denpasar
a/n M I Wahyu Dwi Hartanti, No.Acc: 040 – 2510020
Untuk mendaftar
Hubungi Telp/SMS : Dwi Hartanti 081338734004 | Kusdiastono 081338734005
Email : talentaanaknegeri@gmail.com

Sumber: Talenta Anak Negeri | Lokakarya Visualisasi Kreatif
Photo courtesy of acculturated.com

Popular posts from this blog

Transfer Energi Illahi untuk Meredakan Batuk

Hari ini hari Kamis Putih. Jadwal Misa untuk sesi pertama tidak pas dengan waktu pulang kerja saya. Jadi saya baru mengikuti Misa sesi kedua di Gereja menjelang malam hari. Seperti biasa, kami duduk di lantai 2 dibagian sayap kanan. Ketika itu ada seorang ibu yang duduk di bangku belakang saya. Beliau terus-menerus terbatuk-batuk. Saya menoleh sekilas dan mendapati beliau nampak sangat menderita karena batuk tersebut. Baca: Self Healing dengan Energi Kasih Illahi Perlahan-lahan saya memejamkan mata dan meminta izin kepada Gusti Allah agar diperkenankan untuk mentransfer energi penyembuhan secara diam-diam, karena kami tidak saling mengenal. Saya afirmasikan Energi Illahi yang saya kirimkan dapat meringankan derita batuk. Setelah beberapa saat, saya berhenti mengirimkan energi karena kegiatan Misa telah dimulai.

Etika Saat Menjenguk Orang Sakit

Saat kita sedang sakit dan diopname di Rumah Sakit lalu ada keluarga atau teman yang menengok untuk menyampaikan rasa simpatinya, tentu hati kita sangatlah senang. Tetapi ketika seorang teman yang datang kemudian menanyakan secara mendalam tentang seluk beluk sakitnya, belum tentu pertanyaan ini akan menyenangkan bagi si sakit. Penyakit itu banyak sekali macamnya, dan ada kalanya ada penyakit yang sulit untuk diceritakan si penderita kepada orang lain. Misalnya, bagi pende rita penyakit kelamin, sangatlah sulit dan malu menceritakan seluk-beluk tentang penyakitnya. Jadi, dalam kita memberikan penghiburan dan simpati kepada teman yang sakit dengan cara demikian kuranglah tepat dan bijak. Lebih tepat kiranya bila kita memotivasi dirinya untuk selalu optimis dalam mengupayakan kesembuhan.

Renungan | Percayalah!

Bilamana di dunia ini... engkau mengerjakan segala pekerjaanKu, maka segala urusan duniamu....  AKU yang akan mengerjakannya!