Skip to main content

Namaste Fetival Penuh Pengunjung, Bukti Gaya Hidup Sehat Banyak Peminat [2]


Selama 3 hari, penggemar yoga di Ibukota dimanjakan dengan hadirnya festival tahunan, Namaste Festival. Kelas yoga dan healing mengisi agenda acara yang digelar di Hotel Sultan selama 3 hari. Seperti biasa, tidak ada satupun kelas yang tidak ramai dipadati pengunjung. Seperti apa serunya?

Selain kelas yoga, healing, dan well-being, Namaste Festival juga diramaikan oleh bazaar yang terletak di sisi kolam renang Hotel Sultan. Mulai dari peralatan untuk yoga hingga beragam aksesori batu Kristal ada di bazaar. Nah, jika akhir-akhir ini kamu sering melihat cukup banyak orang yang mengenakan Kristal sebagai cincin, kalung dan gelang, ternyata karena memang batu tersebut punya manfaat lho untuk kesehatan.

Selain Crystal Healing, kami juga mencoba kelas yoga untuk ibu hamil. Badan terasa seperti ditarik selama mengikuti kelas ini. Namun selesai mengikuti kelas yoga untuk ibu hamil, seolah-olah badan yang awalnya susah untuk bergerak, tiba-tiba merasa lebih segar dan longgar. Well, sepertinya ada beberapa gerakan yang bisa dicuri dan dipraktikan sendiri di rumah, Fimelova.

Hujan yang mengguyur selama acara berlangsung, sama sekali tidak membuat peminat para peserta Namaste Festival berkurang. Sederet artis Ibukota, seperti Cathy Sharon, Paquita Widjaja, Nia Dinata, hingga Anjasmara sempat terlihat hadir di acara ini.

Selama 3 hari, kelas-kelas di sana, baik kelas yoga maupun kelas healing, selalu ramai pengunjung. Yup, salah satu festival yoga terbesar di Indonesia ini memang menjadi festival yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat penganut gaya hidup sehat. Menyesal kan nggak sempat ikut ambil bagian dalam acara Namaste Festival tahun ini? Tunggu kehadiran Namaste Festival tahun depan ya, Fimelova. Cek tanggalnya dan jangan sampai ketinggalan lagi.

Sumber: Namaste Fetival Penuh Pengunjung, Bukti Gaya Hidup Sehat Banyak Peminat

Popular posts from this blog

Renungan | Kreativitas Tanpa Batas

Prof. Ng Aik Kwang yang berasal dari University of Queensland, dalam bukunya “Why Asians Are Less Creative Than Westerners” (2001) yang dianggap kontroversial tapi ternyata menjadi “best seller”. Website www.idearesort.com mengemukakan beberapa hal tentang bangsa bangsa Asia yang telah membuka mata dan pikiran banyak orang: Bagi kebanyakan orang Asia, dalam budaya mereka, ukuran sukses dalam hidup adalah banyaknya materi yang mereka miliki, misalnya rumah, mobil, uang dan harta lain. Passion (rasa cinta terhadap sesuatu) kurang dihargai. Akibatnya, bidang kreativitas kalah populer oleh profesi dokter, lawyer, dan sejenisnya yang dianggap bisa lebih cepat menjadikan seorang untuk memiliki kekayaan banyak .   Bagi orang Asia, banyaknya kekayaan yang mereka miliki lebih dihargai daripada CARA memperoleh kekayaan tersebut. Tidak heran bila lebih banyak orang menyukai cerita, novel, sinetron atau film yang bertema orang miskin jadi kaya mendadak karena beruntung menem...

Mengapa Berselingkuh?

Dalam menghadapi masalah perselingkuhan, janganlah kita terlalu cepat menghakimi siapa yang benar, siapa yang salah. Pahamilah terlebih dahulu penyebabnya dan barulah mencari solusinya. Perselingkuhan sebenarnya merupakan tanda awal adanya "ketidak-beresan" dalam hubungan suami-istri. Walau sekecil apapun pasti ada "sesuatu" yang menjadi masalah bagi pasangan tersebut. Berdasarkan pengamatan, masalah-masalah yang bisa memicu terjadinya perselingkuhan, antara lain adalah tidak adan ya komunikasi, masalah seksual, perbedaan persepsi, tempat tinggal yang terpisah, kesepian, kejenuhan, problem kehidupan, masalah-masalah dengan keluarga besar dan anak-anak, tekanan psikologis, perbedaan status sosial atau pendidikan, kurangnya perhatian dan kasih sayang, krisis kepercayaan, dsb.  

Seroja Bali | Past Life Regression Therapy

Seroja Bali | Segala pengalaman hidup itu akan terekam dalam mental body seseorang. Oleh karena itu, pada saat di terapi Past Life Regression (PLR) segala pengalaman tadi bisa dipanggil atau dibaca kembali. Itulah sebenarnya asyiknya PLR! Sahabat Seroja Bali sudah bisa melakukan PLR. Selamat! Orang hidup selalu punya masalah, so pasti. Namun, kalau berbagai upaya memecahkannya sudah dilakoni, tapi hasilnya selalu mentok, siapa tahu ada sesuatu di masa lalu yang mengakibatkan kesengsaraan d i masa kini. Salah satu jalan keluarnya, tengoklah “ke masa silam” melalui terapi past life regression (PLR).