Skip to main content

Seroja Bali | Past Life Regression Therapy


Seroja Bali | Segala pengalaman hidup itu akan terekam dalam mental body seseorang. Oleh karena itu, pada saat di terapi Past Life Regression (PLR) segala pengalaman tadi bisa dipanggil atau dibaca kembali. Itulah sebenarnya asyiknya PLR! Sahabat Seroja Bali sudah bisa melakukan PLR. Selamat!

Orang hidup selalu punya masalah, so pasti. Namun, kalau berbagai upaya memecahkannya sudah dilakoni, tapi hasilnya selalu mentok, siapa tahu ada sesuatu di masa lalu yang mengakibatkan kesengsaraan di masa kini. Salah satu jalan keluarnya, tengoklah “ke masa silam” melalui terapi past life regression (PLR). 

PLR sejatinya teknik bagi seorang psikolog atau praktisi past life untuk menuntun seseorang pada kehidupannya surut ke belakang, jauh sebelum ia dilahirkan. Tujuannya untuk membantu seseorang mengatasi masalah, trauma, penyakit psikosomatis, dan sebagainya.

Dua praktisi yang bermukim di Jakarta, Pamugari Widyastuti, S.Psi.dan Sumarsono Wuryadi, mengakui manjurnya terapi kembali ke masa lalu ini. Namun, jangan salah tafsir. Terapi ini bukan untuk main-main, misalnya iseng hanya untuk melihat siapa diri kita di masa lalu, tanpa ada manfaat yang bisa dipetik.

Di luar negeri, PLR cukup akrab di kalangan dunia kedokteran. Begitu tenaga medis angkat tangan terhadap kesembuhan pasiennya, mereka segera merekomendasikannya menjalani terapi PLR. Baca selengkapnya, klik Melongok Masa Silam Demi Penyembuhan

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi
Bale Mansion, Kuta - BALI

Popular posts from this blog

Hilangnya Memori Ingatan

Dalam praktek pelayanan penyembuhan di tempat saya, pernah beberapa kali saya kedatangan orang yang mengalami gangguan kehilangan memori ingatan pribadinya waktu kecil, bahkan sampai tidak bisa mengingat lagi saat-saat berbahagia di pesta pernikahannya.   Pada umumnya, kasus kehilangan memori pribadi semacam itu disebabkan adanya kerusakan atau cedera pada jaringan otak, akibat adanya benturan , yang biasa disebut uncinate fasciculus . Bagian depan otak yaitu cuping temporal, disisi kanannya, merupakan bagian penting otak yang menyimpan memori pribadi tentang episode peristiwa yang telah dilewati di masa lalu. Disinilah tersimpan segala pengalaman "otobiografi" seseorang.

Saat Ajal Tiba...

Menjelang kematiannya seringkali seseorang bermimpi dijemput oleh sanak-keluarganya yang sudah meninggal mendahuluinya . Dan beberapa saat sebelum kematian, penyakit separah apapun tidak akan terasa lagi. Sensasi fisik terasa lebih nyaman dari sebelumnya. Pada saat ajal tiba, manusia hanya melepaskan tubuh fisiknya saja, sedangkan pikiran dan perasaannya masih tetap sama. Jiwanya tetap tidak berubah. Keinginan, memori, obsesi, semuanya masih dimilikinya. Oleh karenanya, dia tetap melihat kerabat dan siapa saja yang menangisi kematiannya. Dia ikut sedih dan berupaya keras untuk menjelaskan bahwa sesungguhnya dia tidak mati. Dia mendekati mereka, menyentuh mereka, dan berusaha menghibur mereka. Namun karena dia sudah tidak memiliki tubuh fisik lagi, maka upaya sentuhannya tidak terasakan. Setelah beberapa saat, dia pun menjadi sadar bahwa upayanya sia-sia. Karena dia tidak bisa berkomunikasi dengan mereka yang ditinggalkan.  

Pelajaran Hidup Bimbingan Tuhan

Melalui pengalaman hidup yang dilewati setiap insan, Tuhan memberikan pelajaran dan bimbinganNya, agar manusia dapat memperoleh pemahaman, pemaknaan, dan kesadaran akan dirinya, sehingga mutu kehidupan dan spiritualitasnya semakin meningkat. Namun sayang, kesempatan yang baik ini banyak disia-siakan oleh kebanyakan manusia! Sehingga kehidupan manusia di dunia ini terasa semakin tidak nyaman. Berbuat baik dan melakukan sesuatu dengan benar pun seringkali harus menghadapi sikap yang tidak nyaman dari orang lain. Hal ini dikarenakan, di dunia ini masih banyak orang yang berpikiran jahat dan belum memiliki kesadaran. Semoga Tuhan memberikan kesadaran kepada mereka!

BLOG ENTRY

Show more