Skip to main content

Janganlah Bersedih...


“Bila engkau direndahkan dan hal tidak pantas terjadi pada dirimu, maka AKU akan meninggikanmu setinggi-tingginya” - Demikianlah janji Tuhan!

Secara naluriah, manusia itu selalu menghargai dan mencintai dirinya. Oleh karena itu, janganlah pernah merendahkan, menghina, maupun menyia-nyiakan martabat seseorang! Justru hargai dan angkat derajatnya, sehingga Anda pun akan dihargai olehnya!

Pada saat Anda merasa sendiri, pasti akan ada seseorang yang akan menghampiri dan menemanimu.
Karena memang begitulah hukum alam itu mengatur kehidupan manusia. Bukalah pintu hati Anda!


Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi
‪ 
Photo‬ courtesy of Healthcomu.com

Popular posts from this blog

Apa itu Meditasi?

Meditasi adalah suatu cara pelatihan pengendalian pikiran . Prosesnya dilakukan secara sadar dengan memusatkan ke satu perhatian disertai rilaksasi yang dalam agar dapat memasuki keheningan yang dalam. Dalam keadaan meditatif tersebut, dalam tubuh kita terjadilah keseimbangan semua sistem tubuh secara maksimal dengan mengeluarkan energi seminim mungkin.Keadaan inilah yang menjadikan kita mencapai keheningan yang dalam , bahkan dapat mencapai kesadaran yang sangat tinggi sehingga kita mampu mengontrol emosi, sangat intuitif dan kreatif, memahami apa yang harus kita lakukan, dan juga mampu menguasai situasi yang ada dalam diri kita sendiri.

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

Hidup Kembali Setelah Mati | Pengalaman Seorang Dokter

Beberapa menit lalu,seorang pasien ambruk di ruang tunggu praktek saya. Anak-anaknya menangis. Dalam 4 detik saya mendatanginya dan meraba nadinya. Oh Tuhan, pasien ini jantungnya tidak berdenyut dan henti nafas. MENINGGAL! Naluri emergency saya sebagai dokter spesialis penyakit dalam bekerja.segera dilakukan resusitasi. Setelah 2 menit resusitasi hasilnya tetap tidak ada nadi denyut nadi Resusitasi berlanjut dan obat cardiotropik disiapkan dalam spuite. Niat menolong pasie n ini membuat mendadak saya masuk ke alam bawah sadar, rasanya tenang dan fokus, sambil berburu waktu melakukan resusitasi saya menyalurkan energi Tuhan kepada pasien ini... Terasa telapak tangan saya menjadi hangat dan beberapa detik saya meraba nadi leher pasien.  

BLOG ENTRY

Show more