Skip to main content

Desermen, Petunjuk Langsung Dari-Nya


Pada saat seorang praktisi penyembuhan sedang mengakses Energi Illahi atau Divine Healing untuk melaksanakan tugasnya, seringkali mendapatkan desermen atau petunjuk atau bimbingan langsung dari Tuhan, berupa gagasan, penglihatan, kata-kata, dorongan dan bimbingan.

Kepatuhan kita melaksanakan desermen akan menjadikan kita semakin mengenali cara karunia kharismatik ini akan dinyatakan melalui kita. Dan seringkali pemahaman yang kita cari ini baru datang setelah kita memperlihatkan iman dan keyakinan kita kepadaNya.

“Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah DIA dalam segala lakumu, maka DIA akan meluruskan jalanmu”. (Ams 3 : 5-6)

Dibilang penyembuhan itu rumit, karena kita menghadapi manusia itu memang rumit. Kita harus berhadapan dengan kerumitan pikiran, kepribadian manusia dan kerumitan masalah yang menjadi penyebab sakit. Inilah sebabnya mengapa kita membutuhkan kekuatan energi penyembuhan Illahi untuk memberi kesembuhan mereka yang sakit.
 
Tetapi juga bisa dikatakan penyembuhan itu sangat sederhana dan mudah, sebab Tuhan telah berjanji: "Mintalah, maka kamu akan mendapatkan!".

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Kompilasi Catatan 5 Menit

Popular posts from this blog

Hilangnya Memori Ingatan

Dalam praktek pelayanan penyembuhan di tempat saya, pernah beberapa kali saya kedatangan orang yang mengalami gangguan kehilangan memori ingatan pribadinya waktu kecil, bahkan sampai tidak bisa mengingat lagi saat-saat berbahagia di pesta pernikahannya.   Pada umumnya, kasus kehilangan memori pribadi semacam itu disebabkan adanya kerusakan atau cedera pada jaringan otak, akibat adanya benturan , yang biasa disebut uncinate fasciculus . Bagian depan otak yaitu cuping temporal, disisi kanannya, merupakan bagian penting otak yang menyimpan memori pribadi tentang episode peristiwa yang telah dilewati di masa lalu. Disinilah tersimpan segala pengalaman "otobiografi" seseorang.

Manusia, Tuhan dan Alam Semesta

Tuhan menciptakan Alam Semesta dengan cinta . Dengan cinta pulalah, Dia mengijinkan segala sesuatu dipilih dan terjadi di Alam Semesta , karena setiap Jiwa harus belajar untuk menuju ke kesempurnaannya. Penciptaan Alam Semesta Sepanjang siklus waktu Tuhan yang abadi, Tuhan menciptakan alam semesta bukan dari suatu ketiadaan melainkan dari keadaan. Dari keadaannya yang bebas Tuhan menyatukan benih-benih alam semesta melalui keterikatan mereka satu sama lainnya. Tuhan menciptakan semesta ini dalam batasan bingkai hukum keniscayaan, hukum sebab akibat dan hukum dualitas yang pernah Dia ciptakan sebelum semesta ini ada. Segala dualitas semesta yang diciptakan Tuhan ini selalu ad a dan selalu dalam kekekalannya. Mereka membentuk alam semesta ini karena efek hukum keniscayaan semesta menciptakan rantai keterikatan-kebebasan yang terjadi berulang-ulang selamanya. Inilah penyebab adanya siklus alam semesta yang tak berawal dan tak berakhir.

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

BLOG ENTRY

Show more