Skip to main content

Sahabat-Sahabat Kita adalah Guru-Guru Kehidupan


Sejak saya mau dengan tekun mendengarkan keluh kesah dan pengalaman hidup sahabat-sahabat yang datang kepada saya, saat itu pula saya menjadi banyak belajar tentang masalah-masalah kehidupan. Sehingga sayapun semakin mampu memberikan saran dan pandangan kepada teman-teman lainnya yang sedang mendapatkan kesulitan ataupun dirundung kemalangan.

Belajarlah tentang lika-likunya kehidupan di dunia ini, baik dari pengalaman hidup kita sendiri maupun dari pengalaman orang lain, agar kita semakin cerdas dalam menghadapi lika-liku dalam menjalani kehidupan!

Setiap jiwa manusia bergetar pada frekwensi tertentu dan sangat tergantung pada sifat dan tingkat kesadarannya. Kebaikan-kebaikan yang dilakukan selama hidup di dunia akan memperbaiki dan memperkuat getaran jiwanya, serta sangat menentukan kedudukannya di alam astral nanti. Setiap jiwa dapat memilih tempat di alam astral sesuai dengan tingkat getaran dan kesadaran masing-masing.

Di alam astral, arwah manusia bila berkeinginan akan langsung terwujud dalam sekejap! Oleh karena itu, manusia mulai dari sekarang haruslah belajar mengendalikan keinginannya. Janganlah berlebihan!

Ada tiga keinginan kita yang patut untuk dikendalikan, yaitu:
  1. Keinginan untuk mengumpulkan harta
  2. Keinginan untuk memenuhi kepuasan inderawi
  3. Keinginan untuk berkuasa.
Keinginan yang berlebih, bila kita tidak bisa mencapainya tentu akan menimbulkan kekecewaan, frustasi, dan putus asa. Bila kita terlarut dalam keinginan yang berlebih, maka pasti kita menjadi obsesif, dan terikat pada dunia. Belajarlah mengendalikan keinginan Anda, karena keinginan yang berlebih akan menyesatkan dan menjerumuskan diri kita.

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Kompilasi Catatan 5 Menit

Popular posts from this blog

Desermen, Petunjuk Langsung Dari-Nya

Pada saat seorang praktisi penyembuhan sedang mengakses Energi Illahi atau Divine Healing untuk melaksanakan tugasnya, seringkali mendapatkan desermen atau petunjuk atau bimbingan langsung dari Tuhan, berupa gagasan, penglihatan, kata-kata, dorongan dan bimbingan. Baca: Saat Disembuhkan, Tubuh Akan Bergetar dan Menyelaraskan Kepatuhan kita melaksanakan desermen akan menjadikan kita semakin mengenali cara karunia kharismatik ini akan dinyatakan melalui kita. Dan seringkali pemahaman yang kita cari ini baru datang setelah kita memperlihatkan iman dan keyakinan kita kepadaNya. “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah DIA dalam segala lakumu, maka DIA akan meluruskan jalanmu”. (Ams 3 : 5-6)

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

Janganlah Bersedih...

“Bila engkau direndahkan dan hal tidak pantas terjadi pada dirimu, maka AKU akan meninggikanmu setinggi-tingginya” - Demikianlah janji Tuhan! Secara naluriah, manusia itu selalu menghargai dan mencintai dirinya. Oleh karena itu, janganlah pernah merendahkan, menghina, maupun menyia-nyiakan martabat seseorang! Justru hargai dan angkat derajatnya, sehingga Anda pun akan dihargai olehnya! Pada saat Anda merasa sendiri, pasti akan ada seseorang yang akan menghampiri dan menemanimu. Karena memang begitulah hukum alam itu mengatur kehidupan manusia. Bukalah pintu hati Anda!

BLOG ENTRY

Show more