Skip to main content

Transfer Energi Illahi untuk Meredakan Batuk


Hari ini hari Kamis Putih. Jadwal Misa untuk sesi pertama tidak pas dengan waktu pulang kerja saya. Jadi saya baru mengikuti Misa sesi kedua di Gereja menjelang malam hari. Seperti biasa, kami duduk di lantai 2 dibagian sayap kanan. Ketika itu ada seorang ibu yang duduk di bangku belakang saya. Beliau terus-menerus terbatuk-batuk. Saya menoleh sekilas dan mendapati beliau nampak sangat menderita karena batuk tersebut.

Baca: Self Healing dengan Energi Kasih Illahi

Perlahan-lahan saya memejamkan mata dan meminta izin kepada Gusti Allah agar diperkenankan untuk mentransfer energi penyembuhan secara diam-diam, karena kami tidak saling mengenal. Saya afirmasikan Energi Illahi yang saya kirimkan dapat meringankan derita batuk. Setelah beberapa saat, saya berhenti mengirimkan energi karena kegiatan Misa telah dimulai.

Saat itu saya tidak lagi mendengar ibu tadi batuk-batuk lagi hingga Misa berakhir sekitar 90 menit kemudian. Sungguh Tuhan itu sungguh luar biasa! Matur nuwun Romo Sonny Sumarsono Wuryadi, atas bimbingannya...

Marian Rosidi
Seroja Jakarta 

Photo illustration courtesy of standard.co.uk

Popular posts from this blog

Manusia, Tuhan dan Alam Semesta

Tuhan menciptakan Alam Semesta dengan cinta . Dengan cinta pulalah, Dia mengijinkan segala sesuatu dipilih dan terjadi di Alam Semesta , karena setiap Jiwa harus belajar untuk menuju ke kesempurnaannya. Penciptaan Alam Semesta Sepanjang siklus waktu Tuhan yang abadi, Tuhan menciptakan alam semesta bukan dari suatu ketiadaan melainkan dari keadaan. Dari keadaannya yang bebas Tuhan menyatukan benih-benih alam semesta melalui keterikatan mereka satu sama lainnya. Tuhan menciptakan semesta ini dalam batasan bingkai hukum keniscayaan, hukum sebab akibat dan hukum dualitas yang pernah Dia ciptakan sebelum semesta ini ada. Segala dualitas semesta yang diciptakan Tuhan ini selalu ad a dan selalu dalam kekekalannya. Mereka membentuk alam semesta ini karena efek hukum keniscayaan semesta menciptakan rantai keterikatan-kebebasan yang terjadi berulang-ulang selamanya. Inilah penyebab adanya siklus alam semesta yang tak berawal dan tak berakhir.

Seroja Jakarta | Intuisi adalah Kebenaran

Menuliskan Intuisi Seroja Jakarta | Selalu saja kita ini terbiasa mengandalkan kemampuan pikiran otak saat kita harus menyelesaikan segala masalah.yang kita hadapi. Padahal pengalaman otak kita ini sangatlah terbatas! Dan sejatinya kita memiliki kemampuan yang tidak terbatas, bila kita mau menggunakan pikiran bawah sadar dan pikiran supra sadar kita. Mengapa Anda tidak mau menggunakannya? Saat Anda rileks, pikiran otak Anda tidak Anda gunakan, maka gelombang otak Anda akan menurun dan memasuki Alpha state . Anda menjadi sangat intuitif. Saat itulah Anda dapat mendengarkan suara hati nurani Anda dengan jelas! Intuisi adalah kebenaran. Percayalah!

Seroja Jogja | Lokakarya Channeling & Mediumship

Seroja Jogja | Memenuhi permintaan keluarga besar Seroja Jogja, hari ini, atas perkenan dan izin Tuhan, kami menyelenggarakan Lokakarya Channeling & Mediumship . Semua peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, mereka bukan hanya menyimak penjelasan yang disampaikan, tetapi juga banyak mengajukan pertanyaan dan melakukan praktek. Channeling & Mediumship harus dilakukan untuk tujuan yang mulia, yaitu membantu dan mendoakan arwah-arwah yang masih berada di 'alam antara' atau di 'api penyucian' agar mereka bisa melanjutkan perjalanan jiwanya menuju ketentraman abadi disisi Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Baca: Arwah di Sekitar Kita Sementara, sepintas kilas, terutama bagi kalangan awam, prosesi ini barangkali nampak menyeramkan atau mengandung unsur klenik. Namun jika kita memahaminya dengan tepat, sesungguhnya kita sedang berkomunikasi dengan entitas dari dimensi lain. Ilustrasi sederhananya seperti yang mungkin pernah Anda saksikan di fi...

BLOG ENTRY

Show more