Skip to main content

Gathering Seroja | Dua Windu Melayani ♥


Tidak ada yang lebih menggairahkan dalam hidup, manakala kita masih diberi kesempatan oleh Tuhan Yang Maha Kasih untuk berkarya bagi sesama! Hanya dengan kesadaran, kita dapat memahami bahwa rejeki tidak harus selalu berupa uang. Kemampuan kita untuk saling memberi dan menerima karena cinta kasih yang terwujud dalam persahabatan, persaudaraan, kebersamaan, rukun-guyub, sehat, bisa berbagi senyum, keceriaan dan canda tawa, semuanya adalah karunia Tuhan juga - jadi inilah HARTA sesungguhnya - yang sungguh mahal. Bersyukurlah!

Oleh karena itu, kita harus mampu mengubah mindset bahwa uang bukanlah tujuan tetapi sebagai alat untuk mencapai tujuan, yaitu misi kehidupan kita sendiri. Jika kita mampu melakukannya maka kebahagiaan sejati yang bersumber dari Energi Illahi akan datang dari segala penjuru! 


Karena, bayangkan saja, bagaimana kita dapat membantu menyembuhkan orang lain yang sedang sakit atau menghibur mereka yang sedang sedih jika kita sendiri tidak sehat atau tidak bahagia? Bagaimana kita mau sukses menjalankan usaha jika tidak punya teman dan relasi atau hubungan yang luas? Tak dapat dipungkiri bahwa siapapun membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Yang hal terbaik yang paling tepat adalah menjadi Master atau Sang Tuan bagi uang itu, sehingga uang akan "melayani" kita, bukan sebaliknya. Dengan demikian, kita terhindar dari sifat iri, dengki atau serakah. 

Kebahagiaan dan harta tak ternilai inilah yang dinikmati bersama oleh keluarga besar Seroja yang merayakan "Dua Windu Melayani" dalam acara gathering yang dilaksanakan di Jogja dan dihadiri oleh kerabat dari beberapa kota. Terima kasih Tuhan dan terima kasih untuk semua yang mendukung acara gathering ini. Sukses selalu, Tuhan memberkati.


"Selamat dan sukses! Seroja sudah 16 tahun melayani masyarakat dengan penuh kasih sehingga banyak yang tertolong, baik keluhan fisik, psikologis maupun spiritual. Matur sembah nuwun, Romo Sonny Sumarsono Wuryadi, saking sedoyo ilmu lan pengetahuaan langka ingkang sampun kawulo tampi" - Ponirin, Seoja Jakarta.


"Meniupkan doa terindah kepada pemilik semesta alam, sebagai ekspresi rasa syukur atas semua Karunia-NYA yang tak terhitung" - Ratna Kanaya, Seroja Bali.


"Happy Birthday Seroja! Semoga selalu sukses dan memberikan yang terbaik dan terindah bagi yang membutuhkan" - Sagita Firdaus, Seroja Jakarta.

Dua windu Seroja melayani dengan kasih!
Salam SEROJA!
Salam SEhat ROhani dan JAsmani!


Love~light~joy

Sonny Sumarsono Wuryadi

Photo courtesy of Ratna Kanaya dan Gusti Ayu Juanika, Seroja Bali

Popular posts from this blog

Membersihkan dan Mengaktifkan Chakra

Tubuh manusia terdiri dari tubuh Fisik, tubuh Eteris, tubuh Astral, dan Roh. Tubuh Eteris disebut juga dengan Tubuh Bioplasmik, atau istilah populernya adalah Aura. Tubuh eteris yang merupakan sistem energi tubuh manusia ini dilengkapi dengan perangkat sirkulasi energi, yaitu meridian dan chakra-chakra yang bertugas menyirkulasikan energi vital keseluruh bagian tubuh manusia. Ada sekitar 320 chakra yang tersebar di seluruh tubuh, namun yang terpenting adalah 7 chakra utama ya ng mempengaruhi kondisi fisik, psikis, dan spiritual manusia. Bila ketujuh chakra utama ini bersih dan optimal kerjanya, maka kondisi kesehatan fisik, psikis, dan spiritual kita akan dalam keadaan prima (sehat).

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

Renungan | Percayalah!

Bilamana di dunia ini... engkau mengerjakan segala pekerjaanKu, maka segala urusan duniamu....  AKU yang akan mengerjakannya!

BLOG ENTRY

Show more