Skip to main content

Yang Mudah Dibuat Susah, Yang Sulit Dibuat Rumit


Itulah kebiasaan buruk dari sebagian bangsa ini yang belum juga hilang. Cobalah bayangkan, dalam sidang MKD di DPR, hanya untuk berdebat menafsirkan kata “dapat” dan “perseorangan” saja seharian tidak kelar! Semuanya ngeyel, memiliki tafsir sendiri-sendiri guna menutupi kepentingan mereka dibaliknya. Semakin banyak kepentingan, semakin piawai mereka “menggoreng” tafsir yang dijadikan sebagai dalih untuk menyanggah pendapat orang lain.

Tafsir tentang kata “dapat” dan “perseorangan” itu sebenarnya anak SD pun mampu mengartikannya dengan benar dan tepat, tanpa harus terpaksa mendatangkan ahli bahasa dari Universitas Indonesia segala. Kok rumit amat sih? Belum lagi diruang lain, Komisi III DPR sedang mengganjal penentuan calon pimpinan KPK hanya dengan dalih tidak ada unsur jaksa pada calon pimpinan yang diajukan. Sulit, kan?

Tetapi begitulah kebiasaan sebagian besar politisi dan penggede di negeri ini.....Yang mudah dibuat susah, yang sulit dibuat rumit! Entah mau jadi apa bangsa ini.....

Love~light~joy

Popular posts from this blog

Manusia, Tuhan dan Alam Semesta

Tuhan menciptakan Alam Semesta dengan cinta . Dengan cinta pulalah, Dia mengijinkan segala sesuatu dipilih dan terjadi di Alam Semesta , karena setiap Jiwa harus belajar untuk menuju ke kesempurnaannya. Penciptaan Alam Semesta Sepanjang siklus waktu Tuhan yang abadi, Tuhan menciptakan alam semesta bukan dari suatu ketiadaan melainkan dari keadaan. Dari keadaannya yang bebas Tuhan menyatukan benih-benih alam semesta melalui keterikatan mereka satu sama lainnya. Tuhan menciptakan semesta ini dalam batasan bingkai hukum keniscayaan, hukum sebab akibat dan hukum dualitas yang pernah Dia ciptakan sebelum semesta ini ada. Segala dualitas semesta yang diciptakan Tuhan ini selalu ad a dan selalu dalam kekekalannya. Mereka membentuk alam semesta ini karena efek hukum keniscayaan semesta menciptakan rantai keterikatan-kebebasan yang terjadi berulang-ulang selamanya. Inilah penyebab adanya siklus alam semesta yang tak berawal dan tak berakhir.

Seroja Jakarta | Intuisi adalah Kebenaran

Menuliskan Intuisi Seroja Jakarta | Selalu saja kita ini terbiasa mengandalkan kemampuan pikiran otak saat kita harus menyelesaikan segala masalah.yang kita hadapi. Padahal pengalaman otak kita ini sangatlah terbatas! Dan sejatinya kita memiliki kemampuan yang tidak terbatas, bila kita mau menggunakan pikiran bawah sadar dan pikiran supra sadar kita. Mengapa Anda tidak mau menggunakannya? Saat Anda rileks, pikiran otak Anda tidak Anda gunakan, maka gelombang otak Anda akan menurun dan memasuki Alpha state . Anda menjadi sangat intuitif. Saat itulah Anda dapat mendengarkan suara hati nurani Anda dengan jelas! Intuisi adalah kebenaran. Percayalah!

Seroja Jogja | Lokakarya Channeling & Mediumship

Seroja Jogja | Memenuhi permintaan keluarga besar Seroja Jogja, hari ini, atas perkenan dan izin Tuhan, kami menyelenggarakan Lokakarya Channeling & Mediumship . Semua peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, mereka bukan hanya menyimak penjelasan yang disampaikan, tetapi juga banyak mengajukan pertanyaan dan melakukan praktek. Channeling & Mediumship harus dilakukan untuk tujuan yang mulia, yaitu membantu dan mendoakan arwah-arwah yang masih berada di 'alam antara' atau di 'api penyucian' agar mereka bisa melanjutkan perjalanan jiwanya menuju ketentraman abadi disisi Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Baca: Arwah di Sekitar Kita Sementara, sepintas kilas, terutama bagi kalangan awam, prosesi ini barangkali nampak menyeramkan atau mengandung unsur klenik. Namun jika kita memahaminya dengan tepat, sesungguhnya kita sedang berkomunikasi dengan entitas dari dimensi lain. Ilustrasi sederhananya seperti yang mungkin pernah Anda saksikan di fi...

BLOG ENTRY

Show more