Skip to main content

Renungan | Welas Asih


Welas asih itu lahir dari adanya penderitaan, seperti halnya bunga teratai yang mekar dan berkembang diatas lumpur. 

Penderitaan merupakan bagian penting dalam pertumbuhan. Bila kita tidak mengenal kepedihan dan penderitaan, kita tidak akan memahami kepedihan dan penderitaan orang lain. Kepedihan dan penderitaan kita, akan memaksa kita untuk memahami diri kita sendiri, dan orang lain, serta membantu kita untuk belajar mengenal pengampunan.  

Ketika kita mengambil tanggung jawab atas penderitaan kita, dan tidak menyalahkan atau mencela orang lain atau diri kita sendiri, hati kita akan membuka dan kita akan mampu memahami dan mengalami welas asih untuk diri kita maupun orang lain. 

Welas asih merupakan kekuatan penyembuhan untuk cinta tanpa syarat yang muncul dari hati yang paham dan penuh pengampunan.

Love~light~joy

Popular posts from this blog

Sonny Sumarsono Wuryadi

Rumah itu mengingatkan saya pada rumah masa kecil saya di kompleks Angkatan Udara di Halim Perdanakusuma, Jakarta. Klasik dan rimbun. Sebuah pohon rambutan rindang di tengah halaman dikelilingi berbagai tanaman yang lebih kecil. Ada yang merambat, banyak pula yang tertanam rapi di pot-pot. Kesan yang menenangkan. Sebenarnya sudah lama saya ingin ke sini, tapi selalu batal karena kekhawatiran saya. Bukan takut pada kerimbunan pohon rambutan di malam hari, tapi kepada pemiliknya, Sumarsono, seorang terapis holistik. Ketakutan yang sebenarnya tidak beralasan. Hal ini muncul dari cerita-cerita orang lain tentang Pak Sonny, begitu panggilannya. Teman saya bilang, istrinya, juga pasien-pasien lain, bisa tidur berjam-jam, bahkan semalaman, bila "dipegang" Pak Sonny. Saya hanya tak mau bikin orang rumah bingung kalau saya tak pulang karena ketiduran di tempat prakteknya. Namun keraguan itu harus saya singkirkan karena kebutuhan mendesak untuk memulihkan fisik saya yang...

Melayani Sesama dengan Ketulusan dan Cinta Kasih

Saya hanyalah pelayan yang selalu siap menunggu kedatangan tuannya dan siap dengan tulus melayani. Jabatan yang paling rendah adalah pelayan. Padahal, tidaklah mudah seseorang bisa menjalankan tugas sebagai pelayan yang baik.  Seorang pelayan haruslah rendah hati, berani meninggalkan kepentingan dirinya sendiri, selalu siap melayani dengan tulus hati, setia dan selalu bersiap setiap saat. Keuntungannya, karena posisinya yang sudah paling rendah, maka dia tidak mungkin bisa direndah kan lagi oleh siapapun!   Baca: Janganlah Bersedih Orang yang rendah hati dan menempatkan dirinya pada posisi yang paling rendah, tidak akan mungkin direndahkan lagi oleh siapapun. Dan yang paling memungkinkan hanyalah ditinggikan oleh Tuhan , sebagaimana yang DIA janjikan, "Bila mana engkau direndahkan dan hal itu tidak sepantasnya bagimu, maka AKU akan meninggikanmu setinggi-tingginya,". Tingkat kesadaranlah yang mempengaruhi kuatnya getaran energi manusia. Semakin kuat ge...

Seroja Bali | Visualisasi Kreatif untuk Perwujudan Keinginan

Seroja Bali | Visualisasi Kreatif adalah teknik menggunakan imajinasi Anda untuk menciptakan apa yang Anda inginkan dalam hidup Anda. Tidak ada yang tidak biasa tentang Visualisasi Kreatif ini karena Anda sudah menggunakan setiap hari. Yang membedakannya sekarang adalah tingkat kesadaran Anda dalam menyelaraskan diri Anda, pikiran dan kekuatan alami Anda dalam berimajinasi dengan energi kreatif yang merupakan prinsip atau cara kerja alam semesta. Tujuan Visualisasi Kreatif adalah memantap kan keyakinan tentang terwujudnya keinginan dalam kehidupan sekarang. Sehingga dalam afirmasi harus ditekankan terwujud saat ini, jangan menggunakan kata-kata "akan" atau "nanti", dsb. Gunakanlah imajinasi Anda untuk membuat ide atau gambaran mental dalam pikiran, sebelum menjadi kenyataan didunia luar. Banyak orang-orang sukses dan seniman serta pekerja kreatif dari yang mendapatkan ide-ide melalui visualisasi.

BLOG ENTRY

Show more