Skip to main content

Ingin Sembuh? Kembalilah Pada Keutuhan Anda Sendiri


Setiap kali kita merasa kewalahan, teralihkan, stress atau tersisihkan, ada kecenderungan kita berupaya untuk melarikan diri. Penyangkalan adalah salah satu bentuk pelarian diri! Mengalihkan perhatian dengan cara bekerja secara berlebihan (workaholic) seringkali juga merupakan pelarian dari kondisi tidak nyaman di rumah!

Dengan dalih menenangkan pikiran melalui cara menggunakan obat-obatan, alokohol, dan rokok. Cara ini juga merupakan pelarian! Tidak ada kesadaran terhadap diri sendiri dalam segala bentuk pelarian yang kita lakukan tersebut diatas. Padahal kesadaran itu sangatlah menyembuhkan, karena bisa membawa diri seseorang menjadi kembali utuh. Dan penyembuhan pada dasarnya adalah menjadikan seseorang kembali pada keutuhan dirinya. 

Ilmu pengetahuan baru saja mulai memahami fenomena penyembuhan ini! Selama berjuta-juta tahun tubuh kita berevolusi untuk mengatur ribuan proses mikroskopis secara simultan. Penyakit akan timbul ketika tubuh "lupa" cara mengatur dirinya sendiri. Proses penyembuhan terjadi ketika tubuh "mengingat" kembali cara untuk mengatur dirinya. Sedangkan untuk bisa "mengingat" diperlukan adanya kesadaran terhadap diri sendiri.

Oleh karena itu, dengan Anda mengenal diri sendiri serta menyadarinya. Anda akan tersembuhkan, dan kembali pada keutuhan diri Anda!

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Popular posts from this blog

Desermen, Petunjuk Langsung Dari-Nya

Pada saat seorang praktisi penyembuhan sedang mengakses Energi Illahi atau Divine Healing untuk melaksanakan tugasnya, seringkali mendapatkan desermen atau petunjuk atau bimbingan langsung dari Tuhan, berupa gagasan, penglihatan, kata-kata, dorongan dan bimbingan. Baca: Saat Disembuhkan, Tubuh Akan Bergetar dan Menyelaraskan Kepatuhan kita melaksanakan desermen akan menjadikan kita semakin mengenali cara karunia kharismatik ini akan dinyatakan melalui kita. Dan seringkali pemahaman yang kita cari ini baru datang setelah kita memperlihatkan iman dan keyakinan kita kepadaNya. “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah DIA dalam segala lakumu, maka DIA akan meluruskan jalanmu”. (Ams 3 : 5-6)

Membersihkan dan Mengaktifkan Chakra

Tubuh manusia terdiri dari tubuh Fisik, tubuh Eteris, tubuh Astral, dan Roh. Tubuh Eteris disebut juga dengan Tubuh Bioplasmik, atau istilah populernya adalah Aura. Tubuh eteris yang merupakan sistem energi tubuh manusia ini dilengkapi dengan perangkat sirkulasi energi, yaitu meridian dan chakra-chakra yang bertugas menyirkulasikan energi vital keseluruh bagian tubuh manusia. Ada sekitar 320 chakra yang tersebar di seluruh tubuh, namun yang terpenting adalah 7 chakra utama ya ng mempengaruhi kondisi fisik, psikis, dan spiritual manusia. Bila ketujuh chakra utama ini bersih dan optimal kerjanya, maka kondisi kesehatan fisik, psikis, dan spiritual kita akan dalam keadaan prima (sehat).

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

BLOG ENTRY

Show more