Skip to main content

Seroja Bali | Lokakarya Visualisasi Kreatif


Seroja Bali | Banyak orang yang sebenarnya telah menggunakan kekuatan imajinasi dalam kehidupan. Hanya saja mereka melakukannya dalam kondisi yang relatif tidak sadar. Mereka memancarkan pikiran negatif tentang kehidupan dan menciptakan imajinasi tentang kesulitan, seperti kekurangan, keterbatasan, hubungan yang tidak selaras dengan orang-orang disekitar dan ketakutan yang membuat mereka semakin depresi. Terlebih ketika pikiran negatif tersebut ternyata mewujud, banyak orang yang menjadi stress karena semakin terpuruk dan frustrasi. 

Visualisasi Kreatif yang tepat memberikan kita kesempatan untuk mengenali potensi yang ada dalam diri dan pikiran kita, serta menyelaraskannya dengan energi alam semesta yang berlimpah ruah. Sehingga pada hakekatnya setiap orang dapat hidup senang, bahagia dan makmur karena prinsip dasar energi alam semesta ini adalah kelimpahan.

Jadi mulai dari sekarang kita harus mau berhenti memusatkan pikiran pada masalah seperti keterbatasan, penyakit, hubungan yang tidak menyenangkan, kemiskinan, dll. Lalu mulailah dengan kebiasaan baru yaitu berpikir dengan kesadaran dan menambahkan energi serta daya kreatif untuk situasi atau kondisi yang sesungguhnya Anda inginkan lalu perkuat dengan afirmasi bahwa yang Anda inginkan segera terwujud dan menjadi milik Anda.

Jika Anda menginginkan uang, mulailah berpikir tentang kesenangan dan kemakmuran. Uang juga merupakan bentuk energi, sehingga dapat kita tarik. Syaratnya, kita harus yakin dan bertekad kuat serta menyelaraskan pikiran kita sehingga uang mau bersahabat dengan kita dan dapat kita gunakan untuk meningkatkan kesejahteraan diri kita sendiri, keluarga, kelompok, bahkan masyarakat.


Syarat lainnya sederhana, tapi mutlak, adalah kebersediaan Anda untuk memberi yang diiringi dengan kesadaran. Anda harus berani memberi dan membuang jauh-jauh pikiran akan kekurangan. Mengapa? Karena dengan memberi sesungguhnya Anda sedang memperluas wadah Anda sendiri dan memberi ruang untuk energi baru yang masuk dengan prinsip kelimpahan. Pemberian yang dilakukan dengan tulus ikhlas membuka pintu kemakmuran karena Anda telah menyenangkan orang yang Anda beri. Ucapan terima kasih dan do'a mereka adalah energi yang menambah besar wadah Anda. 

Besar kecilnya pemberian bukan soal. Ketulusan dan keikhlasan Anda dalam memberi dan dilakukan pada saat yang tepatlah yang menentukan. Anda harus rileks, bersabar dan membiarkan energi alam semesta bekerja dalam jangka waktu tertentu untuk mengembalikan apa yang telah Anda berikan atau keluarkan

Love~light~joy
Sonny Sumarsono SWiryadi
Bale Mansion, Kuta, Bali

Popular posts from this blog

Desermen, Petunjuk Langsung Dari-Nya

Pada saat seorang praktisi penyembuhan sedang mengakses Energi Illahi atau Divine Healing untuk melaksanakan tugasnya, seringkali mendapatkan desermen atau petunjuk atau bimbingan langsung dari Tuhan, berupa gagasan, penglihatan, kata-kata, dorongan dan bimbingan. Baca: Saat Disembuhkan, Tubuh Akan Bergetar dan Menyelaraskan Kepatuhan kita melaksanakan desermen akan menjadikan kita semakin mengenali cara karunia kharismatik ini akan dinyatakan melalui kita. Dan seringkali pemahaman yang kita cari ini baru datang setelah kita memperlihatkan iman dan keyakinan kita kepadaNya. “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah DIA dalam segala lakumu, maka DIA akan meluruskan jalanmu”. (Ams 3 : 5-6)

Membersihkan dan Mengaktifkan Chakra

Tubuh manusia terdiri dari tubuh Fisik, tubuh Eteris, tubuh Astral, dan Roh. Tubuh Eteris disebut juga dengan Tubuh Bioplasmik, atau istilah populernya adalah Aura. Tubuh eteris yang merupakan sistem energi tubuh manusia ini dilengkapi dengan perangkat sirkulasi energi, yaitu meridian dan chakra-chakra yang bertugas menyirkulasikan energi vital keseluruh bagian tubuh manusia. Ada sekitar 320 chakra yang tersebar di seluruh tubuh, namun yang terpenting adalah 7 chakra utama ya ng mempengaruhi kondisi fisik, psikis, dan spiritual manusia. Bila ketujuh chakra utama ini bersih dan optimal kerjanya, maka kondisi kesehatan fisik, psikis, dan spiritual kita akan dalam keadaan prima (sehat).

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

BLOG ENTRY

Show more