Skip to main content

Seroja Bali | Lokakarya Divine Healing 2016


Kabar gembira di awal tahun ini, salah satu Pelopor Penyembuhan Alternatif kenamaan Indonesia, yakni, Bapak Sonny Sumarsono Wuryadi, LRM akan memberikan Lokakarya Divine Healing di Bali. Bapak Sonny yang juga merupakan seorang Master Reiki ini sudah beberapa kali memberikan Lokakarya di Bali.

Beliau juga salah seorang pelopor Holistic Healing di Indonesia. Beliau telah belajar berbagai teknik Penyembuhan ala Timur ini di Barat, tepatnya di USA, ketika beliau bertugas sebagai Dokter Medis. Sekarang beliau sepenuhnya memberikan Lokakarya dan Penyembuhan secara Holistik. Berikut adalah jadwal dan sedikit uraian tentang Divine Healing oleh beliau.


Lokakarya Divine Healing | 16 Januari 2016
Tempat: Town House Bale Mansion No. B1, Jl. Sunset Road, Kuta, Bali 
Sebelah utara Carefour Sunset Road.
Investasi: Rp 1 juta , termasuk sertifikat, snack dan makan siang.
Info dan Pendaftaran: Dwi Hartanti 0813-3873-4004

Sekilas Tentang Divine Healing
Sonny Sumarsono Wuryadi, LRM (*)

Menurut pendapat saya, penyembuhan yang paling sempurna adalah penyembuhan Illahi (Divine Healing). Karena penyembuhan ini hanya mengandalkan pada kuasa dan kasih Illahi semata. Dan bagi Tuhan tidak ada sesuatu yang mustahil. Seseorang yang menderita sakit seberat apapun, bila memang Tuhan menghendaki sembuh, maka sembuhlah dia!

Energi Illahi yang mempunyai frequensi paling tinggi ini, bila mengalir ke tubuh seorang penderita sakit, maka akan terjadi entreinment atau penyelarasan pada tubuh penderita tersebut. Getaran energi tubuhnya akan meningkat dan dapat menyelaraskan kembali keseimbangan energi dalam tubuh. Dengan demikian secara bertahap kesembuhan tubuh fisiknya akan dipulihkan.

Energi Illahi ini sangat "cerdas", sehingga otomatis dia akan mencari dan menuju ke akar atau penyebab utama penyakitnya. Jadi tidak perlu diarah-arahkan! Bahkan diagnosa penyakitpun tidak diperlukan! Sehingga sangatlah mudah bagi setiap orang yang ingin menjadi praktisi penyembuhan Illahi. Mereka tidak perlu mempelajari tehnik penyembuhan yang rumit. Yang terpenting mereka harus menyadari bahwa dia hanyalah sebagai saluran (channel) belaka. Dia hanya sebagai alat, sedangkan penyembuh yang sejati adalah Tuhan Yang Maha Kasih.

Oleh karena itu praktisi penyembuhan Illahi harus bisa menghilangkan "ego" dan pamrih-pamrihnya. Memiliki keluhuran dalam niat dan dalam pelayanannya. Hal ini sangat berpengaruh pada efektivitas energi Illahi yang disalurkannya. Agar seorang praktisi penyembuhan Illahi tetap mempunyai dedikasi yang baik, maka dia juga harus tetap terhubung dengan Tuhan, Sang Sumber Segalanya.

Sonny Sumarsono Wuryadi, LRM
Counsellor & Holistic Therapist
Seroja 23 Clinic | Inner Study & Holistic Therapy
Jl. Seroja 23 Rempoa Raya, Bintaro, Tangerang 15412 INDONESIA
Group: Seroja Bintaro & Jakarta | Seroja Bandung | Seroja Bogor | Seroja Yogya

Disamping Lokakarya Divine Healing, Bapak Sonny juga akan memberikan sederetan Lokakarya
yang tak kalah menariknya, sebagai berikut:

Lokakarya Visualisasi Kreatif | 17 Januari 2016
Town House Bale Mansion No. B1, Jl. Sunset Road- Kuta, Bali.
Sebelah utara Carefour Sunset Road.
Investasi: Rp 1,5 juta , termasuk sertifikat, snack dan makan siang.
INFO & PENDAFTARAN :Dwi Hartanti 0813 3873 4004

Lokakarta Spiritual Self Defense | 23 Januari 2016
Town House Bale Mansion No. B1, Jl. Sunset Road- Kuta, Bali.
Sebelah utara Carefour Sunset Road.
Investasi : Rp 1 juta , termasuk sertifikat, snack dan makan siang.
INFO & PENDAFTARAN: Dwi Hartanti 0813 3873 4004

Lokakarya Channeling & Mediumship | 24 Januari 2016
Town House Bale Mansion No. B1, Jl. Sunset Road- Kuta, Bali.
Sebelah utara Carefour Sunset Road.
Investasi : Rp 1 juta, termasuk sertifikat, snack dan makan siang.
INFO & PENDAFTARAN: Dwi Hartanti 0813 3873 4004

Buruan Daftar, tempat Terbatas!!!!

Sumber: Lokakarya Divine Healing 2016 di Bali
Phot courtesy of movementandspirit.com | youtube.com

Popular posts from this blog

Reiki untuk Orang Lain dan Diri Sendiri

Sehat dengan reiki kembali melanjutkan uraian seputar reiki, di mana suatu penyakit timbul karena adanya penyumbatan aliran energi di dalam tubuh metafisik seseorang. Nah agar penyakit itu hilang, sumbatan energi dalam tubuh orang itu harus dibuang dengan cara dialiri energi Ilahi (Reiki). Itu sebabnya reiki tidak cuma dipakai oleh praktisinya, tetapi juga dapat dipakai untuk orang lain yang memang tidak menjadi praktisi reiki. Bagi orang yang tidak belajar dan mengamalkan reiki dia tidak tahu bagaimana cara memasukkan reiki ke tubuhnya manakala dia sakit. Tapi bagi praktisi reiki pada saat ada gejala sakit secara reflek dia dapat menguasai keadaan dan dapat mengakses reiki untuk dirinya. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa praktisi reiki adalah orang yang dapat mengakses dan mengalirkan reiki untuk diri sendiri dan orang lain, sedangkan non praktisi reiki adalah orang yang hanya menerima apa adanya reiki ke dalam tubuhnya melalui bantuan praktisi reiki.

Seroja Bali | Past Life Regression Therapy

Seroja Bali | Segala pengalaman hidup itu akan terekam dalam mental body seseorang. Oleh karena itu, pada saat di terapi Past Life Regression (PLR) segala pengalaman tadi bisa dipanggil atau dibaca kembali. Itulah sebenarnya asyiknya PLR! Sahabat Seroja Bali sudah bisa melakukan PLR. Selamat! Orang hidup selalu punya masalah, so pasti. Namun, kalau berbagai upaya memecahkannya sudah dilakoni, tapi hasilnya selalu mentok, siapa tahu ada sesuatu di masa lalu yang mengakibatkan kesengsaraan d i masa kini. Salah satu jalan keluarnya, tengoklah “ke masa silam” melalui terapi past life regression (PLR).  

Past Life Regression: Melihat Masa Silam

Masa silam pada judul di atas saya tulis dalam tanda petik. Memang ada makna lain dari sekadar “masa yang sudah lewat”. Masa silam dalam Past Life Regression therapy bukan hanya terbatas pada masa silam saat kita masih remaja atau kanak-kanak, tapi jauh lebih silam dari itu, yaitu masa dimana kita belum dilahirkan. PLR adalah teknik bagi seorang psikolog atau praktisi past life untuk menuntun seseorang pada kehidupan sekarang kembali surut ke belakang, ke kehidupan jauh di masa sebelum ia dilahirkan. Tujuannya adalah membantu orang itu mengatasi masalah, trauma, penyakit psikosomatis dsb. Tema ini saya angkat di program Minggu pagi saya beberapa minggu lalu. Kamis siang kemarin, saya bersama dua orang rekan kerja sowan ke Klinik Seroja 23 di Rempoa Bintaro yang nun jauh di sana, tempat praktik salah satu narsum yang saya wawancara waktu itu, Bpk Sumarsono Wuryadi .

BLOG ENTRY

Show more