Skip to main content

Bila Masalah Semakin Kompleks, Lantas Bagaimana?


Bila kita mendengar keluhan banyak orang sekarang ini, pada umumnya mereka mengeluhkan semakin kompleksnya permasalahan yang harus mereka hadapi. Saya kira hal ini dikarenakan semakin meningkatnya kebutuhan serta tingkat pemenuhannya yang semakin beraneka ragam.

Katakanlah seseorang bisa membatasi diri untuk mengendalikan kebutuhannya, namun terkadang sulit mengelak bila hal ini sudah menjadi tuntutan kelaziman di lingkungannya. Sehingga ketidak berdayaan mereka inilah yang sering menjadikan seseorang menjadi bingung, frustasi, putus asa dan merasa menderita

Dampak yang terlebih lagi dari ketidak mampuan menghadapi masalah ini adalah munculnya pemikiran negatif dan tindakan tidak terpuji, seperti penipuan, tindak kriminal, korupsi dan sebagainya.

Sebenarnya bilamana manusia tidak membiarkan dirinya tergoda oleh pikiran negatifnya, dan mau mengikuti kemuliaan batinnya, secara naluriah kita akan dibimbing untuk menyadari dan memberdayakan dirinya mengatasi masalah serta mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera dan lebih bermakna.

Dalam diri setiap manusia itu ada unsur roh yang merupakan inti spiritual dan inti terdalam kemanusiaannya. Roh inilah yang akan mengarahkan manusia kepada kebaikan, keluhuran, serta kemauan untuk memperbaiki diri menuju kemampuan dan kesempurnaan dirinya, termasuk mengatasi permasalahan dalam hidupnya.

Sehingga hidup ini akan dipandang sebagai suatu pengharapan, kepercayaan dan kepastian, bukanlah keputus asaan, ancaman, ataupun ketakutan!

Oleh karena itu, sering-seringlah berdialog dengan Roh Anda... ya diri sejati Anda yang sebenar-benarnya!

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Photo‬ courtesy of ezcouple.com

Popular posts from this blog

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

Cara Susie Mewujudkan Keinginannya

Ada satu cara yang unik dalam mewujudkan keinginan, seperti yang dituturkan oleh Susie, seoarng gadis kecil tetangga saya, saat bertemu dengan saya tadi pagi. "Bagi saya, tulisan sayalah yang selama ini mendatangkan keberhasilan dalam hidup saya." tuturnya, membuka perbincangannya dengan saya. Lalu dia melanjutkan ceritanya, bahwa setiap kali ia menginginkan sesuatu, dia selalu menuliskannya dengan tangan pada buku khusus. Dia menyatakan keinginannya dengan menggunakan kalimat yang sepositif mungk in, seakan-akan dia telah memilikinya, dan benar-benar tidak lagi berusaha mengontrol maupun meragukannya.

Pentingnya Ketajaman Intuisi Bagi Pengusaha

Kita terbiasa mengandalkan pikiran, hasil analisa otak kita, padahal yang benar seharusnya kita lebih mempercayai suara hati nurani kita yang merupakan hasil penangkapan intuisi kita. Inilah manfaat ketajaman intuisi bagi pengusaha! Para Pengusaha dengan menggunakan intuisinya dapat menilai karyawannya dalam hal produktivitas, loyalitas, dan kejujurannya Di bidang keamanan lingkungan, dia bisa mengenali adanya kerawanan dan konflik  Dia dapat mengenali karakter dan keistimewaan orang lain dalam kaitan menjalin hubungan relasi, dan partner kerja sama Intuisi dapat membantu memahami terjadinya perubahan situasi dan mengantisipasinya, sehingga dapat menemukan strategi nyang lebih baik untuk mengefektifkan tindakan, pola kerja, dan ketenangan hidup

BLOG ENTRY

Show more