Skip to main content

Lepaskan Beban dan Bicaralah PadaNya


Janganlah merasa sepi, meski Anda dalam kesunyian. Justru dalam kesunyian itulah Anda berada dalam ketidak terbatasan. Dalam kesunyian, Anda akan dapat menampilkan diri a=Anda yang sejati. Diri Anda yang tidak bisa dibatasi oleh dimensi ruang maupun waktu. Kita menjadi tidak terbatas lagi! Kita tidak lagi terbebani oleh beratnya raga ini. Kapan saja kita bisa melesat kemana saja. Sadarilah karunia Illahi ini!

Bila Allah berkenan dan Anda memohon kepadaNya pasti Allah akan menjawab segala macam pertanyaan Anda dan memberikan petunjuk dan bimbingan yang sekiranya Anda perlukan saat ini. Percayalah!

Saat Anda merasakan beratnya beban-beban kehidupan, lepaskanlah satu persatu beban-beban itu! Sadarilah bahwa beban-beban itu hanyalah hasil buah pikiran Anda sendiri. Berbicaralah dengan orang-orang yang masih punya hati! Berbicaralah pada bulan, dan alam semesta! Berbicaralah dengan Allah yang selalu siap mendampingi Anda! Janganlah bersedih dan berputus asa! Tuhan sertamu....

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Kompilasi Catatan 5 Menit
Photo courtesy of juicemigourmet.com

Popular posts from this blog

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

Kesadaran | Hidup adalah Proses Belajar Tanpa Batas

Kejadian apapun yang kita alami, kalau kita mau mengkaji... pasti bertujuan memberikan pelajaran berharga bagi perkembangan kesadaran kita. Karena itu, biasakanlah mengkaji segala kejadian dan pengalaman yang kita hadapi setiap hari, agar kita semakin cerdas dan berkesadaran. Apapun kejadian yang menimpa diri kita, pasti baik hikmahnya bagi diri kita maupun orang-orang yang terkait. Karena semuanya itu sudah ada dalam perencanaan Tuhan yang harus terjadi di dunia ini. Satu sama lain saling terkait, saling terhubungkan, agar terlaksana dengan baik segala rencana Tuhan bagi pengaturan manusia dan alam semesta ini. Terimalah semuanya ini dengan penuh rasa syukur dan penuh keyakinan!

Pikiran Menciptakan Realita

Ribuan tahun yang lalu, Aristoteles mengajarkan bahwa imajinasi merupakan bagian penting dari pemikiran, dan kita tidak bisa berpikir tanpa gambar atau imajinasi. Ia yakin motivasi muncul ketika seseorang membayangkan dan merasakan sesuatu citra dalam pikirannya. Pikiran menciptakan realitas! Dengan mengubah pemikiran dan berfokus pada apa yang Anda inginkan, Anda memiliki kekuatan untuk menciptakan kehidupan yang Anda impikan. Dengan menggunakan imajinasi, Anda dapat menci ptakan citra yang jelas tentang apapun yang Anda inginkan.