Skip to main content

Lepaskan Beban dan Bicaralah PadaNya


Janganlah merasa sepi, meski Anda dalam kesunyian. Justru dalam kesunyian itulah Anda berada dalam ketidak terbatasan. Dalam kesunyian, Anda akan dapat menampilkan diri a=Anda yang sejati. Diri Anda yang tidak bisa dibatasi oleh dimensi ruang maupun waktu. Kita menjadi tidak terbatas lagi! Kita tidak lagi terbebani oleh beratnya raga ini. Kapan saja kita bisa melesat kemana saja. Sadarilah karunia Illahi ini!

Bila Allah berkenan dan Anda memohon kepadaNya pasti Allah akan menjawab segala macam pertanyaan Anda dan memberikan petunjuk dan bimbingan yang sekiranya Anda perlukan saat ini. Percayalah!

Saat Anda merasakan beratnya beban-beban kehidupan, lepaskanlah satu persatu beban-beban itu! Sadarilah bahwa beban-beban itu hanyalah hasil buah pikiran Anda sendiri. Berbicaralah dengan orang-orang yang masih punya hati! Berbicaralah pada bulan, dan alam semesta! Berbicaralah dengan Allah yang selalu siap mendampingi Anda! Janganlah bersedih dan berputus asa! Tuhan sertamu....

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Kompilasi Catatan 5 Menit
Photo courtesy of juicemigourmet.com

Popular posts from this blog

Renungan | Menuju Ridho-Nya Saling Menyelamatkan dalam Cerita Renungan dan Kewirausahaan

PEMIMPIN DAN HASTABRATA Bapak saya dulu boleh dikata adalah seorang pemimpin, meskipun cuma di daerah dan tidak pula terkenal namanya. Namun sebagai seorang pemimpin, beliau selalu menasehatkan kepada kami, anak-anaknya, bahwa seorang pemimpin itu harus bisa menjalankan sesanggeman atau yang dalam filosofi Jawa disebut " hastabrata ". Artinya seorang pemimpin harus berwatak 8, yaitu berwatak layaknya bumi, api, air, angin, matahari, bulan (chandra), bintang (kartika) dan langit (angkasa). Lantas beliau menguraikan satu persatu. 1. Berwatak seperti bumi Artinya: Bumi adalah tempat berpijak dan tempat untuk tumbuhnya berbagai tumbuhan yang berbuah dan berguna bagi umat manusia. Jadi seorang pemimpin juga harus menjadi tumpuan bertumbuh dan berkembangnya semua orang. 2. Berwatak layaknya agni (api)  Artinya: Api sanggup membakar apa saja yang menjadi musuh. Api juga bisa mematangkan apa saja yang diperlukan. Tentu saja yang dimaksudkan beliau adalah ...

Desermen, Petunjuk Langsung Dari-Nya

Pada saat seorang praktisi penyembuhan sedang mengakses Energi Illahi atau Divine Healing untuk melaksanakan tugasnya, seringkali mendapatkan desermen atau petunjuk atau bimbingan langsung dari Tuhan, berupa gagasan, penglihatan, kata-kata, dorongan dan bimbingan. Baca: Saat Disembuhkan, Tubuh Akan Bergetar dan Menyelaraskan Kepatuhan kita melaksanakan desermen akan menjadikan kita semakin mengenali cara karunia kharismatik ini akan dinyatakan melalui kita. Dan seringkali pemahaman yang kita cari ini baru datang setelah kita memperlihatkan iman dan keyakinan kita kepadaNya. “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah DIA dalam segala lakumu, maka DIA akan meluruskan jalanmu”. (Ams 3 : 5-6)

Seroja Bali | Energi Illahi

Seroja Bali | Terhadap semua benda termasuk tubuh manusia dapat kita berdayakan dengan memberikan Energi Illahi kepadanya, agar memiliki kekuatan dan kemampuan sesuai dengan yang kita harapkan. Teknik penyembuhan dengan Energi Illahi atau Divine Healing ini merupakan teknik penyembuhan yang hanya mengandalkan pada kuasa dan kasih Illahi semata. Dan bagi Tuhan tidak ada sesuatu yang mustahil. Seseorang yang menderita sakit seberat apapun, bila memang Tuhan menghendaki sembuh, maka sembuhlah dia !   Energi Illahi yang mempunyai frequensi paling tinggi ini, bila mengalir ke tubuh seorang penderita sakit, maka akan terjadi entrainment atau penyelarasan pada tubuh penderita tersebut. Getaran energi tubuhnya akan meningkat dan dapat menyelaraskan kembali keseimbangan energi dalam tubuh. Dengan demikian secara bertahap kesembuhan tubuh fisiknya akan dipulihkan.