Skip to main content

Aura Tanaman

 
Bougenville bagi masyarakat Jawa sering disebut dengan nama Satria Wirang, artinya Satria yang mendapatkan malu. Karena mereka percaya bila bunga yang indah ini ditanam di depan rumah, bisa membangkitkan suasana emosional, yang tentu akan memalukan bagi penghuni rumah maupun para tamunya. Hal ini disebabkan karena secara isoteris, Bougenville itu dari seluruh bagian tubuhnya memancarkan getaran energi negatif yang berwarna merah tua. Getaran energi aura tanaman inilah yang mempengaruhi kehidupan manusia di sekitarnya.
 
Setiap tanaman tergantung pada jenis dan ragamnya mempunyai pancaran energi yang positif maupun yang negatif. Tanaman yang berenergi negatif akan menimbulkan ketidak selarasan pada lingkungan. Tanaman yang bergetaran positif akan memberikan suasana kegembiraan, kebahagiaan, kedamaian terhadap lingkungan di sekitarnya.
 
Setiap tanaman memancarkan aura, atau energi yang beraneka warna yang berbeda pada setiap tanaman, yang dapat dilihat secara waskita atau dibuktikan dengan foto aura Kirlian.
 
Pada tanaman yang bergetaran positif, warna aura yang dipancarkan pada umumnya berwarna : putih, biru muda, lembayung muda, hijau tosca, atau merah muda. Sedangkan tanaman yang bergetaran negatif, aura yang dipancarkannya berwarna : merah tua, abu-abu, coklat, hitam, dan oranye tua.
 
Di tempat-tempat suci sering kita jumpai tanaman pinus, melati, palem, bunga teratai, tanaman-tanaman ini memiliki getaran positif yang dapat mengaktifkan chakra-chakra atas, dan mempengaruhi emosi halus serta spiritualitas kita, sehingga menimbulkan perasaan tenang, damai, sabar, dan penuh cinta kasih.
 
Tanaman bergetaran negatif, seperti Bougenville, cactus, sansivera trifagiata, akan mempengaruhi emosi kasar kita, sehingga menimbulkan suasana : marah, egoistis, ketakutan, permusuhan, kebencian, tamak dsb.
 
DAFTAR TANAMAN YANG BERGETARAN POSITIF & NEGATIF
 
Yang bergetaran positif:
Oleander (Nerium Indicum) - Aura Hijau muda, Kebiru-biruan
Jasmine (Jasmine Sambac) - Lembayung muda
Rose (Rose Canina) - Hijau muda, Merah muda
Gardenia Agusta - Merah muda, Kuning emas
Miana (Coleus Hybridus) - Kuning, Hijau.
 
Yang bergetaran negatif:
Bougenville - Merah tua
Cactus - Abu-abu tua
Sansivera Trifagiata - Hitam keabu-abuan
Papaya - Hitam
Sirih Gading (Scindapsus spp) - Hitam keabu-abuan.

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Popular posts from this blog

Desermen, Petunjuk Langsung Dari-Nya

Pada saat seorang praktisi penyembuhan sedang mengakses Energi Illahi atau Divine Healing untuk melaksanakan tugasnya, seringkali mendapatkan desermen atau petunjuk atau bimbingan langsung dari Tuhan, berupa gagasan, penglihatan, kata-kata, dorongan dan bimbingan. Baca: Saat Disembuhkan, Tubuh Akan Bergetar dan Menyelaraskan Kepatuhan kita melaksanakan desermen akan menjadikan kita semakin mengenali cara karunia kharismatik ini akan dinyatakan melalui kita. Dan seringkali pemahaman yang kita cari ini baru datang setelah kita memperlihatkan iman dan keyakinan kita kepadaNya. “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah DIA dalam segala lakumu, maka DIA akan meluruskan jalanmu”. (Ams 3 : 5-6)

Aktivasi Intuisi dan Aplikasinya

INDRA KEENAM sering diidentikkan dengan kemampuan untuk melihat makhluk halus, padahal sebenarnya fungsi dari indera keenam sendiri jauh melebihi hanya sekedar melihat makhluk halus. Karena kemampuan melihat makhluk halus hanya merupakan bagian dari kemampuan indera keenam itu sendiri. Seperti intuisi, namun jauh lebih tajam. Apabila intuisi merupakan suatu hasil pengalaman, indera keenam tidak mengenal adanya pengalaman.   Pada hakekatnya anda dapat mendayagunakan kemampuan indera keenam jika anda mengetahui caranya. Karena sekarang ini banyak metode yang di kembangkan agar seseorang dapat menguasai indera keenam. Indera keenam dapat muncul atau bangkit bila seseorang senantiasa mampu mengolah pikiran, jiwa, raga, rasa dan karsa. Dengan cara-cara tersebut, akan terjadi suatu “loncatan fungsi indera”, yaitu dari panca indera ke indera keenam. Loncatan indra ini bisa kita ibaratkan seperti orang tidur, karena tak seorangpun yang dengan kesadaran penuh, bahwa di...

Arwah di Sekitar Kita

  Banyak manusia yang sudah meninggal, namun arwahnya masih terjebak di alam antara, masih berada di sekitar kita. Biasanya mereka tidak sadar kalau sebenarnya mereka itu sudah mati. Kemungkinan matinya tidak wajar, mungkin terbunuh, bunuh diri, atau mungkin mereka belum ikhlas meninggalkan dunia ini. Oleh karenanya, awalnya mereka merasa masih hidup dan ingin berada di sekitar manusia. Namun lama kelamaan mereka merasa keberadaannya tidak dipedulikan lagi oleh sesama manusia. Maklum saja.... manusia tidak bisa melihat sosok dirinya, karena mereka sudah tidak memiliki raga lagi. Akhirnya hal ini akan menyadarkan mereka bahwa sejatinya mereka sudah mati.   Mulailah mereka memancing perhatian manusia yang masih hidup disekitarnya dengan berbagai cara, misalnya membuat suara gaduh atau melakukan penampakan dirinya. Tujuan sebenarnya adalah untuk menarik perhatian agar keberadaannya diketahui dan mereka bisa dibantu untuk didoakan. Namun sayangnya cara mereka mencari p...