Skip to main content

Jangan Menyimpan Penyesalan


Bila kita mencintai seseorang, selalu ada resiko bahwa kita akan ditolak. Bila kita mengikuti mimpi-mimpi kita, selalu ada kemungkinan kita gagal menggapai mimpi tersebut. Berarti kita tidak pernah bisa menjamin keberhasilan dalam hidup kita! Namun dengan memilih untuk berani mengambil resiko, bisa memberikan implikasi yang sangat luas dalam perjalanan hidup seseorang.

Jadi, jika kita ingin menemukan kebahagiaan, dan menggapai suatu tujuan atau cita-cita, kita harus berani mengambil resiko, berani melangkah menuju apa yang kita inginkan, bukannya lari dari apa yang kita takutkan.

Kita harus mampu pula untuk mengatasi kekecewaan yang tidak terhindarkan, bila mana kita mengalami kegagalan dalam mencapainya. Janganlah kita menyimpan penyesalan! Itu adalah sesuatu yang wajar dalam kehidupan ini.

Berubahlah!
Saat kau merasakan sentuhan cinta kasih dari banyak orang terhadap dirimu
Saat kau melihat wujud nyata bentuk-bentuk kasih orang terhadap dirimu
Saat orang bisa merasakan getar-getar cinta kasihmu kepadanya
Saat orang bisa memaknai kehadiran dirimu di dalam hatinya
Saat orang merindukanmu sewaktu kau tidak hadir di bumi ini
Love~light~joy

Popular posts from this blog

Aktivasi Intuisi dan Aplikasinya

INDRA KEENAM sering diidentikkan dengan kemampuan untuk melihat makhluk halus, padahal sebenarnya fungsi dari indera keenam sendiri jauh melebihi hanya sekedar melihat makhluk halus. Karena kemampuan melihat makhluk halus hanya merupakan bagian dari kemampuan indera keenam itu sendiri. Seperti intuisi, namun jauh lebih tajam. Apabila intuisi merupakan suatu hasil pengalaman, indera keenam tidak mengenal adanya pengalaman.   Pada hakekatnya anda dapat mendayagunakan kemampuan indera keenam jika anda mengetahui caranya. Karena sekarang ini banyak metode yang di kembangkan agar seseorang dapat menguasai indera keenam. Indera keenam dapat muncul atau bangkit bila seseorang senantiasa mampu mengolah pikiran, jiwa, raga, rasa dan karsa. Dengan cara-cara tersebut, akan terjadi suatu “loncatan fungsi indera”, yaitu dari panca indera ke indera keenam. Loncatan indra ini bisa kita ibaratkan seperti orang tidur, karena tak seorangpun yang dengan kesadaran penuh, bahwa di...

Getaran Jiwa Manusia

Setiap jiwa manusia bergetar dengan frekwensinya masing-masing. Frekwensi jiwa tergantung dari sifat dan kesadaran manusianya. Apakah dia seorang manusia yang mementingkan dirinya sendiri? Ataukah dia seorang yang penuh kasih dan suka berbagi?  Baca: Renungan | Percayalah! Bila dia seorang yang dalam hidupnya penuh kasih, sederhana dan mulia, maka dia akan hidup dalam frekwensi yang baik.  Bila tiba saatnya dia meninggal, maka jiwa yang hidup dengan penuh kasih ini akan langsung menuju alam astral yang memiliki getaran yang sama, yaitu alam astral yang penuh kasih pula. Namun bagi jiwa-jiwa yang dalam hidupnya hanya mementingkan diri sendiri, maka pada saat kematian mereka akan menuju alam astral yang sesuai dengan tingkat kesadarannya.

Bahasa Tuhan

“Guruku Bahasa Inggris itu pasti musuhan sama Guru Bahasa Jawa,” kata Izza suatu malam. “Kok bisa?” “Lha kata Guru Bahasa Inggris, bahasa Inggris itu penting karena itu bahasa internasional. Padahal kata Guru Bahasa Jawa, bahasa Inggris itu enggak penting. Lebih penting bahasa Jawa karena itu sama saja memelihara tradisi dan budaya. Itu kalo di ruang guru bertengkar kali ya?” Saya terkekeh. Apa yang dia bayangkan itu masuk akal juga. Ketika dia diarahkan bahwa satu lebih penting dari yang lain, dia berpikir itu pula yang terjadi dalam percakapan antar guru. Padahal bisa jadi itu hanya salah satu cara guru untuk memotivasi siswa agar mereka maumendalami ilmu yang mereka ajarkan. Saya juga guru bahasa Inggris, tapi saya tidak pernah mengatakan bahwa pelajaran saya lebih penting dari pelajaran lain. Bahkan saya sendiri suka mendalami bahasa Indonesia dan bahasa Jawa.