Skip to main content

Semuanya Terserah Anda


Tuhan tidak akan mengubah nasib seseorang hingga diri manusia sendiri yang memutuskan mengambil langkah untuk berubah! Jadi sekarang, tanyakanlah pada diri Anda sendiri, apakah Anda benar-benar mau berubah dan mau melakukan perubahan? Bukan demi kekasih Anda, bukan untuk mencari pengakuan orang lain, tetapi perubahan tersebut benar-benar demi kebaikan diri Anda sendiri!

Bila Anda belum bisa menjawab, atau masih ragu melakukan perubahan.... sesungguhnya Anda telah terjebak dan terlalu asyik ketagihan dengan masalah Anda. Karena kalau Anda berkemauan untuk berubah, pasti Anda akan berusaha sekeras mungkin mencari jalan untuk keluar dari masalah Anda.

Sama halnya dengan orang kecanduan narkoba, sebenarnya dia tidak mau untuk berhenti menggunakannya, karena dia menikmati dan asyik dengan kondisinya, meskipun secara sadar dia sangat paham dengan akibat fatalnya.

Nah, maukah Anda mempertahankan nasib seperti sekarang ini? Atau Anda memutuskan untuk bangkit merubah nasib Anda?

Banyak jalan agar kita bisa merubah nasib. Lokakarya Visualisasi Kreatif yang saya berikan, juga bertujuan agar kita bisa merubah nasib menjadi lebih baik dan membahagiakan.

Tidak ada seorang pun yang bisa memaksa Anda, kekasih Anda sekalipun! Semuanya adalah pilihan Anda, kebebasan Anda, Tuhanpun memberikan free will kepada manusia. 

Semuanya, terserah Anda!

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi
Silahkan di share.

Popular posts from this blog

Desermen, Petunjuk Langsung Dari-Nya

Pada saat seorang praktisi penyembuhan sedang mengakses Energi Illahi atau Divine Healing untuk melaksanakan tugasnya, seringkali mendapatkan desermen atau petunjuk atau bimbingan langsung dari Tuhan, berupa gagasan, penglihatan, kata-kata, dorongan dan bimbingan. Baca: Saat Disembuhkan, Tubuh Akan Bergetar dan Menyelaraskan Kepatuhan kita melaksanakan desermen akan menjadikan kita semakin mengenali cara karunia kharismatik ini akan dinyatakan melalui kita. Dan seringkali pemahaman yang kita cari ini baru datang setelah kita memperlihatkan iman dan keyakinan kita kepadaNya. “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah DIA dalam segala lakumu, maka DIA akan meluruskan jalanmu”. (Ams 3 : 5-6)

Pentingnya Ketajaman Intuisi Bagi Pengusaha

Kita terbiasa mengandalkan pikiran, hasil analisa otak kita, padahal yang benar seharusnya kita lebih mempercayai suara hati nurani kita yang merupakan hasil penangkapan intuisi kita. Inilah manfaat ketajaman intuisi bagi pengusaha! Para Pengusaha dengan menggunakan intuisinya dapat menilai karyawannya dalam hal produktivitas, loyalitas, dan kejujurannya Di bidang keamanan lingkungan, dia bisa mengenali adanya kerawanan dan konflik  Dia dapat mengenali karakter dan keistimewaan orang lain dalam kaitan menjalin hubungan relasi, dan partner kerja sama Intuisi dapat membantu memahami terjadinya perubahan situasi dan mengantisipasinya, sehingga dapat menemukan strategi nyang lebih baik untuk mengefektifkan tindakan, pola kerja, dan ketenangan hidup

Aktivasi Intuisi dan Aplikasinya

INDRA KEENAM sering diidentikkan dengan kemampuan untuk melihat makhluk halus, padahal sebenarnya fungsi dari indera keenam sendiri jauh melebihi hanya sekedar melihat makhluk halus. Karena kemampuan melihat makhluk halus hanya merupakan bagian dari kemampuan indera keenam itu sendiri. Seperti intuisi, namun jauh lebih tajam. Apabila intuisi merupakan suatu hasil pengalaman, indera keenam tidak mengenal adanya pengalaman.   Pada hakekatnya anda dapat mendayagunakan kemampuan indera keenam jika anda mengetahui caranya. Karena sekarang ini banyak metode yang di kembangkan agar seseorang dapat menguasai indera keenam. Indera keenam dapat muncul atau bangkit bila seseorang senantiasa mampu mengolah pikiran, jiwa, raga, rasa dan karsa. Dengan cara-cara tersebut, akan terjadi suatu “loncatan fungsi indera”, yaitu dari panca indera ke indera keenam. Loncatan indra ini bisa kita ibaratkan seperti orang tidur, karena tak seorangpun yang dengan kesadaran penuh, bahwa di...