Skip to main content

Spiritual Self Healing


Saat sakit kemarin, saya hanya mengandalkan petunjuk dan bimbinganNya saja. Saya biarkan kemana saja tangan saya bergerak untuk mengalirkan energi penyembuhanNya. Bahkan apapun yang akan terjadi, Tuhan selalu membisikkan pada kepada saya, agar saya tetap tenang. Dan saya hanya pasrah kepadaNya. Sungguh pengalaman yang luar biasa! Terima kasih, Tuhan! 

Suatu saat kita terpaksa harus mau merasakan sakit, itu ternyata ada perlunya bagi kita! Bagaimana menurut pendapat Anda? Ketika kita sedang menderita sakit, kita akan bisa merasakan secara nyata betapa perhatian, simpati, cinta kasih, belaian, dan ketulusan hati dari orang-orang di sekitar kita. 

Itulah sebenarnya yang antara lain memberikan kesembuhan kepada kita. Cinta kasih itu memang menyembuhkan. Sepantasnya kita berterima kasih kepada mereka!

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Kompilasi Catatan 5 Menit

Popular posts from this blog

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

Cara Susie Mewujudkan Keinginannya

Ada satu cara yang unik dalam mewujudkan keinginan, seperti yang dituturkan oleh Susie, seoarng gadis kecil tetangga saya, saat bertemu dengan saya tadi pagi. "Bagi saya, tulisan sayalah yang selama ini mendatangkan keberhasilan dalam hidup saya." tuturnya, membuka perbincangannya dengan saya. Lalu dia melanjutkan ceritanya, bahwa setiap kali ia menginginkan sesuatu, dia selalu menuliskannya dengan tangan pada buku khusus. Dia menyatakan keinginannya dengan menggunakan kalimat yang sepositif mungk in, seakan-akan dia telah memilikinya, dan benar-benar tidak lagi berusaha mengontrol maupun meragukannya.

Desermen, Petunjuk Langsung Dari-Nya

Pada saat seorang praktisi penyembuhan sedang mengakses Energi Illahi atau Divine Healing untuk melaksanakan tugasnya, seringkali mendapatkan desermen atau petunjuk atau bimbingan langsung dari Tuhan, berupa gagasan, penglihatan, kata-kata, dorongan dan bimbingan. Baca: Saat Disembuhkan, Tubuh Akan Bergetar dan Menyelaraskan Kepatuhan kita melaksanakan desermen akan menjadikan kita semakin mengenali cara karunia kharismatik ini akan dinyatakan melalui kita. Dan seringkali pemahaman yang kita cari ini baru datang setelah kita memperlihatkan iman dan keyakinan kita kepadaNya. “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah DIA dalam segala lakumu, maka DIA akan meluruskan jalanmu”. (Ams 3 : 5-6)