Skip to main content

Anda Adalah Pikiran Anda


Jangan pernah mengatakan tidak bisa, tidak mampu dan kata-kata negatif lainnya! Karena apapun yang terucap dari mulut maupun pikiran Anda, karena itulah yang bakal terjadi. Ini memang sudah menjadi ketentuan atau hukum alam bahwa "energi akan mengikuti pikiran Anda!". Dan ucapan maupun pikiran Anda itu adalah energi. Energi yang sejenis akan saling tarik-menarik.

Masalah hidup yang dihadapi manusia semakin kompleks. Keterbatasan manusia dalam berpikir dan bertindak dalam mencari solusi sangatlah terbatas. Ketidak berdayaan manusia inilah yang menyebabkan banyak diantara kita yang mengalami frustasi, menderita, dan putus asa.

Oleh karenanya, timbulah kesadaran kita...perlunya konsep spiritual sebagai cara pemberdayaan diri, khususnya dalam mengatasi masalah, serta mencapai kehidupan yang sukses dan lebih bermakna. Berucap dan berpikir negatif, maka yang terjadi adalah hal-hal negatif. Sebaliknya, bila Anda berucap dan berpikir sukses, maka yang terjadi adalah jalan dan sarana mencapai sukses!

Seringkali satu masalah selesai kita hadapi, lantas disusul masalah berikutnya. Begitu masalah demi masalah, susul-menyusul harus kita hadapi! Ini bukanlah hanya suatu peristiwa kebetulan belaka! Di dunia ini, ada satu keterikatan dimana segala peristiwa yang harus dihadapi manusia itu ada keterkaitan satu sama lain, yang merupakan bagian dari sistem skenario yang besar, yaitu semacam blueprintnya perencanaan Allah terhadap alam semesta.

Meski terkadang hal itu tidak sesuai dengan keinginan diri kita sendiri, namun kita pun harus patuh menjalaninya. Percayalah, Allah sudah memperhitungkan kemampuan dan kekuatan kita dalam menghadapinya!

Jadi, ingatlah, jangan Anda terlalu bermanja bahwa apa saja yang terjadi pada diri Anda, hanyalah hal-hal yang menyenangkan dan yang Anda suka saja! Anda harus mampu menghadapi segala macam pahit-getirnya kehidupan! Dengan demikian, Anda akan berkesempatan menggali potensi dan  kemampuan yang dibekalkan oleh Tuhan.

Barangkali bila kita tidak pernah menghadapi malang-melintangnya kehidupan, kita tidak mungkin bisa tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang sekarang. Berbahagialah!

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Kompilasi Catatan 5 Menit

Popular posts from this blog

Membersihkan dan Mengaktifkan Chakra

Tubuh manusia terdiri dari tubuh Fisik, tubuh Eteris, tubuh Astral, dan Roh. Tubuh Eteris disebut juga dengan Tubuh Bioplasmik, atau istilah populernya adalah Aura. Tubuh eteris yang merupakan sistem energi tubuh manusia ini dilengkapi dengan perangkat sirkulasi energi, yaitu meridian dan chakra-chakra yang bertugas menyirkulasikan energi vital keseluruh bagian tubuh manusia. Ada sekitar 320 chakra yang tersebar di seluruh tubuh, namun yang terpenting adalah 7 chakra utama ya ng mempengaruhi kondisi fisik, psikis, dan spiritual manusia. Bila ketujuh chakra utama ini bersih dan optimal kerjanya, maka kondisi kesehatan fisik, psikis, dan spiritual kita akan dalam keadaan prima (sehat).

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

Miliki Pikiran Positif Untuk tetap Sehat dan Sembuh dari Penyakit

Alan Sirait ( 68 tahun ) pada tahun 2001 pernah mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga seorang dokter sepesialis jantung menyarankannya untuk menjalani balonisasi (penggunaan balon untuk membuka pembuluh darah yang tersumbat oleh plak). Namun setelah berkonsultasi dengan dokter lain, ia memutuskan untuk tidak melakukan tindakan itu. Ia pasrah pada Tuhan dan optimis bahwa penyakitnya dapat sembuh. Ia justru sempat mengikuti terapi energi kristal dan senam jantung. Beb erapa bulan kemudian, ternyata pemikiran positif dan kedisplinannya dalam menjalani terapi jalan menuai hasil. Dosis obat yang ia konsumsi semakin rendah, dan tubuhnya menjadi segar bugar. Beberapa orang sering mengingatkan kita tentang pentingnya berpikir positif untuk menghasilkan energi positif dan merubah setiap keadaan menjadi lebih baik. Ternyata hal ini benar manfaatnya. Di bidang kesehatan saja, pikiran positif sudah terbukti mempermudah kesembuhan seseorang dari penyakit.