Skip to main content

Antara Keinginan dan Ego Kita


Ada dua jenis keinginan, yaitu keinginan yang datang dari ego kita, dan keinginan yang datang dari alam semesta. Keinginan yang dari ego kita adalah keinginan yang merupakan pemenuhan terhadap apa saja yang menjadi harapan dan kebutuhan diri kita sendiri. Misalnya, keinginan untuk memiliki mobil, uang, rumah dan sebagainya, yang pada dasarnya adalah hal-hal yang membuat diri kita merasa lebih senang dengan diri kita sendiri dan kehidupan kita.

Sedangkan keinginan yang datang dari alam semesta adalah keinginan yang berupa pemikiran akan kebaikan dan manfaat yang lebih besar. Keinginan ini akan membantu dan bermanfaat bagi orang lain maupun diri kita sendiri. Salah satu contohnya adalah bila Anda berkeinginan membantu orang lain meringankan kegalauan emosional dalam kehidupan mereka.

Dengan membantu mereka memperoleh pencerahan dan penguatan, Anda pun akan memperoleh manfaat dan pembelajaran yang Anda butuhkan. Saya sangat meyakini, dengan membantu orang lain dan menyemangati mereka disepanjang perjalanan hidup mereka... maka uang, kekayaan, dan pengakuan terhadap diri kita akan datang dengan sendirinya, dengan amat mudahnya. Saya yakin hal ini adalah dampak dari keinginan yang berasal dari alam semesta!

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Popular posts from this blog

Kehidupan Setelah Kematian

Janganlah takut mati! Karena ini adalah proses alami, layaknya proses ular yang berganti kulit. Mati hanyalah proses matinya tubuh fisik dan keluarnya roh atau jiwa dari raga, guna melanjutkan perjalanan jiwa menuju alam dan dimensi yang lain. Roh atau jiwa tetaplah hidup! Bahkan pikiran, keinginan, dan obsesi kita tetaplah ada. Dalam bukunya Life after life , Raymond Moody menuturkan kehidupan setelah kematian sebagai berikut:   Setelah seseorang meninggal dunia, maka dia merasa dirinya keluar dari raganya, sehingga dia bisa melihat raganya yang tergeletak di tempat tidur ditunggui sanak keluarganya yang sedang meratapi meninggalnya. Dan dia ingin menghibur, namun tidak seorangpun yang bisa mendengar kata-katanya.

Seroja Jakarta | Latihan Meditasi Rutin

Siapa bilang meditasi sulit? Seroja Jakarta | Tidaklah benar bahwa meditasi itu sulit! Mungkin mereka yang beranggapan demikian, dikarenakan mereka belum mengetahui tentang seluk beluk meditasi. Padahal ketika kita membaca koran, atau saat asyik menonton televisi, keadaan itu sudah dapat disebut sebagai keadaan meditatif. Saat dimana kita terfokus pada satu perhatian, dan perasaan kitapun terlibat melebur secara mendalam pada obyek tersebut. Jadi... tidaklah sulit, bukan? Med itasi adalah suatu proses yang dilakukan secara sadar untuk melakukan pemusatan terhadap satu perhatian (keadaan meditatif). Dalam keadaan meditatif tersebut, terjadilah keseimbangan semua sistem tubuh, dimana semuanya akan bekerja secara maksimal dengan hanya membutuhkan/mengeluarkan energi yang minimal. Disamping itu, keadaan ini juga memungkinkan seseorang memasuki suasana hening, dan mencapai kesadaran tinggi, dimana kita akan mampu menguasai situasi yang ada dalam diri kita, serta ...

Waktu Kita Terbatas

Ono tangis layung - layung, tangising wong wedi mati, Gedhongana, kuncenana... yen mati datan wurunga! Ibaratnya, dijagai dengan tembok yang tebal dan pintunya pun digembok dengan seribu kunci, bagaimanapun faktanya manusia tidak akan bisa menghindari kematian. Manusia tidak mungkin hidup lebih dari seratus tahun. Dengan menyadari keterbatasan umur manusia, seharusnya kita menyadari bahwa waktu kita sangat terbatas, terutama dalam upaya menemukan rahasia kehidupan serta menjalani kehidupan yang bermakna. Mengingat tidak banyak lagi waktu yang tersisa yang kita miliki, maka pertanyakan pada diri kita masing-masing... ."Apakah yang bisa saya lakukan guna memanfaatkan waktu tersebut secara bijaksana?"