Skip to main content

Vibrasi Energi Manusia Mempengaruhi Lingkungan dan Alam


Bila Anda sering berbuat baik, suka menolong, suka memberi dan membantu orang lain, maka vibrasi getaran energi tubuh Anda akan bergetar dengan kuatnya. Dan hal ini akan menjadikan diri Anda laksana magnet yang dapat menarik segala-galanya mendekati diri Anda. Anda akan dapat menarik rejeki, kesehatan, teman, kemudahan, keceriaan, kebahagiaan dan apa saja yang Anda inginkan!

Sebaliknya, bila Anda menghujat atau menista orang, maka vibrasi energi Anda akan langsung meredup. Bila kebiasaan buruk ini sering Anda lakukan, maka vibrasi energi Anda akan semakin meredup dan hal ini akan sangat mempengaruhi kondisi kesehatan dan kehidupan Anda. Mbok iyao jangan suka marah, menghujat, menista dan menyiksa orang... karena dampaknya nanti akan merugikan diri Anda sendiri! Anda akan sakit-sakitan! Anda akan menemui banyak kesulitan dan Anda tidak akan berbahagia!

Bila sekelompok orang berpikiran negatif atau mempunyai niat jahat, maka getaran energinya akan membentuk medan radiasi psikis yang getarannya akan dapat dirasakan oleh banyak orang. Mungkin saat ini, secara tidak sadar, Anda sudah bisa merasakan adanya medan radiasi psikis ini. Dan medan radiasi psikis ini akan mempengaruhi segala aspek kehidupan kita. Waspadalah! Buatlah perisai spiritual untuk menghadapinya!

Medan radiasi itu juga ditangkap oleh alam semesta yang selain manusia. Termasuk tumbuhan dan binatang atau bumi dan sebagainya. Coba lihat saja nanti jika ada ungkapan emosi manusia dan fokus pikiran manusia secara besar-besaranan, apakah yang akan terjadi pada alam sebagai reaksinya.
Bila manusia "usreg" - tidak tenang, bergejolak, maka alam pun akan ikut bergejolak!

Menurut teori Holografic universe, manusia yang merupakan bagian terkecil dari alam semesta, akan mewakili perwujudan dari kondisi alam semesta secara keseluruhannya. Begitu juga sebaliknya.... kondisi alam semesta ini akan mewakili perwujudan kondisi manusia yang merupakan bagian terkecil darinya. Jadi tidak aneh bukan... bila sekarang ini banyak terjadi bencana alam?

Nggak usah jauh-jauh, bila di rumah pikiran atau kondisi psikis penghuninya lagi "kacau-balau" atau lagi "uring-uringan" maka bisa dipastikan bahwa kondisi rumah tersebut akan berantakan dan siapapun akan merasa tidak nyaman berlama-lama tinggal di rumah tersebut.

Tidak ada sesuatu yang hanya kebetulan! Diantara kita saling mengenal bukan juga hanya kebetulan, pasti ada alasannya!

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Kompilasi Catatan 5 Menit

Popular posts from this blog

Transfer Energi Illahi untuk Meredakan Batuk

Hari ini hari Kamis Putih. Jadwal Misa untuk sesi pertama tidak pas dengan waktu pulang kerja saya. Jadi saya baru mengikuti Misa sesi kedua di Gereja menjelang malam hari. Seperti biasa, kami duduk di lantai 2 dibagian sayap kanan. Ketika itu ada seorang ibu yang duduk di bangku belakang saya. Beliau terus-menerus terbatuk-batuk. Saya menoleh sekilas dan mendapati beliau nampak sangat menderita karena batuk tersebut. Baca: Self Healing dengan Energi Kasih Illahi Perlahan-lahan saya memejamkan mata dan meminta izin kepada Gusti Allah agar diperkenankan untuk mentransfer energi penyembuhan secara diam-diam, karena kami tidak saling mengenal. Saya afirmasikan Energi Illahi yang saya kirimkan dapat meringankan derita batuk. Setelah beberapa saat, saya berhenti mengirimkan energi karena kegiatan Misa telah dimulai.

Desermen, Petunjuk Langsung Dari-Nya

Pada saat seorang praktisi penyembuhan sedang mengakses Energi Illahi atau Divine Healing untuk melaksanakan tugasnya, seringkali mendapatkan desermen atau petunjuk atau bimbingan langsung dari Tuhan, berupa gagasan, penglihatan, kata-kata, dorongan dan bimbingan. Baca: Saat Disembuhkan, Tubuh Akan Bergetar dan Menyelaraskan Kepatuhan kita melaksanakan desermen akan menjadikan kita semakin mengenali cara karunia kharismatik ini akan dinyatakan melalui kita. Dan seringkali pemahaman yang kita cari ini baru datang setelah kita memperlihatkan iman dan keyakinan kita kepadaNya. “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah DIA dalam segala lakumu, maka DIA akan meluruskan jalanmu”. (Ams 3 : 5-6)

Selamat Jumpa Jogja!

Hari ini saya bersama beberapa teman dari Seroja Jakarta, Bogor, Bali mendarat di Jogjakarta. Selama beberapa hari kami akan tinggal di Wisma Pojok Indah, Condongcatur. Tentu senang bisa bertemu dengan para sahabat Seroja. Semoga kita bisa saling berbagi pengalaman dan mempererat tali persaudaraan. Kiranya Tuhan memberkati kita semua, sehingga semuanya dapat berjalan selamat dan lancar. Rahayu.