Skip to main content

Hutang Karma dan Komitmen


Bilamana pada kehidupan di masa lalu, engkau memiliki hutang karma dengan seseorang atau engkau memiliki komitmen dengan seseorang, maka pada kehidupan selanjutnya engkau akan melunasinya dan melaksanakan komitmen tersebut. Inilah hukumnya!

Eee.... ada juga yang bilang padaku, bahwa dalam ajaran yang dia peroleh... tidak mengenal dan mempercayai adanya hukum karma! Kujawab saja kalem.... "Ya gak pa-pa! Ya deh, katakan saja...hukum sebab-akibat!" Dan dia pun setuju! (Yo wis... begitu saja, kok repot?)

Enak-tidaknya kehidupan ini juga tergantung dari sikap dan tindakan kita! Bila kita selalu membuat orang lain menjadi mudah, nyaman, senang, bahagia, maka Insya Allah kitapun akan banyak mendapatkan kemudahan, kenyamanan, kesenangan dan kebahagiaan. 

Sebab tidaklah mungkin buah semangka berdaun sirih. Artinya, semuanya yang terjadi pada diri kita, pasti merupakan hasil tanaman kita sendiri juga! Anda menanam mangga pasti buahnya mangga! Anda menanam satu pohon mangga pasti Anda akan memanen ratusan buah mangga! Bayangkan bila Anda menanam seratus pohon mangga! Wooooowww...!!!

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Kompilasi Catatan 5 Menit

Popular posts from this blog

Sumber Kesuksesan itu ada Dalam Diri Anda Sendiri!

Jika seseorang mengetahui bahwa sumber kegagalan itu berasal dari dalam dirinya, tentulah dia mudah untuk memperperbaikinya, daripada jika berpikir bahwa sumber penyebab kegagalan tersebut berasal dari luar dirinya. Karena faktor eksternal itu umumnya berada diluar kendali kita. Namun sebenarnya, bila Anda mau merenung sejenak, mengapa Anda belum berhasil mendapatkan apa yang Anda inginkan, sadarilah bahwa sumber kegagalan itu sesungguhnya berada dalam diri Anda sendiri. Nah, jika sumber kegagalan itu ada di dalam diri kita, maka sumber kekuatan untuk meraih kesuksesan juga ada di dalam diri kita!

Renungan | Spiritualitas Yang Sesungguhnya

Di planet ini, berapa banyak orang yang beragama? Berapa banyak tempat ibadah? Berapa banyak orang yang taat menjalankan ritual agamanya? Kita tahu jumlahnya luar biasa banyak. Tapi mengapa kemiskinan, kelaparan, penganiayaan, pemerkosaan, pembunuhan, peperangan dan bencana alam terus merajalela? Sudah berapa banyak dari kita memohon, berdoa pada Tuhan untuk mengakhiri semua itu? Tapi kegelapan tak kunjung sirna, bahkan manusia semakin individualis, bringas, bencana alam kian mengganas. Lalu apakah yang keliru? Baca: Manusisia, Tuhan dan Alam Semesta Ini karena mayoritas manusia Bumi terfokus untuk menjadi religius bukan menjadi spiritual. Spiritual berbeda dengan religius. Spiritual tak ada hubungannya dengan agama. Meskipun pada akhirnya agama akan menjadikan manusia menjadi spiritual. Tuhan menghendaki kita untuk menjadi manusia spiritual bukan religius. Tiap agama mengklaim bahwa ajaran mereka yang paling benar dan lainnya salah. Apakah ses...

Imajinasi Tanpa Batas

Bila Anda biarkan, cobalah lihat, betapa kreatifnya pikiran Anda berkembang mengembara kemana-mana. Apalagi saat Anda merindukan kekasih hati! Rasanya samudera seakan Anda langkahi dan langit Anda jelajahi. Dengan pikiran, Anda dapat melanglang jagad! Alangkah hebatnya jangkauan manusia. Tidak berbatas!

BLOG ENTRY

Show more