Skip to main content

Hilangnya Memori Ingatan


Dalam praktek pelayanan penyembuhan di tempat saya, pernah beberapa kali saya kedatangan orang yang mengalami gangguan kehilangan memori ingatan pribadinya waktu kecil, bahkan sampai tidak bisa mengingat lagi saat-saat berbahagia di pesta pernikahannya. 

Pada umumnya, kasus kehilangan memori pribadi semacam itu disebabkan adanya kerusakan atau cedera pada jaringan otak, akibat adanya benturan, yang biasa disebut uncinate fasciculus. Bagian depan otak yaitu cuping temporal, disisi kanannya, merupakan bagian penting otak yang menyimpan memori pribadi tentang episode peristiwa yang telah dilewati di masa lalu. Disinilah tersimpan segala pengalaman "otobiografi" seseorang.

Orang yang mengalami kerusakan di bagian otak ini, seringkali kehilangan sebagian atau seluruh otobiografinya, yaitu bagian yang berkaitan erat dengan imajinasi dan mata pikirannya.

Lalu bagaimana mengatasi kasus ini?

Latih dan ajaklah melakukan rekonstruksi memorinya, dengan cara merangsang dengan memberikan pancingan melalui ajakan untuk mengenal kembali imajinasi-imajinasi, sensasi-sensasi, dan perasaan-perasaan yang meliputi kenangan masa lalu seringkali menjadi pilihan yang terbaik untuk mengembalikan hilangnya memori pribadi ini. Disamping dilakukan penyembuhan dengan Divine Healing (Penyembuhan Illahi), dimana kita akan menyerahkan sepenuhnya pada kuasa dan kasih Illahi untuk penyembuhannya.

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi
Photo courtesy of nohealthnolife.net

Popular posts from this blog

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

Kesadaran | Hidup adalah Proses Belajar Tanpa Batas

Kejadian apapun yang kita alami, kalau kita mau mengkaji... pasti bertujuan memberikan pelajaran berharga bagi perkembangan kesadaran kita. Karena itu, biasakanlah mengkaji segala kejadian dan pengalaman yang kita hadapi setiap hari, agar kita semakin cerdas dan berkesadaran. Apapun kejadian yang menimpa diri kita, pasti baik hikmahnya bagi diri kita maupun orang-orang yang terkait. Karena semuanya itu sudah ada dalam perencanaan Tuhan yang harus terjadi di dunia ini. Satu sama lain saling terkait, saling terhubungkan, agar terlaksana dengan baik segala rencana Tuhan bagi pengaturan manusia dan alam semesta ini. Terimalah semuanya ini dengan penuh rasa syukur dan penuh keyakinan!

Janganlah Merasa Sok Benar Sendiri

Bila Anda sok merasa benar sendiri, hal ini tentu mengindikasikan bahwa orang lain pasti salah. Semua hubungan akan rusak karena adanya konfrontasi antara yang benar dan yang salah. Nah, hasilnya adalah begitu banyaknya penderitaan dan konflik di dunia ini. Berhenti berusaha menjadi benar bukan berarti Anda tidak mempunyai sudut pandang atau pendapat. Namun, Anda bisa melupakan kebutuhan diri untuk mempertahankan dan mementingkan sudut pandang atau pendapat Anda sendiri. Sejatinya, justru dalam keadaan tanpa pertahanan diri, kita akan bisa menemukan ketangguhan, karena tak ada lagi yang harus diserang.

BLOG ENTRY

Show more