Skip to main content

Bagaimana Tampil Memikat?


Meskipun Anda mungkin merupakan orang yang tercantik sedunia, bila Anda tidak menunjukkan minat untuk berinteraksi dengan orang lain, Anda tidak akan dapat tampil memikat dan menarik.

Apresiasi dan ketertarikan orang lain terhadap diri Anda dapat Anda lakukan melalui tatapan, sentuhan, senyuman, maupun kata-kata. Disamping itu, tunjukkanlah rasa percaya diri terhadap kondisi fisik dan tampilan Anda sebagai pribadi yang menarik. Dan terakhir, Anda dapat menunjukkan kecerdasan Anda melalui gaya berekspresi Anda. Bila Anda tampil dengan ceria, nyaman, dan mampu menyesuaikan dengan kenyamanan orang yang Anda temui, maka Anda akan terlihat memikat dan menyenangkan sebagai teman bicara, atau bahkan sebagai kekasih.

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Popular posts from this blog

Selamat Jumpa Jogja!

Hari ini saya bersama beberapa teman dari Seroja Jakarta, Bogor, Bali mendarat di Jogjakarta. Selama beberapa hari kami akan tinggal di Wisma Pojok Indah, Condongcatur. Tentu senang bisa bertemu dengan para sahabat Seroja. Semoga kita bisa saling berbagi pengalaman dan mempererat tali persaudaraan. Kiranya Tuhan memberkati kita semua, sehingga semuanya dapat berjalan selamat dan lancar. Rahayu.

Hilangnya Memori Ingatan

Dalam praktek pelayanan penyembuhan di tempat saya, pernah beberapa kali saya kedatangan orang yang mengalami gangguan kehilangan memori ingatan pribadinya waktu kecil, bahkan sampai tidak bisa mengingat lagi saat-saat berbahagia di pesta pernikahannya.   Pada umumnya, kasus kehilangan memori pribadi semacam itu disebabkan adanya kerusakan atau cedera pada jaringan otak, akibat adanya benturan , yang biasa disebut uncinate fasciculus . Bagian depan otak yaitu cuping temporal, disisi kanannya, merupakan bagian penting otak yang menyimpan memori pribadi tentang episode peristiwa yang telah dilewati di masa lalu. Disinilah tersimpan segala pengalaman "otobiografi" seseorang.

Membantu Penyembuhan dengan Visualisasi

Arlin Sirai (62 tahun) dari Jakarta Selatan, pada tahun 2001 yang lalu sempat mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga seorang dokter ahli jantung menyarankannya untuk menjalani balonisasi (penggunaan balon untuk membuka pembuluh darah yang tersumbat oleh plak). Namun setelah berkonsultasi dengan dokter lain untuk mendapatkan second opinion, ia memutuskan untuk tidak melakukannya. Ternyata dengan berbekal sikap yang optimis bahwa penyakitnya akan dapat disembuhkan, kepas rahannya yang total kepada Tuhan, ia tetap segar bugar tanpa harus menjalani balonisasi. Tentu saja hal ini juga didukung kedisiplinannya dalam mengkonsumsi obat-obatan, menghindari sejumlah makanan pemicu penyakit jantung, serta ketekunannya melakukan olahraga, mulai dari jalan kaki hingga senam jantung sehat. Di samping semua upayanya itu, selama setahun lebih ia juga mendapat terapi energi dengan kristal dari RM Sumarsono Wuryadi , seorang Reiki Master dan penghusada dari Graha Sanjiwan...

BLOG ENTRY

Show more