Skip to main content

Kelola Waktu Anda


Sangat banyak orang yang mengalami stress dan menderita karena pengaruh gaya hidup yang sekarang ini dirasakan sangat penuh tekanan. Mereka punya pekerjaan yang sangat menuntut totalitas pengabdian Anda. Dan pekerjaan ini harus mereka pertahankan, karena demi tuntutan kebutuhan hidupnya. Mereka terpaksa banyak melakukan pekerjaan di kantor yang menyita sebagian besar waktu yang seharusnya diberikan untuk kehidupan pribadi dan rumah tangganya. Bahkan mereka sering tidak memiliki waktu lagi untuk berekreasi, bercengkerama dengan istri dan anak-anak mereka. Inilah lingkaran setan yang banyak dialami oleh orang jaman sekarang!

Saat kesadaran merebak dan mulai menyadari situasi dan keadaan yang tidak sehat ini, biasanya semuanya sudah terlambat, dan mereka tak punya pilihan lagi selain terus melangkah dan kian terperosok ke dalam lingkaran setan tersebut.

Anda harus tahu... apakah Anda sekarang ini juga termasuk seperti mereka yang terperosok ke dalam lingkaran setan?  

Bila iya... mulailah berpikir dan berencana untuk keluar darinya secepatnya! Sebelum terlambat! 

Love~light~joy

Photo courtesy of edge.alluremedia.com.au

Popular posts from this blog

Anak Yang Tidak Dikehendaki

  Anak yang ketika di dalam kandungan tidak dikehendaki dan berusaha digugurkan, maka ketika lahir dan tumbuh besar nanti, tanpa sadar jiwanya akan terus memberontak terhadap orang tuanya dengan berbagai macam cara dan ulah. Hubungan anak dan orang tua selalu diwarnai dengan kemarahan, saling menyalahkan, dan sering berakhir dengan perpisahan.   Anak itu sendiri seringkali tidak mengerti mengapa dia bisa berbuat seperti itu... selalu melawan, selalu tidak ada kecocokan, dan selalu membuat bermacam ulah. Bahkan kadang-kadang tanpa alasan yang jelas.   Hal seperti ini sebenarnya terjadi karena, jiwa si anak sewaktu dalam kandungan dapat menangkap bahwa kelahirannya di dunia ini sebetulnya tidak dikehendaki. Luka batin ini terekam dalam alam pikiran bawah sadarnya, terbawa hingga tumbuh besar nanti, dan diwujudkan dalam bentuk pemberontakan.  

Renungan | Tentang Kehidupan Manusia

  Para filosof memiliki dua pandangan yang berbeda dalam memandang hidup manusia. Ada yang pesimis , sehingga memandang hidup ini penuh penderitaan, kesulitan, dan kesedihan, lalu berakhir dengan kehancuran atau kepunahan. Namun ada pula yang berpandangan bahwa hidup ini sebagai pembelajaran dan tanggung jawab , yang berakhir dengan kebahagiaan dan kekekalan setelah kematian.   Bagi yang berpandangan pesimis, mereka meyakini bahwa manusia diciptakan hidup di dunia ini memang untuk menderita , karena itu mereka akan menyambut kematian dengan suka cita sebagai akhir dari segala penderitaan.  

Laku Spiritual Menuju Kesempurnaan Hidup

  Laku spiritual niscaya mendatangkan perubahan pada diri. Perubahan ini, laksana peristiwa metamorfosa dari ulat menjadi kupu-kupu. Dimana ada momen sang ulat menjadi kepompong dulu, lalu pada waktunya menjadi kupu-kupu yang berwarna indah dan bisa terbang kesana kemari. Dengan laku spiritual yang sejati, seseorang dibawa kepada metaformosa menuju keindahan dan kecemerlangan sesuai cetak birunya. Proses metamorfosa ini, tentu saja kadang terasa tidak mudah bagi yang menjalani. Terlebih bagi seseorang yang selama hidupnya telah kadung tenggelam dalam pola nalar, pola merasa dan pola tindakan yang serba tidak pas. Ketidaktepatan laku pada masa silam tentunya membawa dampak pada keadaan raga dan hidup saat ini. Proses pemulihan dan penataan raga juga hidup, bisa terasa tidak nyaman bahkan menyakitkan. Salah satu perubahan pada siapapun yang menjalani laku spiritual yang sejati adalah perubahan pada tatanan energi didalam raga. Bagi yang sebelumny...

BLOG ENTRY

Show more