Skip to main content

Seroja Jakarta | Bersyukur dan Selalu Berprasangka Baik Kepada Tuhan


Seroja Jakarta | Dalam sesi Lokakarya Visualisasi Kreatif yang disampaikan oleh Bapak Sonny Sumarsono Wuryadi, Mbak Ratna Kanaya dari Seroja Bali mengungkapkan, “Bersyukur dan berprasangka baiklah terus kepada Tuhan, karena semua rencana Tuhan itu baik untuk kita, walaupun menurut kita buruk atau sangat buruk sekalipun. Dengan menjaga kesadaran setiap saat, saya memahami bahwa hidup kita sekarang ini merupakan kesempatan yang diberikan kepada kita untuk tetap menanam yang baik. Jadi, misalnya saya jatuh atau tersandung, dalam kondisi tetap sadar, saya tidak kesal atau menyalahkan Tuhan, tapi bersyukur dan berterima kasih,”.

Apa yang diungkapkan Mbak Ratna itu menambah saya semua tentang kesadaran. Hal-hal yang tidak menyenangkan memang buah dari pikiran. Sama halnya dengan harta benda, kekayaan, keberhasilan, kebahagiaan, nama baik, kesehatan atau hal-hal yang menyenangkan lainnya.

“Setelah memahami, kebiasaan mengeluh berubah menjadi bersyukur. Kedengarannya sederhana, namun efeknya sungguh luar biasa! Saat kesadaran terjaga itulah saya dapat menerima, menjadi tenang menunggu keinginan saya terwujud. Baik-buruk itu hanya ada di alam pikiran, sebab kenyataannya semua serba baik, apapun baik. Sebelum atau sesudah mendapatkan hasil, jangan lupa tetap membiasakan diri untuk selalu memberi,” ungkap Mbak Ratna penuh keyakinan.

Anna Saraswati
Seroja Jakarta

Popular posts from this blog

Sumber Kesuksesan itu ada Dalam Diri Anda Sendiri!

Jika seseorang mengetahui bahwa sumber kegagalan itu berasal dari dalam dirinya, tentulah dia mudah untuk memperperbaikinya, daripada jika berpikir bahwa sumber penyebab kegagalan tersebut berasal dari luar dirinya. Karena faktor eksternal itu umumnya berada diluar kendali kita. Namun sebenarnya, bila Anda mau merenung sejenak, mengapa Anda belum berhasil mendapatkan apa yang Anda inginkan, sadarilah bahwa sumber kegagalan itu sesungguhnya berada dalam diri Anda sendiri. Nah, jika sumber kegagalan itu ada di dalam diri kita, maka sumber kekuatan untuk meraih kesuksesan juga ada di dalam diri kita!

Renungan | Spiritualitas Yang Sesungguhnya

Di planet ini, berapa banyak orang yang beragama? Berapa banyak tempat ibadah? Berapa banyak orang yang taat menjalankan ritual agamanya? Kita tahu jumlahnya luar biasa banyak. Tapi mengapa kemiskinan, kelaparan, penganiayaan, pemerkosaan, pembunuhan, peperangan dan bencana alam terus merajalela? Sudah berapa banyak dari kita memohon, berdoa pada Tuhan untuk mengakhiri semua itu? Tapi kegelapan tak kunjung sirna, bahkan manusia semakin individualis, bringas, bencana alam kian mengganas. Lalu apakah yang keliru? Baca: Manusisia, Tuhan dan Alam Semesta Ini karena mayoritas manusia Bumi terfokus untuk menjadi religius bukan menjadi spiritual. Spiritual berbeda dengan religius. Spiritual tak ada hubungannya dengan agama. Meskipun pada akhirnya agama akan menjadikan manusia menjadi spiritual. Tuhan menghendaki kita untuk menjadi manusia spiritual bukan religius. Tiap agama mengklaim bahwa ajaran mereka yang paling benar dan lainnya salah. Apakah ses...

Imajinasi Tanpa Batas

Bila Anda biarkan, cobalah lihat, betapa kreatifnya pikiran Anda berkembang mengembara kemana-mana. Apalagi saat Anda merindukan kekasih hati! Rasanya samudera seakan Anda langkahi dan langit Anda jelajahi. Dengan pikiran, Anda dapat melanglang jagad! Alangkah hebatnya jangkauan manusia. Tidak berbatas!

BLOG ENTRY

Show more