Skip to main content

Siapakah Soulmate atau Belahan Jiwa Anda?


Soulmate atau belahan jiwa adalah seseorang yang memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan diri anda di banyak kehidupan masa lalu. Kebanyakan orang menganggap bahwa hubungan antar mereka yang merupakan belahan jiwa ini sebagai hubungan cinta diantara dua insan manusia yang sudah berlangsung antar kehidupan ratusan, bahkan ribuan tahun yang lalu.

Peristiwa semacam ini sering terjadi, dan tentu sangat membahagiakan, bahwa pasangan yang mereka dapatkan pada kehidupan yang sekarang ini adalah orang yang sama dan yang telah menjadi kekasih di beberapa kehidupan masa lalu.

Namun hubungan antar belahan jiwa ini dapat pula terjadi tanpa harus terikat dalam suatu ikatan cinta ataupun perkawinan. Seseorang yang menjadi pembimbing spiritual anda dimasa kehidupan sekarang, mungkin saja dia adalah guru atau murid anda di kehidupan masa lalu. 

Ada juga yang dibeberapa kehidupan masa lalu telah menjadi pasangan suami-istri, pada kehidupan sekarang hanya sebagai teman akrab saja. Bahkan ada yang pada kehidupan masa lalunya dia sebagai anak, sekarang ini dia terikat hubungan sebagai suami-istri.

Yang jelas, bagi yang mempercayainya, hubungan antar belahan jiwa ini sangat penting dan berguna bagi keduanya, khususnya bagi pengembangan dan kemajuan spiritualitas keduanya.
  
Love~light~joy.
Sonny Sumarsono Wuryadi

Photo courtesy of drarata.com

Popular posts from this blog

Berkomunikasi Secara Batin dengan Seseorang

Seringkali komunikasi secara verbal tidak memungkinkan kita lakukan terhadap seseorang, karena berbagai alasan. Oleh karena itu, mungkin lebih efektif bila kita melakukan komunikasi secara batin saja. Beginilah caranya.... Carilah tempat yang tenang, duduklah dengan santai, dan bernafaslah dalam-dalam perlahan-lahan. Tutuplah mata. Sejenak heningkan cipta. Fokuskan perhatian pada keluar-masuknya udara pernafasan anda, rilaksasikan seluruh tubuh, masukilah keheningan yang dalam.  Mohonlah kepada Tuhan agar diperkenankan menghadirkan spiritnya seseorang yang ingin Anda ajak berkomunikasi. Bayangkan kehadiran dia di hadapan Anda. Sambutlah kedatangannya dengan baik. Ambillah waktu beberapa menit untuk melihat bayangan tamu Anda dengan jelas. Perhatikan perasaan, gagasan atau apa saja yang muncul di hadapan anda. Jangan kaget, jangan menilai, terima saja apa adanya yang anda rasakan. Sampaikan maksud dan tujuan Anda mengundang dan menghadirkan dia. Bay...

Seroja Bali | Lokakarya 'Spiritual Self Defense'

Jadwal Lokakarya Pertahanan Diri Secara Spiritual Hari/tanggal: Sabtu, 23 Januari 2016 Tempat: Seroja Bali, Bale Mansion, Kuta, Bali Info dan Pendaftaran, hub. Sdri IMA, 0852 8348 9657, 021 7361392 CARA MENANGKAL MEDAN RADIASI PSIKIS Seroja Bali | Bila suami-istri bertengkar hebat, maka konstelasi energi di rumahnya akan dipenuhi oleh energi marah, yang kemudian pancaran energi negatif tersebut akan membentuk medan radiasi psikis. Medan radiasi negatif ini akan membuat orang yang berada di dalam ruangan tersebut menjadi tidak nyaman, karena dampak adanya energi negatif kemarahan yang bila dilihat secara waskita bentuknya seperti petir. Jadi janganlah heran bila dalam rumah tangga yang penghuninya suka bertengkar, maka anak-anaknya menjadi tidak kerasan tinggal di rumah.

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.