Skip to main content

Berhati-hatilah Mengkonsumsi Steroid


Secara naluriah kecenderungan manusia tentu ingin bisa lebih hebat dari pada orang lain. Begitu pula sangatlah wajar bila banyak atlit atau binaragawan yang ingin lebih hebat, lebih berprestasi, bahkan bisa menjadi juara. Namun menjadi tidak wajar bila kemudian cara mencapainya dengan cara-cara instan, seperti antara lain dengan mengkonsumsi anabolic steroid.

Anabolic steroid yang disebut sebagai zat doping  ini banyak dikonsumsi oleh para atlit, binaragawan, bahkan masyarakat umum, karena diyakini dapat meningkatkan prestasi, maupun mempercepat pembentukan tubuh dan otot sehingga terlihat macho. Namun sudah terbukti bahwa banyak atlit dan binaragawan yang ketagihan menggunakan steroid ini mengalami kerusakan pada beberapa organ tubuhnya, bahkan menjadi penyebab kematian mereka.

Adapun dampak penggunaan Anabolic Steroid pada tubuh adalah sebagai berikut:

  1. Rambut : terjadi kebotakan.
  2. Otak & syaraf : tingkat depressi tinggi, paranoid, tidak bisa tidur, kanker otak.
  3. Mata : glaukoma, katarak, berwarna kuning.
  4. Wajah : timbul jerawat, bintik hitam, tumbuh bulu, berwarna kuning.
  5. Payudara membesar pada pria, sebaliknya pada wanita.
  6. Suara menjadi berat (bariton) pada wanita.
  7. Jantung : terjadi serangan jantung yg disebabkan gagal jantung.
  8. Hati : kanker hati.
  9. Hubungan antar sendi tidak normal.
  10. Ginjal tidak berfungsi atau gagal ginjal.
  11. Testis mengecil, kemandulan. 
Di pusat-pusat kebugaran dan toko obat banyak dijual obat-obat dan suplement mengandung anabolic steroid yang menjanjikan seseorang menjadi macho. Oleh karenanya banyak para remaja yang menyukainya, khususnya mereka yang sangat menginginkan tubuhnya menjadi "pothok", padat berisi.

Bermacam steroid yang biasa digunakan adalah sebagai berikut :
  1. Testosteron :  Testosteron enanthate, testosteron cypionate
  2. Anavar / Oxandrolone : meningkatkan stamina, khususnya saat latihan berat.
  3. Winstrol / Stanozolol / Winni-V : meningkatkan massa otot, mengeraskan tubuh, meningkatkan stamina, otot terlihat kering, Untuk binaragawan menggunakannya bersamaan dng Testosteron Propionate.
  4. Trenbolone : Dikenal dengan nama Finaplix, trenbolone acetate, parabolan atau cairan emas. Pengguna obat ini akan berkurang lemak tubuhnya tanpa harus melakukan diet ketat. Inilah yang digunakan sebagai obat pelangsing tubuh.
  5. Deca-Durabolin / Durabolin, berfungsi membesarkan tubuh.
  6. Dianabol, salah satu steroid yang tertua, fungsinya sama dengan Durabolin.
  7. Equipoise / Boldenone undecylenate, biasa digunakan untuk kuda agar membentuk tubuh kuda lebih berotot dan meningkatkan performa kuda.
  8. Sustanon, Steroid yg paling lengkap kandungannya, dalam 1 ml Sustanon mengandung 30 mgr Testosteron Propionate, 60 mgr Testosteron Phenylpropionate, 60 mgr Testosteron Isocaproate, 100 mgr Testosteron Decanoate.
  9. Clenbuterol, meningkatkan metabolisme pembakaran lemak 10 % dari kegiatan normal.
  10. Anadrol / Oxymetholone, memperbesar tubuh.
  11. Erythropoietin / EPO, sejatinya EPO atau glycoproteine itu diproduksi secara alami oleh ginjal manusia untuk menambah sel darah merah, namun sejak 1984 secara bioteknologi EPO sudah dapat dibuat diluar tubuh dikenal dengan Epoetin Alfa.
Nah, sekarang berhati-hatilah bila Anda suka menggunakan atau mengkonsumsi obat atau suplement yang mengandung anabolic steroid.

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi
Sumber : Kompas
Photo courtesy of  businessinsider.co.id

Popular posts from this blog

Mengirim Pesan Dengan Telepati

Sebenarnya kemampuan manusia itu tidak terbatas. Anda dapat melakukan komunikasi dengan siapa saja dan dimana saja dengan telepati! Misalkan, Anda ingin mengirimkan pesan kepada kekasih Anda. Imajinasikan wajahnya dihadapan Anda, lantas kirimkan pesan kepadanya. Gambarkan sejelas-jelasnya respon yang Anda harapkan dari kekasih Anda terhadap pesan yang Anda kirimkan ini! Bila perlu ulangilah beberapa kali pengiriman pesan melalui telepati ini! Energi mengikuti pikiran kita! Tanpa kita sadari, sebenarnya diantara kita ini telah sering melakukan komunikasi melalui telepati. Coba, saat Anda memandang foto saya kemudian secara spontan Anda berpikir... lantas mengirimkan buah pikiran Anda tadi kepada saya sebagai pesan, maka pesan tadi sudah bisa mempengaruhi tindakan saya! Jadi sebenarnya, tidak bisa terelakkan bahwa diantara manusia ini saling mempengaruhi satu sama lain! Telepati adalah kemampuan untuk berkomunikasi atau saling menukarkan informasi dengan orang lain tanpa menggun...

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

Reiki untuk Orang Lain dan Diri Sendiri

Sehat dengan reiki kembali melanjutkan uraian seputar reiki, di mana suatu penyakit timbul karena adanya penyumbatan aliran energi di dalam tubuh metafisik seseorang. Nah agar penyakit itu hilang, sumbatan energi dalam tubuh orang itu harus dibuang dengan cara dialiri energi Ilahi (Reiki). Itu sebabnya reiki tidak cuma dipakai oleh praktisinya, tetapi juga dapat dipakai untuk orang lain yang memang tidak menjadi praktisi reiki. Bagi orang yang tidak belajar dan mengamalkan reiki dia tidak tahu bagaimana cara memasukkan reiki ke tubuhnya manakala dia sakit. Tapi bagi praktisi reiki pada saat ada gejala sakit secara reflek dia dapat menguasai keadaan dan dapat mengakses reiki untuk dirinya. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa praktisi reiki adalah orang yang dapat mengakses dan mengalirkan reiki untuk diri sendiri dan orang lain, sedangkan non praktisi reiki adalah orang yang hanya menerima apa adanya reiki ke dalam tubuhnya melalui bantuan praktisi reiki.