Skip to main content

Membersihkan dan Mengaktifkan Chakra


Tubuh manusia terdiri dari tubuh Fisik, tubuh Eteris, tubuh Astral, dan Roh. Tubuh Eteris disebut juga dengan Tubuh Bioplasmik, atau istilah populernya adalah Aura. Tubuh eteris yang merupakan sistem energi tubuh manusia ini dilengkapi dengan perangkat sirkulasi energi, yaitu meridian dan chakra-chakra yang bertugas menyirkulasikan energi vital keseluruh bagian tubuh manusia.

Ada sekitar 320 chakra yang tersebar di seluruh tubuh, namun yang terpenting adalah 7 chakra utama yang mempengaruhi kondisi fisik, psikis, dan spiritual manusia. Bila ketujuh chakra utama ini bersih dan optimal kerjanya, maka kondisi kesehatan fisik, psikis, dan spiritual kita akan dalam keadaan prima (sehat).

7 Chakra Utama, letak dan fungsinya:
  • Chakra Dasar, di ujung tulang ekor: mempengaruhi vitalitas, tulang, produksi dan kualitas darah, organ sekitarnya.
  • Chakra Seks, di tulang kemaluan: memelihara organ seks, mempengaruhi kreativitas, pemenuhan kebutuhan dasar.
  • Chakra Solar Plexus, di ulu hati: mempengaruhi kondisi psikis, hati, pankreas, alat pencernaan.
  • Chakra Jantung, diantara kedua puting susu: memelihara jantung, paru-paru, daya tahan tubuh, empaty, cinta kasih.
  • Chakra Tenggorokan, di tenggorokan: mempengaruhi alat sekitarnya, ekspresi diri, komunikasi.
  • Chakra Ajna, diantara kedua alis mata: mempengaruhi syaraf sentral/otak, intelegensia, kewaskitaan, kebijaksanaan.
  • Chakra Mahkota, di ubun-ubun: memelihara otak/syaraf sentral, spiritualitas.
Oleh karena itu, selalu upayakan agar kondisi chakra-chakra kita dalam keadaan bersih dan aktif, dengan demikian fungsinya dapat dijalankan secara optimal, dan Anda pun dalam kondisi sehat, body-mind & soul pun dalam kondisi seimbang.

Ada beberapa cara untuk membersihkan dan mengaktifkan ketujuh chakra utama tersebut, yaitu dengan : olah raga, meditasi, mandi larutan garam, banyak berbuat kebaikan, mengenakan busana atau kristal yang sewarna dengan chakra yang bersangkutan, atau dapat pula dengan menggunakan nada dasar tertentu yang akan beresonansi dengan chakra-chakra tersebut.

Bahkan ada cara yang paling gampang, yaitu... hanya dengan memfokuskan perhatian Anda pada satu persatu chakra dan meniatkan "Saya membersihkan dan mengaktifkan Chakra ini !".... maka secara bertahap ketujuh chakra Anda akan bersih dan optimal kerjanya.

Bila ketujuh chakra utama sudah optimal, maka dapat dipastikan getaran dan warna aura Anda akan terlihat "kinclong" cemerlang!

Anda akan sehat ceria, inner beauty dan kharisma Anda akan muncul!

Ayo......kita bersihkan dan aktifkan chakra-chakra kita!

Love~light~joy.
Sonny Sumarsono Wuryadi

Popular posts from this blog

Warna Sebagai Pengobatan Alternatif

Warna adalah spektrum tertentu yang terdapat di dalam suatu cahaya sempurna (berwarna putih). Identitas suatu warna ditentukan panjang gelombang cahaya tersebut. Sebagai contoh warna biru memiliki panjang gelombang 460 nanometer. Setiap warna mampu memberikan kesan dan identitas tertentu sesuai kondisi sosial pengamatnya. Misalnya warna putih akan memberi kesan suci dan dingin di daerah Barat karena berasosiasi dengan salju. Sementara di kebanyakan negara Timur warna putih memberi kesan kematian dan sangat menakutkan karena berasosiasi dengan kain kafan (meskipun secara teoritis sebenarnya putih bukanlah warna). Tentunya setiap orang memiliki warna favorit mereka, namun tahukah anda bahwasanya warna bisa menjadi sebagai media terapi dalam pengobatan dan juga dalam melakukan suatu diagnosis ? hal ini dipengaruhi karena warna bisa menyimpan suatu energi untuk membantu proses penyembuhan dari suatu penyakit, Masing – masing warna memengaruhi cakra tubuh yang berbeda, sehingga meng...

Arwah di Sekitar Kita

  Banyak manusia yang sudah meninggal, namun arwahnya masih terjebak di alam antara, masih berada di sekitar kita. Biasanya mereka tidak sadar kalau sebenarnya mereka itu sudah mati. Kemungkinan matinya tidak wajar, mungkin terbunuh, bunuh diri, atau mungkin mereka belum ikhlas meninggalkan dunia ini. Oleh karenanya, awalnya mereka merasa masih hidup dan ingin berada di sekitar manusia. Namun lama kelamaan mereka merasa keberadaannya tidak dipedulikan lagi oleh sesama manusia. Maklum saja.... manusia tidak bisa melihat sosok dirinya, karena mereka sudah tidak memiliki raga lagi. Akhirnya hal ini akan menyadarkan mereka bahwa sejatinya mereka sudah mati.   Mulailah mereka memancing perhatian manusia yang masih hidup disekitarnya dengan berbagai cara, misalnya membuat suara gaduh atau melakukan penampakan dirinya. Tujuan sebenarnya adalah untuk menarik perhatian agar keberadaannya diketahui dan mereka bisa dibantu untuk didoakan. Namun sayangnya cara mereka mencari p...

Namaste Fetival Penuh Pengunjung, Bukti Gaya Hidup Sehat Banyak Peminat [1]

Selama 3 hari, penggemar yoga di Ibukota dimanjakan dengan hadirnya festival tahunan, Namaste Festival. Kelas yoga dan healing mengisi agenda acara yang digelar di Hotel Sultan selama 3 hari. Seperti biasa, tidak ada satupun kelas yang tidak ramai dipadati pengunjung. Seperti apa serunya?  Walaupun resmi dimulai pada hari kerja, Jumat, 29 November 2013, Namaste Festival tidak sepi dari pengunjung. Rupanya festival yoga dan healing ini memang sudah dinanti para penganut gaya hidup sehat di Ibukota. Ya, tidak sekadar beragam kelas yoga yang disuguhkan, namun beberapa kelas self healing pun meramaikan festival yang digelar di Holten Sultan ini. Kami pun memilih untuk mengikuti dua kelas healing dan satu kelas yoga untuk ibu hamil. Dimulai sejak pukul 8 pagi, festival yang menghadirkan yogi (guru yoga) terkemuka di Indonesia maupun internasional ini, terbilang cukup ramai. Ya, untuk tolak ukur hari kerja dan cuaca yang kurang bersahabat, minat penggila yoga Ibukota rupanya tak ...