Skip to main content

Baksos Seroja Bali ke SOS Children Village


Minggu 25 September 2016, Seroja Bali mengadakan kegiatan bakti sosial dan berkumpul di kantor marketing Citraland pukul 08.00-08.30 dan berangkat menuju Bantas pukul 08.30-10.00. Acara yang berlangsung diawali dengan perkenalan, hiburan dan makan siang bersama sederhana pada pukul 12.30-15.30 yang dilanjutkan dengan kunjungan ke masing-masing unit rumah asuh dimana kami melakukan pelayanan Divine Healing dan pendampingan. 

Sharing kelompok 3: di rumah 9, ada anak yg sedang sakit. lesu sekali dengan bibir pucat. Hasil cek darah menyatakan ada banyak bakteri dalam tubuh. Anak ini pernah jatuh dari pohon rambutan dan membuat limpa pecah sehingga harus operasi besar di perut dan operasi usus buntu. Setelah DH, wajahnya jadi lebih cerah dan segar, walaupun masih lemas. DH dilanjutkan jarak jauh.

Ada juga yang sudah yatim piatu, pendiam sekali, sering di ejek oleh teman di sekolahnya. sebelum DH menunduk saja, setelah DH dan brain gym (gerakan untuk ikhlas and letting go) ia mulai bisa tersenyum dan berani mengangkat wajah.

Para ibu asuh di rumah 9 s/d 12 rata-rata stress karena beban pikiran dan perasaan, anak banyak, rata rata anak ABG yg mulai susah diatur. Mmasing-masing diberi aliran DH, hasilnya mereka jadi merasa lebih tenang dan mau belajar mengasah intuisi mereka untuk mengasuh, membimbing dan memahami anak-anak.

Seorang anak berkebutuhan khusus yang setiap hari harus mengkonsumsi obat dan vitamin agar bisa bertahan, nafasnya berat seperti ngorok. DH oleh Mbak Junika, setelahnya menjadi lebih ringan

Dari kelompok 3 sepakat untuk melanjutkan DH jarak jauh untuk semua yg dikunjungi, berdasarkan nama-nama yg sudah kami catat..Semoga bermanfaat untuk mereka dan kita sekalian.

Popular posts from this blog

Arwah di Sekitar Kita

  Banyak manusia yang sudah meninggal, namun arwahnya masih terjebak di alam antara, masih berada di sekitar kita. Biasanya mereka tidak sadar kalau sebenarnya mereka itu sudah mati. Kemungkinan matinya tidak wajar, mungkin terbunuh, bunuh diri, atau mungkin mereka belum ikhlas meninggalkan dunia ini. Oleh karenanya, awalnya mereka merasa masih hidup dan ingin berada di sekitar manusia. Namun lama kelamaan mereka merasa keberadaannya tidak dipedulikan lagi oleh sesama manusia. Maklum saja.... manusia tidak bisa melihat sosok dirinya, karena mereka sudah tidak memiliki raga lagi. Akhirnya hal ini akan menyadarkan mereka bahwa sejatinya mereka sudah mati.   Mulailah mereka memancing perhatian manusia yang masih hidup disekitarnya dengan berbagai cara, misalnya membuat suara gaduh atau melakukan penampakan dirinya. Tujuan sebenarnya adalah untuk menarik perhatian agar keberadaannya diketahui dan mereka bisa dibantu untuk didoakan. Namun sayangnya cara mereka mencari p...

Warna Sebagai Pengobatan Alternatif

Warna adalah spektrum tertentu yang terdapat di dalam suatu cahaya sempurna (berwarna putih). Identitas suatu warna ditentukan panjang gelombang cahaya tersebut. Sebagai contoh warna biru memiliki panjang gelombang 460 nanometer. Setiap warna mampu memberikan kesan dan identitas tertentu sesuai kondisi sosial pengamatnya. Misalnya warna putih akan memberi kesan suci dan dingin di daerah Barat karena berasosiasi dengan salju. Sementara di kebanyakan negara Timur warna putih memberi kesan kematian dan sangat menakutkan karena berasosiasi dengan kain kafan (meskipun secara teoritis sebenarnya putih bukanlah warna). Tentunya setiap orang memiliki warna favorit mereka, namun tahukah anda bahwasanya warna bisa menjadi sebagai media terapi dalam pengobatan dan juga dalam melakukan suatu diagnosis ? hal ini dipengaruhi karena warna bisa menyimpan suatu energi untuk membantu proses penyembuhan dari suatu penyakit, Masing – masing warna memengaruhi cakra tubuh yang berbeda, sehingga meng...

Seroja Jogja | Everything Happens for a Reason

Seroja Jogja | Aku punya sahabat muda di Seroja Jogja, anak dari sahabatku di Seroja Jakarta. Untukku dia istimewa, semuda itu dia sudah tertarik melakukan kegiatan membantu sesama. Yang kutahu dia bersama temannya mahasiswa setiap minggu naik sepeda motor ke Gunung Kidul mengajar bahasa Inggris pada anak-anak di desa. Saat ini dia rajin melakukan terapi dan meditasi di RK, rumah singgah pasien anak kanker. Dia tidak pernah menolak menolong pasien meski dia sendiri sedang lelah atau kurang fit. Meskipun dia pendiam, pasien anak kanker sayang padanya. Beberapa anak bahkan memilih untuk diterapi oleh dia dibanding aku. Siang ini dia menemaniku mengurus wisma yang akan kami gunakan untuk melayani lokakarya Seroja. Kebetulan dia menawarkan diri untuk membantuku sebaagai sie tempat. Sebetulnya dia ada janji menghadiri wisuda temannya selesai mengurus wisma, tapi karena hujan deras kami tertahan di rumah Bu Listi pengelola wisma.