Skip to main content

Anak Kabur Telah Ditemukan Kembali


Seroja Jakarta | Siang tadi saya mendapatkan inbox dari Ibu Lisa Wikandari yang beberapa waktu lalu mempraktekkan Divine Healing terhadap seorang anak yang mengalami gangguan jiwa dan kabur saat bepergian, diharapkan agar anak tersebut bisa diketemukan kembali. Dan inilah testimoninya....

"Bapak, hari ini saya kaget dan pingin nangis, karena saya diberi kabar teman sekantor bahwa anaknya yangg hilang, hari ini ketemu, Pak. Tadinya jujur saya sudah hampir putus asa.... koq Divine Healing saya pada orang yang hilang tersebit belum membuahkan hasil. Saya benar-benar pingin nangis, Pak, ketika hari ini saya diberi kabar bahwa putranya sudah ketemu. Saya sampai tidak bisa ngomong apa-apa, Pak. Matur nuwun ya, Pak atas bimbingan Bapak pada saya,". 

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Popular posts from this blog

Kehidupan Setelah Kematian

Janganlah takut mati! Karena ini adalah proses alami, layaknya proses ular yang berganti kulit. Mati hanyalah proses matinya tubuh fisik dan keluarnya roh atau jiwa dari raga, guna melanjutkan perjalanan jiwa menuju alam dan dimensi yang lain. Roh atau jiwa tetaplah hidup! Bahkan pikiran, keinginan, dan obsesi kita tetaplah ada. Dalam bukunya Life after life , Raymond Moody menuturkan kehidupan setelah kematian sebagai berikut:   Setelah seseorang meninggal dunia, maka dia merasa dirinya keluar dari raganya, sehingga dia bisa melihat raganya yang tergeletak di tempat tidur ditunggui sanak keluarganya yang sedang meratapi meninggalnya. Dan dia ingin menghibur, namun tidak seorangpun yang bisa mendengar kata-katanya.

Waktu Kita Terbatas

Ono tangis layung - layung, tangising wong wedi mati, Gedhongana, kuncenana... yen mati datan wurunga! Ibaratnya, dijagai dengan tembok yang tebal dan pintunya pun digembok dengan seribu kunci, bagaimanapun faktanya manusia tidak akan bisa menghindari kematian. Manusia tidak mungkin hidup lebih dari seratus tahun. Dengan menyadari keterbatasan umur manusia, seharusnya kita menyadari bahwa waktu kita sangat terbatas, terutama dalam upaya menemukan rahasia kehidupan serta menjalani kehidupan yang bermakna. Mengingat tidak banyak lagi waktu yang tersisa yang kita miliki, maka pertanyakan pada diri kita masing-masing... ."Apakah yang bisa saya lakukan guna memanfaatkan waktu tersebut secara bijaksana?"

Terapi Warna | Sederhana dan Mudah!

Bukalah lemari pakaian Anda... biarlah batin Anda menuntun busana mana yang seharusnya Anda kenakan hari ini? Batin Anda pasti akan menunjukkan warna pakaian yang sesuai dengan kebutuhan Anda saat ini! Bila diri Anda perlu ketenangan... pasti pilihan Anda jatuh pada busana berwarna biru langit atau hijau muda. Ini adalah bagian dari terapi warna! Sederhana dan mudah sekali bukan?