Skip to main content

Surat dari R. Aprilia Gunawan

Seroja Tasikmalaya | Selamat malam, Pak Sonny Sumarsono Wuryadi dan semua sahabat Seroja. Perkenankan malam ini saya berbagi pengalaman yang semoga bisa bermanfaat untuk kita semua.

Sahabat, Kamis malam lalu anak saya mengalami kecelakaan motor tunggal. Menurut anak saya, ketika mengendarai motor tersebut tiba-tiba dia tidak ingat apa apa. Nge-blank, tidak sadarkan diri.

Kondisi motor rusak parah, terlihat jelas sekali membentur sesuatu yang keras. Namun, Alhamdulillah, puji syukur anak saya selamat, hanya lecet dan memar dibeberapa bagian kaki. Buat saya ini keajaiban! 

Setelah saya renungkan, bahwa kebiasaan saya men-Divine Healing keluarga meski tidak dalam kondisi sakit justru memberikan energi yang baik bagi si pemberi dan si penerima.

Sebelum melakukan Divine Healing, selalu terpanjat doa untuk keselamatan dan kesejahteraan untuk mereka. Terbukti jika kita yakin, tangan Tuhan mewujudkan dengan cara-NYA. 

Terimakasih Tuhan, Terimakasih Bapak Sonny Sumarsono Wuryadi atas bimbingannya selama ini, saya mencoba memahami Divine Healing, serta menerapkannya setiap hari dalam setiap situasi dan kondisi. Amin. GBU.

R. Aprilia Gunawan
Seroja Tasikmalaya

Popular posts from this blog

Membersihkan dan Mengaktifkan Chakra

Tubuh manusia terdiri dari tubuh Fisik, tubuh Eteris, tubuh Astral, dan Roh. Tubuh Eteris disebut juga dengan Tubuh Bioplasmik, atau istilah populernya adalah Aura. Tubuh eteris yang merupakan sistem energi tubuh manusia ini dilengkapi dengan perangkat sirkulasi energi, yaitu meridian dan chakra-chakra yang bertugas menyirkulasikan energi vital keseluruh bagian tubuh manusia. Ada sekitar 320 chakra yang tersebar di seluruh tubuh, namun yang terpenting adalah 7 chakra utama ya ng mempengaruhi kondisi fisik, psikis, dan spiritual manusia. Bila ketujuh chakra utama ini bersih dan optimal kerjanya, maka kondisi kesehatan fisik, psikis, dan spiritual kita akan dalam keadaan prima (sehat).

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

Visualisasi Kreatif | Kembangkan Imajinasi Anda!

Gunakanlah kemampuan Anda dalam mencipta untuk mewujudkan segala keinginan Anda, karena Tuhan sudah membekalinya bagi setiap manusia! Janganlah terlalu mengandalkan kemampuan otak dan logika Anda! Karena dalam penciptaan hanya diperlukan keteguhan niat, keyakinan dan kesadaran Anda!