Skip to main content

Agar Hidup Ini Tanpa Beban


Agar hidup ini dapat kita jalani tanpa beban, kiranya perlu beberapa hal berikut ini kita lakukan:

JUJURLAH KEPADA DIRI SENDIRI, UNTUK ITU SELALU BERTANYALAH KEPADA DIRI SENDIRI

Apakah saya sudah menjalani hidup ini sesuai dengan misi hidup saya?
Apakah saya selalu mengikuti kata hati nurani?
Apakah hidupku sudah fokus pada hal-hal yang sangat berarti bagi diriku dan orang lain?
Apakah saya sudah menjadi pribadi seperti yang aku inginkan di dunia ini?

JANGAN MENYIMPAN PENYESALAN

Bila kita sudah menjalani hidup ini dengan benar serta melakukan apa yang ingin kita lakukan, maka kita akan merasakan bahwa hidup ini benar-benar tanpa beban lagi.

MENJADI CINTA

Menjadi cinta artinya kita selalu mempriotitaskan orang lain, menyediakan ruang bagi teguhnya persahabatan yang erat, serta memastikan setiap tindakan yang kita lakukan selalu berlandaskan kasih.
Orang-orang yang kita jumpai dan memberikan pengaruh terhadap hidup kitalah yang akan menjadi bukti keberhasilan kita.

MENIKMATI SETIAP SAAT ADANYA KARUNIA ILLAHI.

MEMBERI LEBIH BANYAK DARI PADA YANG KITA TERIMA 

Belajarlah menangis untuk dunia, bukannya hanya untuk kepentingan diri sendiri!

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Photo courtesy of manstruth.com

Popular posts from this blog

Renungan | Tentang Kehidupan Manusia

  Para filosof memiliki dua pandangan yang berbeda dalam memandang hidup manusia. Ada yang pesimis , sehingga memandang hidup ini penuh penderitaan, kesulitan, dan kesedihan, lalu berakhir dengan kehancuran atau kepunahan. Namun ada pula yang berpandangan bahwa hidup ini sebagai pembelajaran dan tanggung jawab , yang berakhir dengan kebahagiaan dan kekekalan setelah kematian.   Bagi yang berpandangan pesimis, mereka meyakini bahwa manusia diciptakan hidup di dunia ini memang untuk menderita , karena itu mereka akan menyambut kematian dengan suka cita sebagai akhir dari segala penderitaan.  

Anak Yang Tidak Dikehendaki

  Anak yang ketika di dalam kandungan tidak dikehendaki dan berusaha digugurkan, maka ketika lahir dan tumbuh besar nanti, tanpa sadar jiwanya akan terus memberontak terhadap orang tuanya dengan berbagai macam cara dan ulah. Hubungan anak dan orang tua selalu diwarnai dengan kemarahan, saling menyalahkan, dan sering berakhir dengan perpisahan.   Anak itu sendiri seringkali tidak mengerti mengapa dia bisa berbuat seperti itu... selalu melawan, selalu tidak ada kecocokan, dan selalu membuat bermacam ulah. Bahkan kadang-kadang tanpa alasan yang jelas.   Hal seperti ini sebenarnya terjadi karena, jiwa si anak sewaktu dalam kandungan dapat menangkap bahwa kelahirannya di dunia ini sebetulnya tidak dikehendaki. Luka batin ini terekam dalam alam pikiran bawah sadarnya, terbawa hingga tumbuh besar nanti, dan diwujudkan dalam bentuk pemberontakan.  

Mengikuti Hukum Energi Semuanya Menjadi Mudah

Menurut ilmu fisika Quantum , bilamana sebuah partikel energi bergerak maka partikel energi lainnya akan ikut bergerak, meskipun tempatnya saling berjauhan. Ada lagi yang menarik... bahwa antara benda yang kelihatan atau teraba dengan yang tidak, sekarang ini secara hakekat diakui sama keberadaannya. Hanya yang satu berwujud nyata masif, karena energinya padat, sedangkan yang tidak kelihatan atau tidak teraba.... masih dalam bentuk energi yang berbentuk curve . Berdasarkan teori tersebut, maka manusia dan benda-benda dialam ini tentu akan saling pengaruh-mempengaruhi. Bila Anda bergerak, maka yang lain pun akan ikut bergerak! Tinggal masalahnya... kita menyadarinya atau tidak? Bilamana memang demikian teorinya, andaikan suatu saat Anda rindu kepada kekasih yang berada dikejauhan... tentunya Anda akan dengan mudah mengirimkan belaian sayang kepadanya! Apalagi dikatakan bahwa.... energi itu akan terkirim mengikuti atau sesuai dengan pikiran Anda! Ujilah teo...