Skip to main content

Soulmate | Belahan Jiwa


Yang paling mengetahui dan merasakan motif dari hubungan dengan pasangan kita adalah diri kita sendiri! Apakah pasangan Anda memang benar-benar soulmate atau bukan? Jujurlah Anda dalam menilainya! Hubungan kesatuan jiwa yang berupa wujud dari soulmate tidaklah mungkin bisa di rekayasa atau dibuat-buat!

Tidak mesti pasangan suami-istri itu bisa disebut sebagai soulmate atau belahan jiwa! Sebab belahan jiwa ini terbentuk karena adanya proses yang sangat panjang, bahkan bisa terbina sejak sebelum kelahiran ini. Boleh percaya atau tidak!

Siapakah yang sejatinya bisa disebut sebagai soulmate atau belahan jiwa itu? Orang akan menemukan sosok belahan jiwa dalam diri seseorang. Setelah mereka menjalani hubungan dalam jangka waktu yang sangat panjang. Hubungan mereka dapat sukses mengatasi tantangan dalam hubungan, serta bisa menjaga cinta dan rasa hormat satu sama lain, hingga bertahun-tahun. Mereka akan menganggap perpisahan dan gagasan menggantikan pasangan dengan orang lain sebagai hal yang tak masuk akal untuk dilakukan.Dua individu yang tumbuh menjadi sosok '"sempurna" dan tak tergantikan satu sama lain. Pasangan inilah yang bisa disebut sebagai belahan jiwa atau soulmate.

Terkadang saat seorang menderita sakit, pasangan soulmate nya juga ikut-ikutan sakit. Hal ini dikarenakan mereka itu sudah sejiwa. Artinya mereka berdua sudah melebur dalam satu rasa dan batin yang sama!

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Kompilasi Catatan 5 Menit

Popular posts from this blog

Reiki untuk Orang Lain dan Diri Sendiri

Sehat dengan reiki kembali melanjutkan uraian seputar reiki, di mana suatu penyakit timbul karena adanya penyumbatan aliran energi di dalam tubuh metafisik seseorang. Nah agar penyakit itu hilang, sumbatan energi dalam tubuh orang itu harus dibuang dengan cara dialiri energi Ilahi (Reiki). Itu sebabnya reiki tidak cuma dipakai oleh praktisinya, tetapi juga dapat dipakai untuk orang lain yang memang tidak menjadi praktisi reiki. Bagi orang yang tidak belajar dan mengamalkan reiki dia tidak tahu bagaimana cara memasukkan reiki ke tubuhnya manakala dia sakit. Tapi bagi praktisi reiki pada saat ada gejala sakit secara reflek dia dapat menguasai keadaan dan dapat mengakses reiki untuk dirinya. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa praktisi reiki adalah orang yang dapat mengakses dan mengalirkan reiki untuk diri sendiri dan orang lain, sedangkan non praktisi reiki adalah orang yang hanya menerima apa adanya reiki ke dalam tubuhnya melalui bantuan praktisi reiki.

Seroja Bali | Past Life Regression Therapy

Seroja Bali | Segala pengalaman hidup itu akan terekam dalam mental body seseorang. Oleh karena itu, pada saat di terapi Past Life Regression (PLR) segala pengalaman tadi bisa dipanggil atau dibaca kembali. Itulah sebenarnya asyiknya PLR! Sahabat Seroja Bali sudah bisa melakukan PLR. Selamat! Orang hidup selalu punya masalah, so pasti. Namun, kalau berbagai upaya memecahkannya sudah dilakoni, tapi hasilnya selalu mentok, siapa tahu ada sesuatu di masa lalu yang mengakibatkan kesengsaraan d i masa kini. Salah satu jalan keluarnya, tengoklah “ke masa silam” melalui terapi past life regression (PLR).  

Past Life Regression: Melihat Masa Silam

Masa silam pada judul di atas saya tulis dalam tanda petik. Memang ada makna lain dari sekadar “masa yang sudah lewat”. Masa silam dalam Past Life Regression therapy bukan hanya terbatas pada masa silam saat kita masih remaja atau kanak-kanak, tapi jauh lebih silam dari itu, yaitu masa dimana kita belum dilahirkan. PLR adalah teknik bagi seorang psikolog atau praktisi past life untuk menuntun seseorang pada kehidupan sekarang kembali surut ke belakang, ke kehidupan jauh di masa sebelum ia dilahirkan. Tujuannya adalah membantu orang itu mengatasi masalah, trauma, penyakit psikosomatis dsb. Tema ini saya angkat di program Minggu pagi saya beberapa minggu lalu. Kamis siang kemarin, saya bersama dua orang rekan kerja sowan ke Klinik Seroja 23 di Rempoa Bintaro yang nun jauh di sana, tempat praktik salah satu narsum yang saya wawancara waktu itu, Bpk Sumarsono Wuryadi .