Skip to main content

Pengkhianatan!


Mungkin Anda tidak menduga, seseorang yang selama ini Anda cintai dan Anda idolakan, tiba-tiba Anda menemukan bukti-bukti bahwa dia melakukan pengkhianatan dan perselingkuhan. Tentu Anda akan terkaget-kaget dan marah!

Namun sebelum Anda menyalahkan si pelaku, sebaiknya Anda mau menengok sebentar ke belakang,,, apa yang menjadi penyebab terjadinya pengkhianatan ini? Apa-apa saja yang pernah Anda lakukan? Ambilah secarik kertas... lalu tuliskan apa saja yang menjadi kekurangan dan kelemahan Anda, terutama dalam kaitan hubungannya dengan si dia. Introspeksi diri ini perlu anda lakukan, agar Anda dapat meredam dan menetralkan gejolak emosi yang timbul. 

Nah, dengan melakukan introspeksi kemungkinan Anda akan menemukan kekurangan dan kelebihan diri Anda. Dan dengan adanya kelemahan yang ada pada diri Anda tadi... kemungkinan Anda juga punya andil pada terjadinya pengkhianatan ini, siapa tahu?

Bukan berarti bahwa kita lantas mentolerir dan membenarkan dia melakukan pengkhianatan, tetapi paling tidak kita berkesempatan merenung lebih jauh lagi tentang kelanjutan hubungan dengan si dia. Anda menjadi tahu bahwa ternyata dia bukanlah yang terbaik bagi Anda. 

Lalu bagaimana dengan hati yang pedih dan hancur berkeping-keping ini? Tenang, masih banyak cara untuk mendapatkan kebahagiaan! 

Mungkin inilah saatnya Anda memperbaiki diri dan berani melangkah untuk mencapai cita-cita lama yang terkendala saat Anda masih bersama dia.

Sekarang melangkahlah!

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi
Photo courtesy of askmen.com

Popular posts from this blog

Miliki Pikiran Positif Untuk tetap Sehat dan Sembuh dari Penyakit

Alan Sirait ( 68 tahun ) pada tahun 2001 pernah mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga seorang dokter sepesialis jantung menyarankannya untuk menjalani balonisasi (penggunaan balon untuk membuka pembuluh darah yang tersumbat oleh plak). Namun setelah berkonsultasi dengan dokter lain, ia memutuskan untuk tidak melakukan tindakan itu. Ia pasrah pada Tuhan dan optimis bahwa penyakitnya dapat sembuh. Ia justru sempat mengikuti terapi energi kristal dan senam jantung. Beb erapa bulan kemudian, ternyata pemikiran positif dan kedisplinannya dalam menjalani terapi jalan menuai hasil. Dosis obat yang ia konsumsi semakin rendah, dan tubuhnya menjadi segar bugar. Beberapa orang sering mengingatkan kita tentang pentingnya berpikir positif untuk menghasilkan energi positif dan merubah setiap keadaan menjadi lebih baik. Ternyata hal ini benar manfaatnya. Di bidang kesehatan saja, pikiran positif sudah terbukti mempermudah kesembuhan seseorang dari penyakit.

Sadarilah Bahwa Roh Kita Amat Cerdas, Manfaatkanlah!

Pada dasarnya manusia terdiri dari unsur badan atau fisik ( body ), pikiran atau mental ( mind ), dan roh, atma atau spirit ( soul ). Jika ketiga unsur ini dalam keseimbangan, maka sehatlah kondisi jasmani dan rohani kita. Dibandingkan unsur fisik dan pikiran, sebenarnya roh memiliki kecerdasan yang jauh lebih tinggi .  Bisa dikatakan bahwa roh ini adalah asal muasal manusia, disamping sebagai sumber kemampuan, kehidupan, kekuatan manusia. Hal itu bisa terjadi kerena sebelumnya roh memang sudah dibekali Tuhan dengan berbagai bakat dan kemampuan, termasuk kemampuan untuk bisa berhubungan dengan Tuhan sendiri. Rohlah yang mengetahui komitmen setiap individu dengan Tuhan, sebelum menjalani kehidupan di dunia ini. Jadi kemampuan spiritual roh manusia itu memang luar biasa.

Kristal Itu Memang Istimewa

Sebenarnya kristal itu memang istimewa! Bukan karena adanya "penunggunya" yang ampuh! Nggak ada itu! Tetapi karena secara alami kristal memiliki sifat dan kemampuan yang istimewa, antara lain: Kristal mampu merubah energi kinetik menjadi energi listrik (piezo elektrik). Kristal mampu menarik dan melontarkan energi listrik (piro elektrik). Dapat memperbesar energi, sehingga digunakan dalam peralatan audio-visual.   Kristal mampu merubah, mengirim, dan memancarkan energi. Pada peralatan laser, kristal dapat memfokuskan energi. Yang menarik lagi, bahwa kristal itu dapat diprogram sesuai kebutuhan, tentu bagi yang sudah mempelajarinya.