Skip to main content

Keterhubungan Kita dengan TUHAN


Syarat utama kita bisa terhubung dengan Tuhan adalah bila kita dapat menghilangkan segala macam bentuk emosi rendah dari dalam diri kita.Emosi rendah yang berupa kemarahan, dendam, iri hati, keserakahan, kesombongan, kebencian ini sebenarnya secara isoteris di kendalikan oleh Chakra Solar Plexus, yang berada di ulu hati. Oleh karena itu, bila kita bisa menghilangkan segala macam bentuk emosi rendah tersebut, Chakra Solar Plexus akan mengecil.

Dan bila mana chakra solar plexus ini mengecil, maka secara otomatis Chakra Jantung, yang berada diantara kedua puting susu, akan membesar. Dampak dari membesarnya chakra jantung ini... kedamaian dan cinta kasih akan terpancar dari diri kita. Bilamana kedamaian dan cinta kasih ini sudah memancar, maka Chakra Mahkota pun akan menjadi aktif. Dengan demikian chakra yang memang bertugas mengatur segala bentuk kegiatan spiritual ini.... akan membentuk keterhubungan kita dengan Allah.

Bila keterhubungan kita dengan Allah sudah terbangun, tentu kehidupan kitapun menjadi penuh kedamaian, cinta kasih, kebahagiaan dan keberlimpahan. Insyaallah.

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Popular posts from this blog

Transfer Energi Illahi untuk Meredakan Batuk

Hari ini hari Kamis Putih. Jadwal Misa untuk sesi pertama tidak pas dengan waktu pulang kerja saya. Jadi saya baru mengikuti Misa sesi kedua di Gereja menjelang malam hari. Seperti biasa, kami duduk di lantai 2 dibagian sayap kanan. Ketika itu ada seorang ibu yang duduk di bangku belakang saya. Beliau terus-menerus terbatuk-batuk. Saya menoleh sekilas dan mendapati beliau nampak sangat menderita karena batuk tersebut. Baca: Self Healing dengan Energi Kasih Illahi Perlahan-lahan saya memejamkan mata dan meminta izin kepada Gusti Allah agar diperkenankan untuk mentransfer energi penyembuhan secara diam-diam, karena kami tidak saling mengenal. Saya afirmasikan Energi Illahi yang saya kirimkan dapat meringankan derita batuk. Setelah beberapa saat, saya berhenti mengirimkan energi karena kegiatan Misa telah dimulai.

Etika Saat Menjenguk Orang Sakit

Saat kita sedang sakit dan diopname di Rumah Sakit lalu ada keluarga atau teman yang menengok untuk menyampaikan rasa simpatinya, tentu hati kita sangatlah senang. Tetapi ketika seorang teman yang datang kemudian menanyakan secara mendalam tentang seluk beluk sakitnya, belum tentu pertanyaan ini akan menyenangkan bagi si sakit. Penyakit itu banyak sekali macamnya, dan ada kalanya ada penyakit yang sulit untuk diceritakan si penderita kepada orang lain. Misalnya, bagi pende rita penyakit kelamin, sangatlah sulit dan malu menceritakan seluk-beluk tentang penyakitnya. Jadi, dalam kita memberikan penghiburan dan simpati kepada teman yang sakit dengan cara demikian kuranglah tepat dan bijak. Lebih tepat kiranya bila kita memotivasi dirinya untuk selalu optimis dalam mengupayakan kesembuhan.

Renungan | Percayalah!

Bilamana di dunia ini... engkau mengerjakan segala pekerjaanKu, maka segala urusan duniamu....  AKU yang akan mengerjakannya!