Skip to main content

Teman Seperjalanan Karunia Tuhan


Dari hari ke hari kehidupan kita akan semakin ditata oleh Tuhan agar semakin baik dan berkesadaran. Tuhan akan memberikan jalan dan sarana agar kita bisa menemukan ladang pekerjaan yang memberikan kepuasan dan kesejahteraan. Bahkan Tuhan akan memilih dan menentukan siapa teman kita, agar kita mendapatkan teman seiring seperjalanan yang setia dan bermartabat. Syukurilah segala karuniaNya ini!

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Popular posts from this blog

Penyembuhan dengan Energi Illahi Membutuhkan Keikhlasan

Semakin Anda fokus, ikhlas dan pasrah... semakin laju mengalirnya energi penyembuhan Illahi dan semakin cepat pula penyembuhan akan terjadi. Ikhlas itu artinya memberi atau menerima sesuatu tanpa beban, tanpa pengharapan, tanpa pamrih apapun. Adanya cuma pasrah dan sumarah! Tidak ada gunanya Anda menyombongkan kekuatan, kemampuan, kekayaan, kesucian, keimanan, dan segala andalan yang ada dalam diri Anda. Karena semuanya yang terjadi itu hanyalah atas perkenanNya semata.

Membersihkan dan Mengaktifkan Chakra

Tubuh manusia terdiri dari tubuh Fisik, tubuh Eteris, tubuh Astral, dan Roh. Tubuh Eteris disebut juga dengan Tubuh Bioplasmik, atau istilah populernya adalah Aura. Tubuh eteris yang merupakan sistem energi tubuh manusia ini dilengkapi dengan perangkat sirkulasi energi, yaitu meridian dan chakra-chakra yang bertugas menyirkulasikan energi vital keseluruh bagian tubuh manusia. Ada sekitar 320 chakra yang tersebar di seluruh tubuh, namun yang terpenting adalah 7 chakra utama ya ng mempengaruhi kondisi fisik, psikis, dan spiritual manusia. Bila ketujuh chakra utama ini bersih dan optimal kerjanya, maka kondisi kesehatan fisik, psikis, dan spiritual kita akan dalam keadaan prima (sehat).

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.