Skip to main content

Seroja Jakarta | Meditasi Menjadikan Lebih Tabah dan Cerdas


Seroja Jakarta | Profesor David Haaga, Ph D, Direktur Klinik Psikoterapi dan James J Gray dari American University mencatat dari penelitiannya, bahwa meditasi menghasilkan efek positif pada kesehatan, fungsi otak dan perkembangan kognitif siswa. Penelitian ini dilakukan mereka selama 2 tahun, terhadap 250 mahasiswa di American University di Washington DC. Penelitian di sebuah universitas di California, yang melakukan scanning terhadap 44 orang, juga mencatat laporan sebagai berikut:

Dari 44 orang yang discanning, separuh diantaranya adalah mereka yang sudah melakukan meditasi selama beberapa tahun. Sedang yang separuhnya lagi belum pernah melakukan meditasi. 

Ternyata hasil scanning menunjukkan bahwa mereka yang sudah melakukan meditasi otaknya lebih besar dari pada mereka yang tidak melakukannya. Hasil scanning ini juga menunjukkan maksimalnya penyebaran oksigen dalam otak dan terangsangnya pembentukan sel-sel otak di hipocampus, thalamus, dan lobus temporal, yang merupakan bagian otak manusia yang punya kemampuan untuk mencerna dan mengutarakan emosi.

Para peneliti menduga, itulah sebabnya mereka yang rajin melakukan praktek meditasi akan lebih kuat, tabah, tegar, lebih cerdas ketika menghadapi masalah, serta berkemampuan mempertahankan sikap positif dan stabil.

Love~light~joy ♥
Sonny Sumarsono Wuryadi

Popular posts from this blog

Renungan | Kreativitas Tanpa Batas

Prof. Ng Aik Kwang yang berasal dari University of Queensland, dalam bukunya “Why Asians Are Less Creative Than Westerners” (2001) yang dianggap kontroversial tapi ternyata menjadi “best seller”. Website www.idearesort.com mengemukakan beberapa hal tentang bangsa bangsa Asia yang telah membuka mata dan pikiran banyak orang: Bagi kebanyakan orang Asia, dalam budaya mereka, ukuran sukses dalam hidup adalah banyaknya materi yang mereka miliki, misalnya rumah, mobil, uang dan harta lain. Passion (rasa cinta terhadap sesuatu) kurang dihargai. Akibatnya, bidang kreativitas kalah populer oleh profesi dokter, lawyer, dan sejenisnya yang dianggap bisa lebih cepat menjadikan seorang untuk memiliki kekayaan banyak .   Bagi orang Asia, banyaknya kekayaan yang mereka miliki lebih dihargai daripada CARA memperoleh kekayaan tersebut. Tidak heran bila lebih banyak orang menyukai cerita, novel, sinetron atau film yang bertema orang miskin jadi kaya mendadak karena beruntung menem...

Mengapa Berselingkuh?

Dalam menghadapi masalah perselingkuhan, janganlah kita terlalu cepat menghakimi siapa yang benar, siapa yang salah. Pahamilah terlebih dahulu penyebabnya dan barulah mencari solusinya. Perselingkuhan sebenarnya merupakan tanda awal adanya "ketidak-beresan" dalam hubungan suami-istri. Walau sekecil apapun pasti ada "sesuatu" yang menjadi masalah bagi pasangan tersebut. Berdasarkan pengamatan, masalah-masalah yang bisa memicu terjadinya perselingkuhan, antara lain adalah tidak adan ya komunikasi, masalah seksual, perbedaan persepsi, tempat tinggal yang terpisah, kesepian, kejenuhan, problem kehidupan, masalah-masalah dengan keluarga besar dan anak-anak, tekanan psikologis, perbedaan status sosial atau pendidikan, kurangnya perhatian dan kasih sayang, krisis kepercayaan, dsb.  

Seroja Bali | Past Life Regression Therapy

Seroja Bali | Segala pengalaman hidup itu akan terekam dalam mental body seseorang. Oleh karena itu, pada saat di terapi Past Life Regression (PLR) segala pengalaman tadi bisa dipanggil atau dibaca kembali. Itulah sebenarnya asyiknya PLR! Sahabat Seroja Bali sudah bisa melakukan PLR. Selamat! Orang hidup selalu punya masalah, so pasti. Namun, kalau berbagai upaya memecahkannya sudah dilakoni, tapi hasilnya selalu mentok, siapa tahu ada sesuatu di masa lalu yang mengakibatkan kesengsaraan d i masa kini. Salah satu jalan keluarnya, tengoklah “ke masa silam” melalui terapi past life regression (PLR).