Skip to main content

Mewujudkan Keinginan dengan Visualisasi


Bila Anda merasa tidak mampu, maka satukanlah diri Anda dengan Allah, maka Anda akan menjadi mampu! Bila Anda merasa tidak kuat, maka satukanlah diri Anda dengan Allah, maka Anda akan menjadi kuat! Bila Anda merasa tidak cerdas, maka satukanlah diri Anda dengan Allah, maka Anda akan menjadi cerdas!

Ini adalah pengalaman selama hidup saya... Bila saya menginginkan sesuatu, maka saya selalu konsisten memegang teguh niat dan keyakinan terhadap keinginan saya tadi agar bisa terwujud. Tentang bagaimana caranya... biarlah Tuhan dan alam semesta yang akan menjawab dan mengaturnya! Mudah, bukan?

Namun kebanyakan orang, bila ingin memiliki sesuatu, selalu sibuk dengan pikiran otaknya sendiri, mencari cara bagaimana bisa mewujudkannnya? Kemampuan pikiran otak manusia yang terbatas inilah yang sering menyebabkan banyak keinginan kita menjadi kandas, tidak terwujud! Kebanyakan dari kita lupa bahwa kita semua dibekali Tuhan dengan kemampuan untuk "mencipta". Nah... gunakanlah kemampuan "mencipta" itu untuk menciptakan kehidupan dan nasib Anda menjadi lebih baik, lebih mudah, lebih bahagia dan sejahtera! Anda bisa!

Lalu, siapa sebenarnya mereka yang bisa dikatakan kaya itu? Sebab, kaya bukan hanya masalah seberapa banyak uang yang berhasil dimiliki, melainkan seberapa baik Anda mengetahui cara memanfaatkan apa yang sudah Anda miliki!

Kaya atau miskin itu tergantung bagaimana seseorang memandang dirinya sendiri. Karena, kekayaan itu merupakan kesadaran seseorang mengenai kelimpah ruahan pada dirinya, sedangkan kemiskinan adalah merupakan kesadaran mengenai kekurangan. Dan kesadaran ini sangat ditentukan oleh pola pikir seseorang. Bagaimana dengan Anda ?

Bila Anda menginginkan sesuatu, maka bangkitkanlah kemauan Anda untuk mewujudkan keinginan Anda tersebut. Semakin besar kemauan Anda, semakin besar dan kuat energi yang diproyeksikan oleh pikiran Anda. Energi inilah yang selanjutnya akan membangkitkan medan kekuatan magnet pada diri Anda, guna menarik obyek yang Anda inginkan tadi.

Cara inilah yang akan kita bahas dalam Lokakarya Visualisasi Kreatif untuk mewujudkan segala keinginan Anda, pada 17 Desember 2016 nanti.

Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi

Kompilasi Catatan 5 Menit

Popular posts from this blog

Terapi Memaafkan

Rasa dendam, kecewa, marah, dan sedih yang berkepanjangan akan membuat diri kita menjadi tidak tenang, tidak sehat, dan tidak bahagia. Karena bila semua emosi negatif kita pendam dalam-dalam, maka segala gejala penyakit akan bermunculan. Ada satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan terapi memaafkan. Kita harus bisa memaafkan kepada orang-orang yang telah menyakiti hati kita, orang yang kita benci, juga termasuk bisa memaafkan diri sendiri. Hambatan yang paling berat dalam m elepaskan emosi negatif melalui cara ini adalah adanya rasa tidak layak untuk dimaafkan. Padahal dalam proses terapi ini kita harus berani untuk kembali merasakan emosi yang hadir dari rangkaian peristiwa masa lalu yang membuat hidup kita tidak bahagia. Kejujuran dalam mengakui setiap perasaan itulah yang menentukan.

Sadarilah Bahwa Roh Kita Amat Cerdas, Manfaatkanlah!

Pada dasarnya manusia terdiri dari unsur badan atau fisik ( body ), pikiran atau mental ( mind ), dan roh, atma atau spirit ( soul ). Jika ketiga unsur ini dalam keseimbangan, maka sehatlah kondisi jasmani dan rohani kita. Dibandingkan unsur fisik dan pikiran, sebenarnya roh memiliki kecerdasan yang jauh lebih tinggi .  Bisa dikatakan bahwa roh ini adalah asal muasal manusia, disamping sebagai sumber kemampuan, kehidupan, kekuatan manusia. Hal itu bisa terjadi kerena sebelumnya roh memang sudah dibekali Tuhan dengan berbagai bakat dan kemampuan, termasuk kemampuan untuk bisa berhubungan dengan Tuhan sendiri. Rohlah yang mengetahui komitmen setiap individu dengan Tuhan, sebelum menjalani kehidupan di dunia ini. Jadi kemampuan spiritual roh manusia itu memang luar biasa.

Cara Susie Mewujudkan Keinginannya

Ada satu cara yang unik dalam mewujudkan keinginan, seperti yang dituturkan oleh Susie, seoarng gadis kecil tetangga saya, saat bertemu dengan saya tadi pagi. "Bagi saya, tulisan sayalah yang selama ini mendatangkan keberhasilan dalam hidup saya." tuturnya, membuka perbincangannya dengan saya. Lalu dia melanjutkan ceritanya, bahwa setiap kali ia menginginkan sesuatu, dia selalu menuliskannya dengan tangan pada buku khusus. Dia menyatakan keinginannya dengan menggunakan kalimat yang sepositif mungk in, seakan-akan dia telah memilikinya, dan benar-benar tidak lagi berusaha mengontrol maupun meragukannya.