Skip to main content

Keadilan Rasa Tuhan Yang Maha Kasih


Bukan hak kita manusia untuk menilai seseorang beriman atau tidak, dosa atau tidak, salah atau benar, kafir atau bukan! Itu adalah hak Allah untuk menilainya! Janganlah kita merampas hak Tuhan dalam melakukan penilaian dan penghakiman! 

Apalagi cara Tuhan dalam melakukan penilaian tidaklah hitam-putih seperti halnya yang dilakukan oleh manusia. Tuhan Yang Maha Kasih menghakimi dan melakukan penilaian terhadap manusia berdasarkan keadilan rasa!


Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi
---
"Penilaian manusia kaitan keyakinan bisa berbahaya yang seharusnya tidak terjadi. Bisa mempuruk bahkan memutuskan tali silaturahmi yang sudah terbina di antara saudara, di antara teman, di antara sahabat,". - Harina Rusbyakto Soe

"Makanya gw bersyukur bgt bs punya guru spiritual ini, walaupun ngajarnya gak berdsrkan agama tertentu, berlaku universal, membuat kami murid2nya bener2 sering dibuat "terperangah" dg karya2 Tuhan di alam semesta ini, dan tdk pernah mengajarkan KEBENCiAN pd kami, justru kami diajarkan mendoakan & mengasihi org yg membenci dg menggunakan alam semesta ini. Thank you bapak Sonny Sumarsono Wuryadi. We love you,". - Lisa Wikandari

Popular posts from this blog

Renungan | Kreativitas Tanpa Batas

Prof. Ng Aik Kwang yang berasal dari University of Queensland, dalam bukunya “Why Asians Are Less Creative Than Westerners” (2001) yang dianggap kontroversial tapi ternyata menjadi “best seller”. Website www.idearesort.com mengemukakan beberapa hal tentang bangsa bangsa Asia yang telah membuka mata dan pikiran banyak orang: Bagi kebanyakan orang Asia, dalam budaya mereka, ukuran sukses dalam hidup adalah banyaknya materi yang mereka miliki, misalnya rumah, mobil, uang dan harta lain. Passion (rasa cinta terhadap sesuatu) kurang dihargai. Akibatnya, bidang kreativitas kalah populer oleh profesi dokter, lawyer, dan sejenisnya yang dianggap bisa lebih cepat menjadikan seorang untuk memiliki kekayaan banyak .   Bagi orang Asia, banyaknya kekayaan yang mereka miliki lebih dihargai daripada CARA memperoleh kekayaan tersebut. Tidak heran bila lebih banyak orang menyukai cerita, novel, sinetron atau film yang bertema orang miskin jadi kaya mendadak karena beruntung menem...

Mengapa Berselingkuh?

Dalam menghadapi masalah perselingkuhan, janganlah kita terlalu cepat menghakimi siapa yang benar, siapa yang salah. Pahamilah terlebih dahulu penyebabnya dan barulah mencari solusinya. Perselingkuhan sebenarnya merupakan tanda awal adanya "ketidak-beresan" dalam hubungan suami-istri. Walau sekecil apapun pasti ada "sesuatu" yang menjadi masalah bagi pasangan tersebut. Berdasarkan pengamatan, masalah-masalah yang bisa memicu terjadinya perselingkuhan, antara lain adalah tidak adan ya komunikasi, masalah seksual, perbedaan persepsi, tempat tinggal yang terpisah, kesepian, kejenuhan, problem kehidupan, masalah-masalah dengan keluarga besar dan anak-anak, tekanan psikologis, perbedaan status sosial atau pendidikan, kurangnya perhatian dan kasih sayang, krisis kepercayaan, dsb.  

Seroja Bali | Past Life Regression Therapy

Seroja Bali | Segala pengalaman hidup itu akan terekam dalam mental body seseorang. Oleh karena itu, pada saat di terapi Past Life Regression (PLR) segala pengalaman tadi bisa dipanggil atau dibaca kembali. Itulah sebenarnya asyiknya PLR! Sahabat Seroja Bali sudah bisa melakukan PLR. Selamat! Orang hidup selalu punya masalah, so pasti. Namun, kalau berbagai upaya memecahkannya sudah dilakoni, tapi hasilnya selalu mentok, siapa tahu ada sesuatu di masa lalu yang mengakibatkan kesengsaraan d i masa kini. Salah satu jalan keluarnya, tengoklah “ke masa silam” melalui terapi past life regression (PLR).