Skip to main content

Keadilan Rasa Tuhan Yang Maha Kasih


Bukan hak kita manusia untuk menilai seseorang beriman atau tidak, dosa atau tidak, salah atau benar, kafir atau bukan! Itu adalah hak Allah untuk menilainya! Janganlah kita merampas hak Tuhan dalam melakukan penilaian dan penghakiman! 

Apalagi cara Tuhan dalam melakukan penilaian tidaklah hitam-putih seperti halnya yang dilakukan oleh manusia. Tuhan Yang Maha Kasih menghakimi dan melakukan penilaian terhadap manusia berdasarkan keadilan rasa!


Love~light~joy
Sonny Sumarsono Wuryadi
---
"Penilaian manusia kaitan keyakinan bisa berbahaya yang seharusnya tidak terjadi. Bisa mempuruk bahkan memutuskan tali silaturahmi yang sudah terbina di antara saudara, di antara teman, di antara sahabat,". - Harina Rusbyakto Soe

"Makanya gw bersyukur bgt bs punya guru spiritual ini, walaupun ngajarnya gak berdsrkan agama tertentu, berlaku universal, membuat kami murid2nya bener2 sering dibuat "terperangah" dg karya2 Tuhan di alam semesta ini, dan tdk pernah mengajarkan KEBENCiAN pd kami, justru kami diajarkan mendoakan & mengasihi org yg membenci dg menggunakan alam semesta ini. Thank you bapak Sonny Sumarsono Wuryadi. We love you,". - Lisa Wikandari

Popular posts from this blog

Waktu Kita Terbatas

Ono tangis layung - layung, tangising wong wedi mati, Gedhongana, kuncenana... yen mati datan wurunga! Ibaratnya, dijagai dengan tembok yang tebal dan pintunya pun digembok dengan seribu kunci, bagaimanapun faktanya manusia tidak akan bisa menghindari kematian. Manusia tidak mungkin hidup lebih dari seratus tahun. Dengan menyadari keterbatasan umur manusia, seharusnya kita menyadari bahwa waktu kita sangat terbatas, terutama dalam upaya menemukan rahasia kehidupan serta menjalani kehidupan yang bermakna. Mengingat tidak banyak lagi waktu yang tersisa yang kita miliki, maka pertanyakan pada diri kita masing-masing... ."Apakah yang bisa saya lakukan guna memanfaatkan waktu tersebut secara bijaksana?"

Seroja Jakarta | Latihan Meditasi Rutin

Siapa bilang meditasi sulit? Seroja Jakarta | Tidaklah benar bahwa meditasi itu sulit! Mungkin mereka yang beranggapan demikian, dikarenakan mereka belum mengetahui tentang seluk beluk meditasi. Padahal ketika kita membaca koran, atau saat asyik menonton televisi, keadaan itu sudah dapat disebut sebagai keadaan meditatif. Saat dimana kita terfokus pada satu perhatian, dan perasaan kitapun terlibat melebur secara mendalam pada obyek tersebut. Jadi... tidaklah sulit, bukan? Med itasi adalah suatu proses yang dilakukan secara sadar untuk melakukan pemusatan terhadap satu perhatian (keadaan meditatif). Dalam keadaan meditatif tersebut, terjadilah keseimbangan semua sistem tubuh, dimana semuanya akan bekerja secara maksimal dengan hanya membutuhkan/mengeluarkan energi yang minimal. Disamping itu, keadaan ini juga memungkinkan seseorang memasuki suasana hening, dan mencapai kesadaran tinggi, dimana kita akan mampu menguasai situasi yang ada dalam diri kita, serta ...

Kehidupan Setelah Kematian

Janganlah takut mati! Karena ini adalah proses alami, layaknya proses ular yang berganti kulit. Mati hanyalah proses matinya tubuh fisik dan keluarnya roh atau jiwa dari raga, guna melanjutkan perjalanan jiwa menuju alam dan dimensi yang lain. Roh atau jiwa tetaplah hidup! Bahkan pikiran, keinginan, dan obsesi kita tetaplah ada. Dalam bukunya Life after life , Raymond Moody menuturkan kehidupan setelah kematian sebagai berikut:   Setelah seseorang meninggal dunia, maka dia merasa dirinya keluar dari raganya, sehingga dia bisa melihat raganya yang tergeletak di tempat tidur ditunggui sanak keluarganya yang sedang meratapi meninggalnya. Dan dia ingin menghibur, namun tidak seorangpun yang bisa mendengar kata-katanya.